DPRD Sumenep Prihatin Proyek Mangkrak, Minta Perencanaan Program Perikanan Dievaluasi Total

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPRD Sumenep Komisi II, Juhari S,Ag

Foto. Anggota DPRD Sumenep Komisi II, Juhari S,Ag

SUMENEP, nusainsider.com Sorotan terhadap sejumlah proyek sektor kelautan dan perikanan yang dinilai belum memberikan manfaat optimal bagi masyarakat mendapat tanggapan dari Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep, Juhari, S. Ag.

Politisi yang membidangi sektor perekonomian dan pembangunan tersebut menegaskan bahwa setiap program pembangunan, khususnya yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), harus diawali dengan perencanaan yang matang dari awal hingga akhir agar tidak berujung mangkrak atau tidak termanfaatkan.

Menurut Juhari, berbagai proyek yang dibangun pemerintah pusat di daerah seharusnya mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat apabila direncanakan secara komprehensif dan berkelanjutan.

“Perencanaan harus matang dari awal sampai akhir. Jangan sampai ada perencanaan yang terputus-putus. Sehingga apapun pekerjaan dari pusat memang banyak yang mangkrak dan tidak termanfaatkan. Itu sangat disayangkan dengan biaya yang sangat besar,” ujar Juhari kepada media, Sabtu (20/6/2026).

Ia menilai, pembangunan yang hanya berorientasi pada penyelesaian fisik proyek tanpa memikirkan keberlanjutan pemanfaatannya akan berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran negara.

Baca Juga :  Wisata Sumenep Tak Lagi Monoton, PAD Naik Drastis di Awal Tahun

Karena itu, pemerintah daerah maupun pemerintah pusat harus memastikan bahwa setiap program yang dilaksanakan telah memiliki konsep pengelolaan yang jelas, termasuk kesiapan sumber daya manusia, kelembagaan, hingga strategi pemanfaatannya setelah pembangunan selesai.

“Oleh sebab itu perencanaan harus matang terlebih dahulu. Jangan hanya mengejar pekerjaan, akan tetapi bagaimana pekerjaan itu bisa dimanfaatkan sesuai dengan perencanaan yang matang,” tegasnya.

Juhari menegaskan dirinya tidak menolak masuknya program pembangunan dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi ke Kabupaten Sumenep.

Bahkan menurutnya, semakin banyak program pembangunan yang masuk akan semakin baik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :  Destry Damayanti Pimpin BI, Achsanul Qosasi Ungkap Tantangan Besar: Ada Rp2.548 Triliun Dana Belum Tersalurkan

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa seluruh program tersebut harus memiliki perencanaan yang jelas dan tidak boleh berhenti hanya pada tahap pembangunan fisik semata.

“Tidak apa-apa sebanyak-banyaknya pekerjaan dari pusat maupun provinsi masuk ke Kabupaten Sumenep. Pembangunan berbagai sektor dan pemberdayaan masyarakat tentu harus didukung. Tetapi perencanaannya harus matang dan jangan terputus-putus,” katanya.

Menurutnya, program yang baik adalah program yang mampu berjalan secara berkelanjutan dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

“Ketika selesai, pekerjaan atau program itu harus berkelanjutan dan berkesinambungan terus-menerus, tidak hanya untuk kepentingan sesaat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Juhari bahkan mengingatkan agar pemerintah tidak memaksakan pembangunan apabila perencanaan yang dimiliki belum benar-benar siap.

“Dari awal perencanaan itu harus matang. Kalau tidak matang, jangan lakukan pembangunan. Bahkan kalau dari awal perencanaan masih belum matang, stop melakukan permintaan anggaran ke pusat,” tegasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul mencuatnya kembali sorotan publik terhadap sejumlah proyek bernilai miliaran rupiah di Kabupaten Sumenep yang dinilai belum memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, termasuk pembangunan Integrated Cold Storage (ICS) di Desa Longos, Kecamatan Gapura, serta Bangunan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang.

Baca Juga :  Ada Apa ; PC PMII Sumenep Instruksikan Kadernya Beramai-ramai Ke Kecamatan Gapura

Juhari berharap pengalaman dari sejumlah proyek yang belum optimal tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak agar setiap anggaran negara yang dikucurkan benar-benar menghasilkan manfaat sesuai tujuan pembangunan.

“Eman-eman anggaran besar untuk pembangunan berbagai program pemberdayaan, tetapi berakhir tragis dengan menyisakan bangunan yang tidak dimanfaatkan. Ke depan hal seperti ini jangan sampai terulang lagi,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

KNPI Sumenep Bertemu Kapolresta, Galian C dan Rokok Ilegal Jadi Sorotan
Dari Sumenep ke Pentas Jawa Timur, SonGENnep FC Buka Babak Baru Futsal Lokal
Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tani Ganding Bidik Pertanian dan Ekonomi UMKM
Soirée Gigs Vol. 2 Hadir di Rooftop Surabaya, Orkes Silampukau Siap Bikin Malam Makin Berkesan
Bukan Cuma Bansos, DTSEN Tak Akurat Bisa Berdampak ke KIP Kuliah
Piala AF Sport U-17 Digelar Oktober, Bupati Fauzi Bidik Lahirnya Bibit Pemain Profesional
Kapolresta Sumenep Peduli Warga Kekeringan, Dua Truk Tangki Air Dikirim ke Batuputih
Resmi Dimulai, PBAK 2026 STIT Aqidah Usymuni Jadi Gerbang Awal Mahasiswa Baru

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:51 WIB

KNPI Sumenep Bertemu Kapolresta, Galian C dan Rokok Ilegal Jadi Sorotan

Selasa, 22 September 2026 - 16:39 WIB

Dari Sumenep ke Pentas Jawa Timur, SonGENnep FC Buka Babak Baru Futsal Lokal

Selasa, 22 September 2026 - 14:45 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tani Ganding Bidik Pertanian dan Ekonomi UMKM

Selasa, 22 September 2026 - 13:44 WIB

Soirée Gigs Vol. 2 Hadir di Rooftop Surabaya, Orkes Silampukau Siap Bikin Malam Makin Berkesan

Selasa, 22 September 2026 - 10:48 WIB

Bukan Cuma Bansos, DTSEN Tak Akurat Bisa Berdampak ke KIP Kuliah

Senin, 21 September 2026 - 23:12 WIB

Kapolresta Sumenep Peduli Warga Kekeringan, Dua Truk Tangki Air Dikirim ke Batuputih

Senin, 21 September 2026 - 19:00 WIB

Resmi Dimulai, PBAK 2026 STIT Aqidah Usymuni Jadi Gerbang Awal Mahasiswa Baru

Senin, 21 September 2026 - 15:36 WIB

Buronan Kasus Penganiayaan di Batuputih Diciduk Tim Resmob, Begini Kronologinya

Berita Terbaru