SUMENEP, nusainsider.com — Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep terus memperkuat pembangunan infrastruktur dasar yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sepanjang tahun 2026.
Melalui program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), pembangunan MCK, serta pavingisasi, pemerintah daerah berupaya meningkatkan kualitas layanan dasar bagi masyarakat di wilayah daratan maupun kepulauan.
Petugas Dinas PUTR Sumenep, Chahyadi Pramudya, menjelaskan bahwa pada tahun 2026 pembangunan SPAM dilaksanakan di 10 titik. Dari jumlah tersebut, dua titik berada di wilayah daratan, sedangkan delapan titik lainnya tersebar di sejumlah wilayah kepulauan.
“Jadi pembangunannya di daratan ada dua titik, lalu delapan titik lainnya di kepulauan, seperti di Kombang, Talango, dan Pulau Giligenting,” ujar Chahyadi, Jumat (3/7/2026).
Menurutnya, program SPAM diprioritaskan bagi desa-desa yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih, terutama kawasan yang kerap dilanda kekeringan saat musim kemarau.
“Tujuannya tentu untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Setiap tahun memang ada desa-desa yang statusnya sulit mendapatkan air bersih. Nah, wilayah-wilayah seperti itu yang menjadi prioritas,” jelasnya.
Selain penyediaan air bersih, Dinas PUTR Sumenep juga melaksanakan pembangunan 34 unit MCK pada tahun 2026. Program tersebut menyasar sejumlah lembaga pendidikan serta masyarakat yang masih membutuhkan fasilitas sanitasi yang layak.
Petugas Dinas PUTR Sumenep, Raden Riano Irwansjah, mengatakan bahwa pembangunan MCK tidak hanya berorientasi pada jumlah, tetapi juga memperhatikan standar kesehatan dan keamanan lingkungan.
“Sanitasi MCK yang layak dan aman itu menggunakan tangki septik yang kedap air, termasuk fasilitas kloset yang memenuhi standar,” terangnya.
Ia berharap keberadaan fasilitas tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bersih.
Sementara itu, untuk mendukung aksesibilitas lingkungan permukiman, Dinas PUTR Sumenep juga mengalokasikan program pavingisasi di 11 titik yang tersebar di berbagai wilayah.
Kepala Dinas PUTR Kabupaten Sumenep, Eri Susanto, mengatakan seluruh program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang merata antara wilayah daratan dan kepulauan.
“Tentu kami dari Dinas PUTR membagi program ini baik untuk wilayah daratan maupun kepulauan. Artinya, sesuai dengan semangat Bapak Bupati Sumenep, seluruh program yang dimiliki Dinas PUTR akan dikerjakan sebaik mungkin demi kepentingan masyarakat,” ujar Eri.
Menurutnya, pemerataan pembangunan menjadi salah satu fokus utama Dinas PUTR agar seluruh masyarakat, tanpa memandang lokasi tempat tinggal, dapat menikmati infrastruktur dasar yang memadai.
Ia menambahkan, keberadaan SPAM, MCK, dan pavingisasi tidak hanya mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan, memperlancar mobilitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
“Harapan kami, seluruh program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga Kabupaten Sumenep secara berkelanjutan,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Wafa
















