Iuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik, Komisi IV DPRD Sumenep Angkat Suara

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ketua Komisi IV DPRD Sumenep, Mulyadi

Foto. Ketua Komisi IV DPRD Sumenep, Mulyadi

SUMENEP, nusainsider.com — Wacana kenaikan iuran BPJS Kesehatan memicu gelombang penolakan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Sejumlah pihak, termasuk kalangan legislatif, menyuarakan keberatan atas rencana tersebut yang dinilai berpotensi menambah beban masyarakat.

Ketua Komisi IV DPRD Sumenep, Mulyadi, menilai kebijakan kenaikan iuran berisiko memperparah kondisi ekonomi masyarakat kecil yang saat ini masih berjuang di tengah tekanan ekonomi.

Baca Juga :  SMSI Sumenep Genap 8 Tahun! Tebar Kebaikan dengan Takjil dan Edukasi Pangan

Politisi dari Partai Demokrat itu menegaskan, setiap kebijakan yang menyangkut hajat hidup orang banyak harus mempertimbangkan kondisi riil masyarakat di daerah.

“Kami kasihan kepada masyarakat jika iuran BPJS Kesehatan masih dinaikkan. Kondisi ekonomi belum sepenuhnya stabil. Jangan sampai kebijakan ini justru menambah beban rakyat kecil,” tegasnya.

Menurut Mulyadi, mayoritas peserta mandiri di Sumenep berasal dari kalangan pekerja informal seperti nelayan, petani, hingga pelaku UMKM.

Baca Juga :  Berkontribusi Terhadap Kemajuan Pertanian, Petani Tamidung Batang-batang Siap Memenangkan Pasangan FAHAM

Kenaikan iuran, meski kecil, dinilai dapat berdampak signifikan terhadap kemampuan bayar masyarakat.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mencermati perkembangan regulasi dari pemerintah pusat.

Mulyadi juga meminta agar sebelum kebijakan resmi diterapkan, dilakukan kajian komprehensif serta sosialisasi terbuka kepada publik.

“Kesehatan adalah kebutuhan dasar. Jangan sampai ada masyarakat yang akhirnya menunggak atau bahkan keluar dari kepesertaan karena tidak sanggup membayar iuran,” imbuhnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Diganjar Penghargaan atas Perencanaan Pembangunan yang Strategis
Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran, Polresta Sumenep Salurkan Bansos kepada Warga
Santri Berdaya, Indonesia Berjaya: Pesan Arif Firmanto di Hari Santri Nasional 2026
SIMPEL hingga e-Stunting, Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data
Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM
Bappeda Sumenep Dorong Integrasi Data Pembangunan dengan Prioritas Nasional
Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman
Sambut Hari Jadi ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Baca Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Bappeda Sumenep Diganjar Penghargaan atas Perencanaan Pembangunan yang Strategis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran, Polresta Sumenep Salurkan Bansos kepada Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Santri Berdaya, Indonesia Berjaya: Pesan Arif Firmanto di Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:48 WIB

SIMPEL hingga e-Stunting, Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Sambut Hari Jadi ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Baca Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Bukan Sekadar Serap Anggaran, Bappeda Sumenep Tekankan Manfaat Nyata Pembangunan

Berita Terbaru