Dorong Ketahanan Pangan, PDPM Sumenep Jajaki Kerja Sama Strategis dengan DKPP

Kamis, 4 Desember 2025 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Upaya mengawal program strategis nasional Brigade Pangan terus diperkuat. Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sumenep menjajaki kerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat untuk memastikan program tersebut berjalan optimal.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala DKPP itu berjalan hangat dan produktif. Keduanya menegaskan komitmen bersama dalam mendorong lahirnya petani milenial yang modern, profesional, serta mampu menjawab tantangan masa depan sektor pertanian.

Baca Juga :  Pererat Kebersamaan di Bulan Suci, Polres Sumenep Gandeng Jasa Raharja dan Dispenda

Program Brigade Pangan merupakan inisiatif Kementerian Pertanian untuk melahirkan wirausahawan muda di bidang pertanian. Program ini mencakup pengelolaan lahan hingga 200 hektare per brigade, pemanfaatan teknologi pertanian modern, serta penciptaan lapangan kerja baru di tingkat desa.

Ketua PDPM Sumenep, Moh Andriansyah, menyatakan kesiapannya menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal pelaksanaan program tersebut di lapangan.

“Brigade Pangan adalah peluang besar bagi lahirnya petani milenial yang profesional di Sumenep. Pemuda Muhammadiyah siap mengawal, mendampingi, sekaligus mengajak generasi muda terlibat aktif,” tegasnya, Kamis (4/12/2025).

Sementara itu, Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengapresiasi langkah PDPM yang dinilai sejalan dengan kebutuhan regenerasi petani di wilayah dengan potensi pertanian besar tersebut.

“Kami membutuhkan dukungan elemen kepemudaan. Keterlibatan Pemuda Muhammadiyah akan memperkuat implementasi Brigade Pangan dan memperluas jangkauan program di lapangan,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah peluang kolaborasi dibahas. Mulai dari pendampingan kelompok tani muda, pengelolaan lahan produktif dan berkelanjutan, hingga strategi sosialisasi kepada komunitas pemuda serta organisasi otonom Muhammadiyah.

Baca Juga :  Abu Hasan dan Wartawan Diskusi Menyambut Pilkada Sumenep 2024

PDPM Sumenep juga memastikan kesiapannya turun langsung menyosialisasikan program ini, agar semakin banyak generasi muda tergerak menekuni usaha pertanian modern.

“Langkah kolaboratif ini menjadi awal kerja sama jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung penuh program strategis Kementerian Pertanian,” tandas Andriansyah.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Generasi Digital Harus Melek Hukum, Kejari Sumenep Ingatkan Risiko Jejak Digital
Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual
Kolaborasi Desa dan Migas, Melon The Blues Tumbuh Subur di Alas Malang
Dugaan Hoaks Proyek Pertanian 1M, DKPP Sumenep Terancam Jerat Hukum
Dari Sumenep, APJII Jatim Dorong Pemerataan Akses Internet di Madura
Aktivitas DLH Sumenep Ganggu Lalu Lintas, Pengendara Terjebak Tanpa Arahan
Tak Ditindak, Parkir Sembarangan di Pusat Kota Sumenep Ganggu Fungsi Jalan
Dekatkan Polisi dengan Rakyat, Curhat Kamtibmas Kapolres Sumenep Disambut Hangat Warga

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:23 WIB

Generasi Digital Harus Melek Hukum, Kejari Sumenep Ingatkan Risiko Jejak Digital

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual

Rabu, 29 April 2026 - 14:28 WIB

Kolaborasi Desa dan Migas, Melon The Blues Tumbuh Subur di Alas Malang

Selasa, 28 April 2026 - 16:53 WIB

Dugaan Hoaks Proyek Pertanian 1M, DKPP Sumenep Terancam Jerat Hukum

Selasa, 28 April 2026 - 14:39 WIB

Dari Sumenep, APJII Jatim Dorong Pemerataan Akses Internet di Madura

Senin, 27 April 2026 - 13:34 WIB

Tak Ditindak, Parkir Sembarangan di Pusat Kota Sumenep Ganggu Fungsi Jalan

Senin, 27 April 2026 - 12:52 WIB

Dekatkan Polisi dengan Rakyat, Curhat Kamtibmas Kapolres Sumenep Disambut Hangat Warga

Senin, 27 April 2026 - 06:36 WIB

Duka di Balik Urusan Dana BOSP, Dua Ibu Diduga Jadi Korban Sistem Administrasi Rumit

Berita Terbaru