68 Tahun Hidup di Keluarga, Lia Istifhama Minta Negara Serius Bangun Ketahanan Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Senator DPD/MPR RI Dr Lia Istifhama bersama BKKBN RI Wihaji.

Foto. Senator DPD/MPR RI Dr Lia Istifhama bersama BKKBN RI Wihaji.

JAKARTA, nusainsider.comMenteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN (Mendukbangga/BKKBN), Wihaji, menegaskan bahwa masa depan bangsa Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas keluarga.

Pernyataan ini merujuk pada data usia harapan hidup masyarakat Indonesia yang kini mencapai 74 tahun, di mana sebagian besar fase kehidupan manusia dijalani dalam lingkungan keluarga.

Hal tersebut disampaikan Wihaji saat menerima Senator DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, di Kantor Mendukbangga/BKKBN, Kamis (15/1/2026).

Pertemuan tersebut membahas peran strategis kementerian dalam pengelolaan kependudukan sekaligus pembangunan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan.W

Baca Juga :  Pemerintah Jadikan Kelapa Sawit Komoditas Potensial Pemerataan Ekonomi

Wihaji menjelaskan, dari rata-rata 74 tahun usia hidup masyarakat Indonesia, sekitar 68 tahun dihabiskan dalam kehidupan berkeluarga.

Fakta ini menunjukkan bahwa keluarga bukan sekadar unit sosial, melainkan ruang paling menentukan dalam pembentukan karakter, kesehatan mental, produktivitas, serta ketahanan bangsa.

“Jika sebagian besar hidup manusia dijalani dalam keluarga, maka nasib bangsa juga ditentukan di sana. Negara harus serius dan konsisten membangun keluarga,” tegas Wihaji.

Ia menambahkan, mandat Mendukbangga/BKKBN tidak hanya sebatas pengendalian laju pertumbuhan penduduk agar selaras dengan target nasional. Lebih jauh, kementeriannya mengemban tanggung jawab pembangunan manusia sepanjang siklus kehidupan, mulai dari sejak lahir hingga akhir hayat.

Baca Juga :  Bupati Lampung Selatan Dukung Pembangunan Konsep Smart City di IKN

Senator DPD RI, Lia Istifhama, menyampaikan pandangan senada. Menurutnya, data usia harapan hidup tersebut menjadi pengingat penting bahwa pembangunan nasional tidak boleh semata berorientasi pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, melainkan harus menempatkan keluarga sebagai pusat kebijakan.

“Jika 68 tahun kehidupan manusia dihabiskan dalam keluarga, maka di situlah nilai, karakter, dan daya tahan bangsa dibentuk,” ujar Lia.

Ia menekankan pentingnya penguatan peran orang tua, pendidikan keluarga, serta pendampingan berkelanjutan agar keluarga mampu menjalankan fungsi pendidikan, perlindungan, dan pembentukan karakter secara optimal.

Baca Juga :  Dengan Konsep Kiai Menjawab, Generasi Sumenep Hijau Deklarasikan dukungan Fikri - Unais

Pertemuan tersebut menegaskan komitmen Mendukbangga/BKKBN bersama DPD RI untuk mendorong pembangunan manusia berbasis keluarga.

Pendekatan ini dinilai krusial agar peningkatan usia harapan hidup tidak hanya bersifat kuantitatif, tetapi juga diiringi peningkatan kualitas hidup dan ketahanan bangsa secara berkelanjutan.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

HM Cafe & Billiard Dibuka, Sumenep Miliki Arena Biliar Modern Berstandar dan Kafe Estetik
Kelangkaan BBM Sumenep Picu Sorotan, Dugaan Praktik Pengisian Jerigen di SPBU Paberasan Diselidiki Publik
DRT The Big Family Gelar Kampung Semarak DRT, Perkuat UMKM Lewat Panggung Hiburan Rakyat
Kirab Pusaka Keraton Sumenep Jadi Momentum Pelestarian Budaya dan Pengembangan Wisata
Tangis Haru dan Doa Menggema, H. Bambang Wujudkan Santunan untuk 1.000 Anak Yatim
BBM Langka, Harga Bensin Eceran di Sumenep Tembus Rp15 Ribu per Liter
BBM Diserbu Warga, Antrean Panjang Lumpuhkan Sejumlah Ruas Jalan di Madura
Capacity Building e-PBB 2026, Bapenda Sumenep Genjot Kepatuhan Pajak dan PAD

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:49 WIB

HM Cafe & Billiard Dibuka, Sumenep Miliki Arena Biliar Modern Berstandar dan Kafe Estetik

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:29 WIB

Kelangkaan BBM Sumenep Picu Sorotan, Dugaan Praktik Pengisian Jerigen di SPBU Paberasan Diselidiki Publik

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:57 WIB

DRT The Big Family Gelar Kampung Semarak DRT, Perkuat UMKM Lewat Panggung Hiburan Rakyat

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:36 WIB

Kirab Pusaka Keraton Sumenep Jadi Momentum Pelestarian Budaya dan Pengembangan Wisata

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:34 WIB

Tangis Haru dan Doa Menggema, H. Bambang Wujudkan Santunan untuk 1.000 Anak Yatim

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:53 WIB

BBM Diserbu Warga, Antrean Panjang Lumpuhkan Sejumlah Ruas Jalan di Madura

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:56 WIB

Capacity Building e-PBB 2026, Bapenda Sumenep Genjot Kepatuhan Pajak dan PAD

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:43 WIB

Gelombang Ucapan Selamat Mengalir, Achmad Dzulkranain Fokus Wujudkan Desa Maju dan Sejahtera

Berita Terbaru