Puncak Lebaran di Sumenep: Festival Ketupat 2026 Akan Suguhkan Budaya dan Wisata

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Pagelaran Festival Ketupat 2026 Besok di Wisata Pantai Lombang.

Foto. Pagelaran Festival Ketupat 2026 Besok di Wisata Pantai Lombang.

SUMENEP, nusainsider.com — Kemeriahan budaya pasca Hari Raya Idulfitri di Kabupaten Sumenep akan mencapai puncaknya melalui gelaran Festival Ketupat 2026 yang dipastikan berlangsung pada Rabu, 25 Maret 2026.

Acara ini akan digelar di kawasan wisata Pantai Lombang, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) menghadirkan festival ini sebagai upaya melestarikan tradisi Tellasan Topak, sebuah warisan budaya turun-temurun yang sarat akan makna kebersamaan, rasa syukur, dan keharmonisan sosial masyarakat pasca Lebaran.

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa Festival Ketupat bukan sekadar hiburan tahunan, melainkan bagian penting dalam menjaga identitas budaya daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

“Festival Ketupat sebagai upaya melestarikan budaya sekaligus memperkuat nilai kebersamaan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, tradisi Tellasan Topak merupakan simbol kuat dari nilai gotong royong dan rasa syukur masyarakat Madura, khususnya Sumenep, setelah menjalani ibadah puasa Ramadan.

Baca Juga :  Awali 2026, Wabup Sumenep Ingatkan ASN Tingkatkan Disiplin dan Integritas

Oleh karena itu, kegiatan seperti ini harus terus dijaga dan dikembangkan agar generasi muda tetap mengenal dan mencintai warisan leluhur.

Foto. Flayer Lebaran Ketupat 2026 di Sumenep

Cak Fauzi, sapaan akrabnya, mengaku bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjadikan Festival Ketupat sebagai agenda budaya unggulan yang mampu menarik wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian lokal, “Pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruk Hanafi, menyampaikan bahwa festival tahun ini akan melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) serta kecamatan di lingkungan Pemkab Sumenep.

Baca Juga :  JSI, Detikzone, dan Aktivis Kawal Pembangunan Ulang Musala Roboh di Manding: Progres Sudah 20 Persen

Beragam kegiatan menarik telah disiapkan, di antaranya lomba kreasi ketupat seperti katopa’ lobar, lomba menu berbahan dasar ketupat, hingga lomba orong ketupat yang menjadi daya tarik tersendiri.

“Semangat Tellasan Topak ini diharapkan mampu menyatukan seluruh lapisan masyarakat sekaligus mendorong kemajuan sektor pariwisata,” jelasnya.

Festival ini juga menjadi bukti bahwa kekayaan budaya Sumenep tidak hanya tetap lestari, tetapi juga terus berkembang menjadi potensi wisata yang menjanjikan.

Dengan latar keindahan Pantai Lombang yang terkenal dengan pasir putih dan cemara udangnya, suasana festival diprediksi akan semakin semarak.

Baca Juga :  Momentum Hari Laut Sedunia, PKDI Sumenep Kampanyekan Pelestarian Laut dan Pesisir

Pantai Lombang pun diperkirakan akan dipadati pengunjung sejak pagi hari, baik dari dalam maupun luar daerah, yang ingin menyaksikan langsung kemeriahan tradisi khas masyarakat Sumenep tersebut.

Faruk juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melewatkan momentum tahunan ini.

“Mari datang dan jadilah bagian dari kemeriahan Festival Ketupat 2026, perpaduan tradisi, hiburan, dan kebersamaan dalam satu perayaan besar,” imbuhnya.

Ditambahkan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari koordinasi lintas instansi, penataan lokasi, hingga pengamanan dan kebersihan area festival guna memastikan acara berlangsung lancar dan nyaman bagi seluruh pengunjung.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Media Expo 2026 Digelar 10 Hari, KlikTimes.id dan Nusainsider.com Siapkan Pesta Rakyat dan Pemberdayaan UMKM Madura
Viral di TikTok! Usai di Sebut Bupati Tong-tong, Kini Achmad Fauzi di Sebut Bupati Bola
SKK Migas-KEI Serahkan Handtraktor, Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kepulauan Sapeken
Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP
Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026
Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember
100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Media Expo 2026 Digelar 10 Hari, KlikTimes.id dan Nusainsider.com Siapkan Pesta Rakyat dan Pemberdayaan UMKM Madura

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Viral di TikTok! Usai di Sebut Bupati Tong-tong, Kini Achmad Fauzi di Sebut Bupati Bola

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:49 WIB

SKK Migas-KEI Serahkan Handtraktor, Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kepulauan Sapeken

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:25 WIB

100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat

Berita Terbaru