Perkuat Ketahanan Pangan, Babinsa Pamekasan Dampingi Petani Rawat Bawang Merah Usia 45 Hari

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, nusainsider.com Memasuki fase krusial pertumbuhan bawang merah, perawatan tanaman diintensifkan guna menjaga produktivitas dan kualitas hasil panen.

Babinsa Koramil 0826-05/Larangan, Koptu Achmad Ruslan Afandi, turun langsung ke lahan milik Muhlisin di Dusun Poto’an, Desa Panaguan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, untuk mendampingi petani melakukan perawatan tanaman.

Tanaman bawang merah yang telah memasuki usia sekitar 45 hari membutuhkan perhatian lebih karena berada pada tahap penting dalam pembentukan umbi.

Baca Juga :  Puncak Lebaran di Sumenep: Festival Ketupat 2026 Akan Suguhkan Budaya dan Wisata

Bersama pemilik lahan, Koptu Achmad Ruslan Afandi melakukan pembersihan gulma serta penggemburan tanah guna mengurangi persaingan unsur hara sekaligus memperbaiki sirkulasi udara di sekitar perakaran tanaman.

Menurutnya, pendampingan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penguatan sektor pertanian di wilayah binaan.

“Kami terus mendampingi petani mulai masa tanam hingga panen agar tanaman tumbuh optimal dan hasilnya maksimal,” ujar Koptu Achmad Ruslan Afandi.

Sementara itu, Muhlisin selaku pemilik lahan mengungkapkan bahwa perawatan tanaman pada usia 45 hari menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan panen. Ia menilai pembersihan gulma dan penggemburan tanah harus dilakukan secara rutin agar pertumbuhan bawang merah tetap sehat dan tidak terganggu.

“Pada fase ini tanaman membutuhkan perhatian ekstra. Jika gulma dibiarkan tumbuh, unsur hara akan terbagi sehingga dapat memengaruhi perkembangan umbi,” katanya.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa diharapkan semakin memperkuat sinergi antara TNI dan petani, sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendorong peningkatan produksi pertanian.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Tekankan Transparansi dan Inovasi dalam Pengelolaan Dana Desa

Upaya tersebut juga dinilai sejalan dengan komitmen bersama untuk memperkuat ketahanan pangan dan menjaga keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Pamekasan.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU
Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat
KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa
PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah
Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern
Membeli Sama dengan Berbagi, Central 88 Gold and Jewellery Dedikasikan Hasil Usaha untuk Yatim
Ning Lia Dinilai Inspiratif, Raih Penghargaan Leadership dan Community Empowerment
JJS Gayam Pecah! Ribuan Warga Padati Jalan, Doorprize Jadi Magnet

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:42 WIB

NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:39 WIB

KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:29 WIB

PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Ning Lia Dinilai Inspiratif, Raih Penghargaan Leadership dan Community Empowerment

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:52 WIB

JJS Gayam Pecah! Ribuan Warga Padati Jalan, Doorprize Jadi Magnet

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:32 WIB

Eduwisata ke Markas TNI, Siswa SLBN Bugih Dapat Pengalaman Belajar Penuh Makna

Berita Terbaru