PAMEKASAN, nusainsider.com — Memasuki fase krusial pertumbuhan bawang merah, perawatan tanaman diintensifkan guna menjaga produktivitas dan kualitas hasil panen.
Babinsa Koramil 0826-05/Larangan, Koptu Achmad Ruslan Afandi, turun langsung ke lahan milik Muhlisin di Dusun Poto’an, Desa Panaguan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, untuk mendampingi petani melakukan perawatan tanaman.
Tanaman bawang merah yang telah memasuki usia sekitar 45 hari membutuhkan perhatian lebih karena berada pada tahap penting dalam pembentukan umbi.
Bersama pemilik lahan, Koptu Achmad Ruslan Afandi melakukan pembersihan gulma serta penggemburan tanah guna mengurangi persaingan unsur hara sekaligus memperbaiki sirkulasi udara di sekitar perakaran tanaman.
Menurutnya, pendampingan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penguatan sektor pertanian di wilayah binaan.
“Kami terus mendampingi petani mulai masa tanam hingga panen agar tanaman tumbuh optimal dan hasilnya maksimal,” ujar Koptu Achmad Ruslan Afandi.
Sementara itu, Muhlisin selaku pemilik lahan mengungkapkan bahwa perawatan tanaman pada usia 45 hari menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan panen. Ia menilai pembersihan gulma dan penggemburan tanah harus dilakukan secara rutin agar pertumbuhan bawang merah tetap sehat dan tidak terganggu.
“Pada fase ini tanaman membutuhkan perhatian ekstra. Jika gulma dibiarkan tumbuh, unsur hara akan terbagi sehingga dapat memengaruhi perkembangan umbi,” katanya.
Pendampingan yang dilakukan Babinsa diharapkan semakin memperkuat sinergi antara TNI dan petani, sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendorong peningkatan produksi pertanian.
Upaya tersebut juga dinilai sejalan dengan komitmen bersama untuk memperkuat ketahanan pangan dan menjaga keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Pamekasan.
![]()
Penulis : Wafa
















