Merajut Sejarah, Menata Masa Depan: Sumenep Gelar Haul Akbar Raja-Raja Madura

Senin, 27 Oktober 2025 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Potongan Flayer Kegiatan Haul Raja-raja Sumenep dalam rangka Hari Jadi kabupaten Sumenep ke-756

Foto. Potongan Flayer Kegiatan Haul Raja-raja Sumenep dalam rangka Hari Jadi kabupaten Sumenep ke-756

SUMENEP, nusainsider.com Dalam rangka memperingati Hari Jadi Sumenep ke-756 sekaligus Hari Santri Nasional 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep akan menggelar Haul Akbar Raja-Raja Madura pada Senin malam (27/10/2025) di depan Museum Keraton Sumenep, mulai pukul 19.00 WIB.

Dengan mengusung tema “Meneladani Jejak Leluhur, Membangun Madura yang Lebih Sejahtera,” kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merajut sejarah dan menata masa depan Madura dengan semangat kebersamaan, keagamaan, dan kebudayaan.

Acara istimewa tersebut akan menghadirkan Habib Muhammad Assegaf sebagai penceramah utama. Turut hadir pula Bupati Sumenep Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H dan KH. Imam Hasyim, S.H., M.H, yang akan menyampaikan pesan moral serta refleksi sejarah perjuangan para leluhur Madura.

Baca Juga :  CV Ayunda Permata Sejahtera Dukung Transformasi Lapas Pamekasan Jadi Tempat Pembinaan yang Produktif

Haul ini diharapkan menjadi ruang silaturahmi antara tokoh agama, masyarakat, dan pemerintah dalam memperkuat nilai-nilai spiritual, budaya, dan kebangsaan.

Kegiatan ini juga menjadi simbol penghormatan terhadap peran besar para raja dan tokoh Madura dalam membangun peradaban dan menjaga marwah keislaman di tanah kelahiran mereka.

Menurut Bupati Sumenep, Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo, pelaksanaan Haul Akbar ini merupakan bentuk penghargaan atas nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para pendahulu.

“Raja-raja Madura bukan hanya bagian dari sejarah, tapi sumber nilai yang hidup. Mereka meninggalkan warisan keteladanan tentang keberanian, kearifan, dan tanggung jawab terhadap rakyat. Dari sinilah semangat membangun Sumenep harus kita mulai dari akar budaya, dari jiwa yang beriman,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Haul Akbar ini bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan cara untuk membaca masa depan dengan kearifan leluhur.

“Sumenep harus menjadi kabupaten yang tidak kehilangan identitas, tapi tetap terbuka terhadap kemajuan. Itulah makna sejati ‘Merajut Sejarah, Menata Masa Depan,’” tegasnya.

Fauzi juga mengajak seluruh masyarakat Sumenep untuk tidak berhenti pada nostalgia sejarah semata, melainkan menjadikannya energi kebangkitan baru bagi Madura.

“Saya ingin masyarakat Sumenep meneladani semangat itu, bukan hanya mengenang, tapi melanjutkan perjuangan. Karena sejarah yang tidak dihidupkan, hanya akan jadi nama di batu nisan,” katanya.

Foto. Flayer Kegiatan Haul Raja-raja Sumenep dan Hari Santri Nasional 2025.

Ia menambahkan bahwa Sumenep harus hidup dengan semangat leluhur yang terus bergerak dan memberi manfaat bagi sesama.

“Haul Raja-Raja Madura bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga meneguhkan tekad untuk membangun masa depan Madura yang lebih beradab, maju, dan berkarakter,” pungkasnya.

Haul Akbar ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Sumenep ke-756 yang tahun ini dirancang lebih bernuansa religius dan historis.

Baca Juga :  WFA hingga Energi Bersih, Lia Istifhama Soroti Strategi Ekonomi Prabowo

Selain doa bersama dan tausiyah, panitia juga menyiapkan penampilan kesenian tradisional sebagai simbol pelestarian budaya Madura.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Sumenep berharap masyarakat dapat semakin mengenal jati diri bangsanya, sekaligus memperkuat persatuan dan rasa cinta terhadap tanah leluhur.

Nilai-nilai perjuangan, kebijaksanaan, dan religiusitas para raja diharapkan menjadi sumber inspirasi dalam membangun Madura yang sejahtera dan bermartabat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu
Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah
Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4
Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani
Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN
Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya
Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik
Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:22 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah

Rabu, 2 September 2026 - 06:46 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4

Rabu, 2 September 2026 - 06:39 WIB

Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani

Rabu, 2 September 2026 - 05:49 WIB

Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN

Selasa, 1 September 2026 - 14:45 WIB

Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik

Selasa, 1 September 2026 - 13:34 WIB

Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Selasa, 1 September 2026 - 10:09 WIB

Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani

Berita Terbaru