Kejar Target 100 Siswa, Bappeda Bersama Dinsos P3A Sumenep Perkuat Peran Pendamping PKH untuk Sekolah Rakyat

Senin, 25 Mei 2026 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Penyuluhan dan sosialisasi kepada Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) serta tenaga pendidik (tendik) di kabupaten setempat

Foto. Kegiatan Penyuluhan dan sosialisasi kepada Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) serta tenaga pendidik (tendik) di kabupaten setempat

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) setempat menggelar kegiatan penyuluhan dan sosialisasi kepada Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) serta tenaga pendidik (tendik) sebagai langkah memperkuat pemenuhan target peserta didik Program Sekolah Rakyat (SR).

Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya mendorong keberhasilan Program PKH sekaligus memastikan jumlah siswa Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumenep dapat terpenuhi sesuai target yang telah ditentukan.

Saat ini, jumlah siswa Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumenep tercatat sebanyak 81 siswa. Jumlah itu masih berada di bawah target yang direncanakan, yakni 100 siswa pada masing-masing jenjang pendidikan, baik Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Baca Juga :  PR Bahagia Incar 700 Ton Tembakau 2025, Komitmen Beli Tanpa Sampel Jadi Angin Segar Petani Sumenep

Koordinator Pendamping PKH Kabupaten Sumenep, Khairullah, menjelaskan bahwa proses pencarian dan perekrutan siswa Sekolah Rakyat masih menjadi bagian dari tugas dan fungsi sumber daya manusia (SDM) PKH di lapangan.

“Target Sekolah Rakyat ini menyasar keluarga yang masuk kategori miskin ekstrem atau desil 1 dan desil 2, termasuk siswa yang telah putus sekolah. Program ini menjadi harapan dalam memenuhi hak anak untuk memperoleh pendidikan, khususnya bagi keluarga kurang mampu,” kata Khairullah, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa, pengelola Sekolah Rakyat, serta berbagai pihak terkait lainnya guna mengidentifikasi berbagai hambatan yang menyebabkan target jumlah siswa belum terpenuhi.

Baca Juga :  Siapkan Akreditasi Berkualitas, Kemenag Sumenep Bekali Guru RA dengan Penguatan Kompetensi

Khairullah mengungkapkan, proses perekrutan siswa Sekolah Rakyat tidak dilakukan secara sepihak, melainkan harus mendapatkan persetujuan dari sejumlah pihak, termasuk orang tua dan anak yang bersangkutan.

“Salah satu kendalanya, banyak orang tua yang masih menolak menyekolahkan anaknya di Sekolah Rakyat dengan alasan tidak ingin berjauhan dengan anaknya. Karena itu, perlu adanya pemahaman lebih kepada masyarakat, khususnya keluarga sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) kabupaten Sumenep, Dr Ir Arif firmanto yang turut hadir menjelaskan bahwa penyuluhan dan sosialisasi tersebut menjadi bagian penting untuk memperkuat sinergi antara pendamping PKH, tenaga pendidik, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan Program Sekolah Rakyat.

Baca Juga :  Komitmen Pembinaan Internal, Polres Sumenep Diganjar Penghargaan Polres Teraktif

Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu maupun yang putus sekolah agar tetap memperoleh hak pendidikan secara layak.

Arif, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat agar tidak ada lagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan.

Ia berharap, melalui kolaborasi seluruh pihak, target jumlah siswa Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumenep dapat segera terpenuhi sehingga program tersebut benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga prasejahtera, “Tutupnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Penghargaan Gubernur untuk Rektor Unitomo, Dukungan Kemdiktisaintek Perkuat Citra Kampus Berdampak
Bentuk Doa dan Terima Kasih, JSI Sumenep Beri Kejutan Ulang Tahun untuk Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar
Haji Udik Ajak Perusahaan Rokok Prioritaskan Tembakau Petani Sumenep, Demi Ekonomi Daerah
Lewat Program Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berkendara Sejak Usia Dini
Roadshow Madura, Senator DPD RI Lia Istifhama Perkuat Jaringan Pembangunan Berbasis Aspirasi Daerah
Unitomo Friendship Run 2026 Jadi Magnet Pecinta Lari, Ratusan Peserta Semarakkan Dies Natalis ke-45
Pilgub Jatim 2029 Mulai Menghangat, Emil Teratas, Lia Istifhama Kedua, Achmad Fauzi Tembus Empat Besar
Sinergi untuk Ketahanan Energi, SKK Migas dan PC North Madura II Rangkul Nelayan Pesisir Sampang

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:12 WIB

Penghargaan Gubernur untuk Rektor Unitomo, Dukungan Kemdiktisaintek Perkuat Citra Kampus Berdampak

Senin, 27 Juli 2026 - 15:35 WIB

Bentuk Doa dan Terima Kasih, JSI Sumenep Beri Kejutan Ulang Tahun untuk Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar

Senin, 27 Juli 2026 - 10:35 WIB

Haji Udik Ajak Perusahaan Rokok Prioritaskan Tembakau Petani Sumenep, Demi Ekonomi Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 08:13 WIB

Lewat Program Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berkendara Sejak Usia Dini

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:25 WIB

Roadshow Madura, Senator DPD RI Lia Istifhama Perkuat Jaringan Pembangunan Berbasis Aspirasi Daerah

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:46 WIB

Pilgub Jatim 2029 Mulai Menghangat, Emil Teratas, Lia Istifhama Kedua, Achmad Fauzi Tembus Empat Besar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:30 WIB

Sinergi untuk Ketahanan Energi, SKK Migas dan PC North Madura II Rangkul Nelayan Pesisir Sampang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:53 WIB

DPD RI Lia Istifhama sebut Sumenep Layak Jadi Kabupaten Kepulauan demi Masa Depan Maritim

Berita Terbaru