SUMENEP, nusainsider.com — Suasana haru bercampur bahagia mewarnai Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jumat (13/3/2026), saat ratusan warga kepulauan memulai perjalanan pulang kampung melalui program Mudik Gratis Sumenep 2026.
Bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada transportasi laut, program ini bukan sekadar perjalanan, melainkan angin segar yang menghadirkan kemudahan sekaligus wujud kepedulian pemerintah menjelang Hari Raya Idulfitri.
Program mudik gratis tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Melalui kerja sama ini, masyarakat mendapatkan layanan transportasi laut dan darat secara gratis untuk memudahkan perjalanan pulang kampung.
Keberangkatan perdana dimulai pukul 07.00 WIB menggunakan KM Express Bahari 9C dengan tujuan Kangean. Kapal tersebut mengangkut 401 penumpang, termasuk seorang bayi.
Tak lama kemudian, KM Sabuk Nusantara 91 diberangkatkan menuju rute Kangean–Sapeken dengan membawa 156 penumpang. Sementara itu, KMP Dharma Kartika melayani rute Raas–Jangkar dengan jumlah penumpang sebanyak 309 orang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep, Achmad Dzulkarnain, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program ini cukup tinggi.
“Sejak H-10 hingga H-8, jumlah penumpang tujuan kepulauan cukup signifikan, menandakan antusiasme masyarakat yang luar biasa,” ujarnya.
Secara keseluruhan, ribuan warga memanfaatkan program mudik gratis ini. Tercatat sebanyak 1.267 orang menuju Kangean, 637 orang ke Raas, 412 orang ke Masalembu, 280 orang ke Sapeken, 278 orang ke Sapudi, dan 4 orang menuju Jangkar.
Situasi di Pelabuhan Kalianget selama proses keberangkatan terpantau kondusif, aman, dan lancar. Hal tersebut menunjukkan kesiapan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya warga kepulauan.
Achmad Dzulkarnain menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo untuk memastikan seluruh warga, terutama yang tinggal di wilayah kepulauan, merasakan kemudahan saat mudik.
Selain menyediakan transportasi laut, pemerintah juga memfasilitasi warga Sumenep yang berada di Jakarta dengan layanan angkutan darat gratis, sehingga jalur mudik dapat terlayani secara menyeluruh.
Bagi masyarakat, mudik gratis ini bukan sekadar perjalanan pulang kampung. Program tersebut menjadi simbol kepedulian pemerintah, penghubung keluarga yang terpisah jarak, sekaligus menghadirkan kebahagiaan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Raut bahagia anak-anak, orang tua, hingga keluarga yang menanti di kampung halaman menjadi bukti bahwa program ini tidak hanya menyediakan layanan transportasi, tetapi juga menghadirkan momen kebersamaan yang berharga bagi masyarakat kepulauan.
![]()
Penulis : Wafa
















