Aksi Seremonial Pemusnahan Rokok Ilegal, Bandarnya di Pamekasan Disebut Masih Dibiarkan

Rabu, 26 November 2025 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.comUpaya pemberantasan rokok ilegal di Kabupaten Sumenep kembali menjadi sorotan publik. Hal itu mencuat setelah Kepala Bea Cukai Madura, Novian Dermawan, bersama Kepala Satpol-PP Sumenep, Wahyu Kurniawan Pribadi, terlihat kompak memusnahkan barang bukti rokok ilegal di halaman Kantor Pemkab Sumenep, Rabu (26/11/2025).

Kegiatan pemusnahan tersebut mendapat atensi karena menampilkan sejumlah pejabat Bea Cukai Madura yang datang khusus ke Sumenep.

Namun, di balik aksi itu, muncul kritik dari sebagian warga yang menilai kegiatan tersebut tidak sebanding dengan maraknya rokok ilegal yang masih mudah ditemukan di pasaran.

Baca Juga :  Tokoh Muda Sumenep Naghfir Sowan ke KHR. Azaim Ibrahimy, Teguhkan Warisan Sanad Keilmuan

Beberapa warga mempertanyakan efektivitas penegakan hukum, sebab toko-toko kelontong di Sumenep, termasuk di pusat kota, perumahan, dan kawasan seperti sekitar Lapangan Giling maupun sepanjang Jalan Raya, masih bebas menjual rokok ilegal berbagai merek asal Pamekasan.

Sutrisno, warga Sumenep, mengaku heran melihat fenomena tersebut. Ia menilai aksi pemusnahan yang ditampilkan di depan kamera seolah tidak berdampak nyata di lapangan.

“Kalau perlu, Bea Cukai dan Satpol-PP saya antar setiap hari. Yang dimusnahkan itu rokok ilegal beneran atau hanya bungkusnya? Soalnya di toko-toko dekat sini masih banyak yang menjual,” ujarnya sambil menunjukkan etalase toko sekitar rumahnya.

Senada dengan itu, Ahmadi, pemerhati isu rokok ilegal di Madura, menilai kegiatan tersebut belum menyentuh akar persoalan. Menurutnya, keberadaan jaringan pemasok rokok ilegal di Kabupaten Pamekasan seharusnya menjadi fokus utama penindakan.

Baca Juga :  Jong Sumekar ; Jatah Lari Cepat DPRD Sumenep Bahas APBD Sumenep, di Nilai Tidak Sehat

Ia juga menyoroti bahwa sejak era kepemimpinan Kepala Bea Cukai Madura sebelumnya, yakni Muhammad Syahirul Alim hingga saat ini di bawah Novian Dermawan, penindakan terhadap bandar rokok ilegal dinilai belum menunjukkan hasil signifikan.

“Rokok ilegal masih beredar bebas di kios dan toko-toko kelontong di seluruh Sumenep, baik daratan maupun kepulauan. Sementara jaringan bandarnya di Pamekasan belum tersentuh. Justru yang terlihat hanya kegiatan pemusnahan yang lebih banyak ditampilkan di depan kamera,” ujarnya.

Sejumlah pihak berharap koordinasi antara Bea Cukai Madura dan Satpol-PP Sumenep dapat diperkuat, terutama dalam hal pengawasan distribusi, penindakan jaringan peredaran, serta edukasi kepada pedagang agar tidak menjual produk tanpa pita cukai.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Fauzi As : Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?
Pengusaha Rokok Madura Tolak SKM Golongan III Nasional, Minta Perlakuan Khusus untuk Madura
Perkuat Kolaborasi Antarinstansi, Polres dan BPS Sumenep Bahas Strategi Ketahanan Pangan
“Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, Dinkes P2KB Sumenep Gaungkan Semangat HLUN 2026
Iduladha 1447 H, PAC PDI Perjuangan Nonggunong Perkuat Solidaritas Lewat Kurban
Kepala Dinkes P2KB Sumenep Ajak Masyarakat Jadikan Iduladha Sebagai Momentum Kebaikan
Kepala Bappeda Sumenep: Nilai Pengorbanan Idul Adha Jadi Inspirasi Membangun Daerah
Idul Adha 2026 : Tidak Semua Pertemuan Ditakdirkan Untuk Menetap

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:26 WIB

Fauzi As : Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:46 WIB

Pengusaha Rokok Madura Tolak SKM Golongan III Nasional, Minta Perlakuan Khusus untuk Madura

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:37 WIB

Perkuat Kolaborasi Antarinstansi, Polres dan BPS Sumenep Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:46 WIB

“Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, Dinkes P2KB Sumenep Gaungkan Semangat HLUN 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:45 WIB

Iduladha 1447 H, PAC PDI Perjuangan Nonggunong Perkuat Solidaritas Lewat Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:32 WIB

Kepala Bappeda Sumenep: Nilai Pengorbanan Idul Adha Jadi Inspirasi Membangun Daerah

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:23 WIB

Idul Adha 2026 : Tidak Semua Pertemuan Ditakdirkan Untuk Menetap

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:54 WIB

Malam Takbir di Pendopo Keraton Sumenep, Iduladha Dijadikan Momentum Perkuat Harmoni Sosial

Berita Terbaru

Foto. Ilustrasi

Hukum

Fauzi As : Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:26 WIB