Belajar dari IKN, PKDI Sumenep Siapkan Desa Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 7 November 2025 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bersama Kepala Desa se-Kabupaten sumenep saat berada di IKN

Foto. Bersama Kepala Desa se-Kabupaten sumenep saat berada di IKN

SUMENEP, nusainsider.com Pembangunan nasional tidak cukup dipahami hanya melalui teori. Pengalaman langsung menjadi kunci agar desa-desa di Indonesia mampu beradaptasi dan berdaya saing di era modern.

Semangat inilah yang dibawa rombongan Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep) saat melaksanakan kunjungan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, Kamis (6/11/2025) hingga Jumat (7/11/2025).

Kegiatan edukatif tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepala desa dalam memahami tata kelola pemerintahan modern, penguatan koperasi desa, serta ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

Pada Jumat pagi, rombongan PKDI Sumenep hadir di Gedung Kemenko III IKN, didampingi oleh Bupati Sumenep, Dandim, dan Kadis DPMD Anwar Syahroni. Mereka juga berinteraksi dengan sejumlah kementerian terkait guna memperluas wawasan pembangunan desa.

Baca Juga :  Terkuak! Dugaan Pungli Parkir dan Kekisruhan Festival Batik Seret Tokoh Penting Negara

Ketua PKDI Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kunjungan protokoler, tetapi merupakan sarana pembelajaran nyata bagi kepala desa.

“Kami ingin memahami IKN sebagai simbol masa depan Indonesia. Kepala desa harus mengerti peran strategis mereka dalam membangun desa yang cerdas, produktif, dan mendukung kemajuan nasional,” ujarnya.

Ubaid menambahkan, kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang belajar konsep pembangunan desa mandiri dan pemberdayaan ekonomi, tetapi juga sebagai momentum mempererat silaturahmi dengan masyarakat di IKN.

“Kami ingin memperkuat semangat kebersamaan bahwa kita semua bagian dari NKRI. Optimisme kami tumbuh untuk membawa desa-desa di Sumenep semakin maju dan berdaya saing,” imbuhnya.

Selain ke IKN, rombongan PKDI juga dijadwalkan mengunjungi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Samarinda. Koperasi ini dikenal sebagai lembaga percontohan pemberdayaan ekonomi desa yang sukses mengelola berbagai sektor usaha.

Baca Juga :  Hukum Bersenggama dan Mandi Junub dibulan Ramadhan, Bolehkah?

KDMP tidak hanya bergerak di bidang simpan pinjam, tetapi juga mengelola kios pangan, apotek desa, dan layanan kesehatan masyarakat. Model tersebut menunjukkan bahwa desa bisa menjadi pusat kegiatan ekonomi mandiri yang memperkuat ketahanan pangan dan membuka peluang usaha bagi warga.

“KDMP adalah model relevan untuk desa-desa di Sumenep. Koperasi yang kuat mampu menopang ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” tegas H. Ubaid.

Kegiatan ini menegaskan pesan penting: pembangunan IKN bukan hanya soal membangun ibu kota baru, tetapi juga laboratorium praktik terbaik bagi pembangunan desa di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Onshore Kangean Bukan Ancaman - Melainkan Harapan Masa Depan Madura

Kepala desa yang memahami konsep pemerintahan modern, pemberdayaan ekonomi, dan sinergi lintas sektor akan mampu membawa desanya menjadi lebih mandiri, cerdas, dan berdaya saing.

Kunjungan PKDI Sumenep ini menjadi bukti nyata semangat belajar dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat. Melalui pengalaman langsung di IKN, para kepala desa diharapkan mampu menerapkan praktik-praktik pembangunan yang efektif dan berkelanjutan. Dan Dari IKN, optimisme baru tumbuh: Desa Bangkit, Indonesia Maju.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu
Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah
Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4
Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani
Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN
Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya
Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik
Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:22 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah

Rabu, 2 September 2026 - 06:46 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4

Rabu, 2 September 2026 - 06:39 WIB

Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani

Rabu, 2 September 2026 - 05:49 WIB

Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN

Selasa, 1 September 2026 - 14:45 WIB

Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik

Selasa, 1 September 2026 - 13:34 WIB

Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Selasa, 1 September 2026 - 10:09 WIB

Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani

Berita Terbaru