Tak Antar Paket dan Minta Uang Bensin, Oknum Kurir SPX Dikeluhkan Warga

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.comSeorang kurir paket dari layanan SPX di wilayah Manding, Kabupaten Sumenep, yang diduga bernama Junaidi, menuai sorotan setelah dilaporkan bersikap tidak profesional dan tidak bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya.

Keluhan tersebut mencuat dari seorang pelanggan bernama Ipul yang mengaku paket miliknya tidak diantarkan ke rumah sebagaimana mestinya. Ia menduga hal itu terjadi karena paket yang dipesannya tidak menggunakan sistem pembayaran di tempat atau non-COD (Cash on Delivery).

Menurut keterangan Ipul, paket yang seharusnya diterima langsung di alamat tujuan justru tidak sampai ke rumahnya.

Baca Juga :  Kasus Tuduhan Kepala Desa Karangnangka Selingkuh dan Hamili Salah Satu Masyarakat, Ternyata Tidak Benar!

Setelah ditelusuri, diketahui bahwa kurir yang bertugas tidak mengantarkan paket tersebut, melainkan menelantarkannya tanpa alasan yang jelas. Dugaan sementara, tindakan itu dipicu karena metode pembayaran bukan COD.

Kondisi ini tentu menimbulkan kekecewaan bagi pelanggan. Pasalnya, layanan pengiriman seharusnya tetap dilakukan secara profesional tanpa membedakan metode pembayaran.

Terlebih, alamat pengiriman telah tercantum dengan jelas dan biaya kirim telah dibayarkan melalui sistem aplikasi, “Imbuhnya.

Tak hanya itu, Ipul juga mengungkapkan bahwa kurir tersebut sempat meminta uang tambahan dengan alasan biaya bensin.

Baca Juga :  12 Grup Musik Tong-tong Meriahkan Pagelaran Ritual Culture Tatorbhengan di Sumenep

Permintaan ini dinilai tidak wajar dan di luar ketentuan layanan pengiriman, karena seluruh biaya operasional semestinya menjadi tanggung jawab penyedia jasa.

Tindakan tersebut dinilai mencederai kepercayaan publik terhadap layanan jasa pengiriman, khususnya SPX yang selama ini banyak digunakan masyarakat, “Pungkasnya.

Pelanggan pun berharap pihak perusahaan segera melakukan evaluasi terhadap kinerja kurir di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang.

Kasus ini turut memicu perhatian masyarakat sekitar. Mereka menilai profesionalitas kurir merupakan faktor utama dalam menjaga kualitas layanan.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Hibahkan Aset Tanah ke TNI AL, Wujud Sinergi untuk Pertahanan Negara

Setiap kurir diharapkan menjalankan tugas sesuai standar operasional, tanpa membedakan jenis transaksi maupun meminta pungutan tambahan di luar ketentuan resmi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak SPX terkait dugaan pelanggaran tersebut. Masyarakat berharap ada tindakan tegas sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap konsumennya.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh penyedia jasa pengiriman untuk terus meningkatkan pengawasan dan kualitas pelayanan, demi menjaga kepercayaan masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan layanan logistik.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Kepala Bappeda Sumenep Doakan Jemaah Haji 2026 Menjadi Haji Mabrur
Pengumpulan Hewan Kurban di Dinsos P3A Sumenep Terus Berjalan, Saat Ini Capai 29 Ekor
Fauzi As : Tanah, Batalyon, dan Aroma Politik Parpol
Bappeda Sumenep: Program SIMPUL Jawaban Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Data
Bappeda Sumenep Pacu Pertumbuhan Ekonomi Lewat Sektor Maritim, Pertanian dan Wisata
Bappeda Sumenep Dorong Transparansi Pembangunan melalui Aplikasi SIPD-RI E-Dalev
Kejar Target 100 Siswa, Bappeda Bersama Dinsos P3A Sumenep Perkuat Peran Pendamping PKH untuk Sekolah Rakyat
Pemkab Sumenep Sukses Lestarikan Bahasa Madura, Cak Fauzi Terima Penghargaan Kemendikdasmen

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:16 WIB

Kepala Bappeda Sumenep Doakan Jemaah Haji 2026 Menjadi Haji Mabrur

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:05 WIB

Pengumpulan Hewan Kurban di Dinsos P3A Sumenep Terus Berjalan, Saat Ini Capai 29 Ekor

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:58 WIB

Fauzi As : Tanah, Batalyon, dan Aroma Politik Parpol

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:26 WIB

Bappeda Sumenep: Program SIMPUL Jawaban Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Data

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:33 WIB

Bappeda Sumenep Pacu Pertumbuhan Ekonomi Lewat Sektor Maritim, Pertanian dan Wisata

Senin, 25 Mei 2026 - 12:35 WIB

Kejar Target 100 Siswa, Bappeda Bersama Dinsos P3A Sumenep Perkuat Peran Pendamping PKH untuk Sekolah Rakyat

Senin, 25 Mei 2026 - 11:36 WIB

Pemkab Sumenep Sukses Lestarikan Bahasa Madura, Cak Fauzi Terima Penghargaan Kemendikdasmen

Senin, 25 Mei 2026 - 10:44 WIB

Menuju Sumenep Bersih dan Sehat, Bappeda Gulirkan Program “Small but Beautiful”

Berita Terbaru

Foto. Ilustrasi

Hukum

Fauzi As : Tanah, Batalyon, dan Aroma Politik Parpol

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:58 WIB