DKPP Sumenep Gulirkan Program Bantuan Tembakau dari DBHCHT Senilai Rp2,1 Miliar

Minggu, 10 Mei 2026 - 05:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,1 miliar untuk program bantuan bibit tembakau bagi para petani di berbagai kecamatan di Kabupaten Sumenep.

Anggaran tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang nantinya tidak hanya digunakan untuk pengadaan bibit tembakau, namun juga mencakup bantuan pupuk, pembibitan, hingga sekolah pertanian lapang sebagai sarana pelatihan bagi petani.

Baca Juga :  Jelang Libur Panjang, Sipropam Polres Sumenep Sisir Tempat Hiburan Malam

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid menjelaskan, program tersebut akan direalisasikan pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Tahun 2026 karena menyesuaikan dengan musim tanam tembakau yang berlangsung pada musim kemarau.

“Program ini akan direalisasikan nanti pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) karena juga menyesuaikan dengan musim tanam tembakau yakni musim kemarau,” ujarnya, Jumat (08/05/2026) kemarin.

Ia menuturkan, calon penerima bantuan merupakan petani tembakau yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Sumenep. Saat ini, proses pengajuan masih dilakukan oleh kelompok tani.

Baca Juga :  Seleksi PPPK Sumenep: Simak Hasil Administrasi dan Tahapan Selanjutnya

Menurutnya, pembagian detail anggaran masih menunggu pembahasan dalam PAK sehingga belum dilakukan pemetaan secara rinci.

“Untuk bibitnya nanti akan dibeli dari BSIP TAS kemudian dikirim dalam bentuk barang kepada para petani penerima,” katanya.

Selain bantuan bibit dan pupuk, program sekolah pertanian lapang juga disiapkan sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya petani serta mendukung produktivitas hasil panen tembakau di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Dari Penjual Tisu hingga Pemimpin Daerah: Kisah Inspiratif Bupati Sumenep

Sementara itu, terkait titik lokasi penerima bantuan, DKPP masih melakukan proses verifikasi dan penyesuaian dengan kemampuan anggaran daerah.

“Kalau tahun 2025 kemarin, penerimanya tersebar di 19 kecamatan,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kapus Gayam Bungkam Soal Pengadaan Pakaian Adat Rp49 Juta, Dinilai Berpotensi Langgar UU KIP
Proyek Bibit Kelapa Dalam Rp312 Miliar Masuk Sumenep, Muncul Dugaan Kejanggalan di Lapangan
Wow Pengadaan Pakaian Adat Puskesmas Gayam Sumenep Capai Rp 49 Juta
Benarkah Sumenep Dianaktirikan? Data APBN 2025 Justru Tunjukkan Kucuran Anggaran Fantastis
Tumbuhkan Minat Baca Sejak Dini, SDN Talango 1 Resmikan Perpustakaan Ramah Anak
Aksi “Jumat Berkah” di Legung Timur, Bukti Kolaborasi Nyata Peduli Lingkungan
Inovasi Baru Cafe & Resto Lotus, Avocado Kopi Tawarkan Sensasi Segar dan Elegan
Disperkimhub Sumenep Usulkan 800 BSPS, Prioritaskan Rumah Layak bagi Warga Miskin

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:48 WIB

Kapus Gayam Bungkam Soal Pengadaan Pakaian Adat Rp49 Juta, Dinilai Berpotensi Langgar UU KIP

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:44 WIB

Proyek Bibit Kelapa Dalam Rp312 Miliar Masuk Sumenep, Muncul Dugaan Kejanggalan di Lapangan

Minggu, 10 Mei 2026 - 05:22 WIB

DKPP Sumenep Gulirkan Program Bantuan Tembakau dari DBHCHT Senilai Rp2,1 Miliar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:31 WIB

Wow Pengadaan Pakaian Adat Puskesmas Gayam Sumenep Capai Rp 49 Juta

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:43 WIB

Benarkah Sumenep Dianaktirikan? Data APBN 2025 Justru Tunjukkan Kucuran Anggaran Fantastis

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:54 WIB

Aksi “Jumat Berkah” di Legung Timur, Bukti Kolaborasi Nyata Peduli Lingkungan

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:46 WIB

Inovasi Baru Cafe & Resto Lotus, Avocado Kopi Tawarkan Sensasi Segar dan Elegan

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:25 WIB

Disperkimhub Sumenep Usulkan 800 BSPS, Prioritaskan Rumah Layak bagi Warga Miskin

Berita Terbaru