Dampak Nyata! Fasilitasi Perikanan Sumenep Mencetak Ratusan Pelaku Usaha Mandiri

Senin, 3 November 2025 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Dinas Perikanan Sumenep, Agustiono Sulasno saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu 29 Oktober 2025 lalu.

Foto. Kepala Dinas Perikanan Sumenep, Agustiono Sulasno saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu 29 Oktober 2025 lalu.

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Perikanan terus memperkuat subsektor perikanan sebagai sektor strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja baru.

Upaya tersebut diwujudkan melalui program fasilitasi sarana produksi perikanan yang terbukti memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku usaha perikanan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agustiono Sulasno, menjelaskan bahwa program fasilitasi tahun 2025 mencakup tiga bentuk dukungan utama.

Pertama, bantuan sarana budidaya ikan air tawar. Kedua, bantuan sarana pengolahan hasil perikanan. Ketiga, bantuan hibah uang untuk pengembangan usaha perikanan rakyat.

“Tahun ini kami menyalurkan fasilitasi sarana budidaya ikan air tawar kepada 38 kelompok di Kabupaten Sumenep. Setiap kelompok terdiri dari 10 anggota,” ujar Agustiono, Senin (3/11/2025).

Selain itu, Dinas Perikanan juga memberikan fasilitasi sarana pengolahan hasil perikanan kepada 16 kelompok dengan total 160 anggota penerima manfaat. Ditambah lagi, terdapat 5 kelompok yang menerima bantuan hibah uang untuk mendukung pengembangan usaha di bidang perikanan.

Baca Juga :  Tiga Tokoh Nasional Hadiri Grand Opening Ashuma Sport Massage, Komjen Iqbal hingga BHS Beri Dukungan Penuh

Dengan demikian, total terdapat 59 kelompok penerima manfaat dengan jumlah keseluruhan sekitar 590 pelaku usaha perikanan yang tersebar di berbagai kecamatan.

Berdasarkan hasil evaluasi, sekitar 65 persen atau setara dengan 380 penerima manfaat berhasil mengembangkan usaha secara mandiri, baik di bidang budidaya maupun pengolahan hasil perikanan.

Banyak di antaranya yang telah menghasilkan produk olahan seperti abon ikan, kerupuk ikan, hingga bakso ikan yang kini mulai merambah pasar lokal dan regional.

“Fasilitasi sarana produksi ini tidak hanya meningkatkan produktivitas kelompok, tetapi juga membuka lapangan kerja baru serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat,” tambah Agustiono.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa selain bantuan fisik dan hibah, Dinas Perikanan juga memberikan pendampingan teknis dan pelatihan manajemen usaha. Langkah ini penting agar kelompok penerima dapat mengelola bantuan secara efektif dan berkelanjutan.

“Kami berharap program ini dapat terus berlanjut karena terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan dan penyerapan tenaga kerja di sektor perikanan,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus memperluas program fasilitasi sarana produksi pada tahun-tahun mendatang.

Baca Juga :  Kolaborasi Hijau: GEN Eco Action dan Pemuda Sumenep Bersatu Jaga Alam

Upaya ini menjadi bagian dari strategi besar dalam mewujudkan masyarakat pesisir yang mandiri, produktif, dan berdaya saing melalui pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru