Dari Daratan hingga Kepulauan, PUTR Sumenep Bangun SPAM, MCK, dan Jalan Paving untuk Warga

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Istimewa for nusainsider.com/Adv

Foto. Istimewa for nusainsider.com/Adv

SUMENEP, nusainsider.com Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep terus memperkuat pembangunan infrastruktur dasar yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sepanjang tahun 2026.

Melalui program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), pembangunan MCK, serta pavingisasi, pemerintah daerah berupaya meningkatkan kualitas layanan dasar bagi masyarakat di wilayah daratan maupun kepulauan.

Petugas Dinas PUTR Sumenep, Chahyadi Pramudya, menjelaskan bahwa pada tahun 2026 pembangunan SPAM dilaksanakan di 10 titik. Dari jumlah tersebut, dua titik berada di wilayah daratan, sedangkan delapan titik lainnya tersebar di sejumlah wilayah kepulauan.

“Jadi pembangunannya di daratan ada dua titik, lalu delapan titik lainnya di kepulauan, seperti di Kombang, Talango, dan Pulau Giligenting,” ujar Chahyadi, Jumat (3/7/2026).

Menurutnya, program SPAM diprioritaskan bagi desa-desa yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih, terutama kawasan yang kerap dilanda kekeringan saat musim kemarau.

“Tujuannya tentu untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Setiap tahun memang ada desa-desa yang statusnya sulit mendapatkan air bersih. Nah, wilayah-wilayah seperti itu yang menjadi prioritas,” jelasnya.

Selain penyediaan air bersih, Dinas PUTR Sumenep juga melaksanakan pembangunan 34 unit MCK pada tahun 2026. Program tersebut menyasar sejumlah lembaga pendidikan serta masyarakat yang masih membutuhkan fasilitas sanitasi yang layak.

Baca Juga :  Dinkes Pamekasan Panggil Direksi RS Larasati, Ungkap Fakta Baru Penanganan Pasien Salamah

Petugas Dinas PUTR Sumenep, Raden Riano Irwansjah, mengatakan bahwa pembangunan MCK tidak hanya berorientasi pada jumlah, tetapi juga memperhatikan standar kesehatan dan keamanan lingkungan.

“Sanitasi MCK yang layak dan aman itu menggunakan tangki septik yang kedap air, termasuk fasilitas kloset yang memenuhi standar,” terangnya.

Ia berharap keberadaan fasilitas tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bersih.

Baca Juga :  Ngopeni Sumenep, Inilah Daftar Juara Festival Musik Tongtong Se-Madura 2024

Sementara itu, untuk mendukung aksesibilitas lingkungan permukiman, Dinas PUTR Sumenep juga mengalokasikan program pavingisasi di 11 titik yang tersebar di berbagai wilayah.

Kepala Dinas PUTR Kabupaten Sumenep, Eri Susanto, mengatakan seluruh program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang merata antara wilayah daratan dan kepulauan.

“Tentu kami dari Dinas PUTR membagi program ini baik untuk wilayah daratan maupun kepulauan. Artinya, sesuai dengan semangat Bapak Bupati Sumenep, seluruh program yang dimiliki Dinas PUTR akan dikerjakan sebaik mungkin demi kepentingan masyarakat,” ujar Eri.

Menurutnya, pemerataan pembangunan menjadi salah satu fokus utama Dinas PUTR agar seluruh masyarakat, tanpa memandang lokasi tempat tinggal, dapat menikmati infrastruktur dasar yang memadai.

Baca Juga :  Waspada Ancaman Handak Ilegal, Polres Sumenep Tangkap Warga Banjar Barat

Ia menambahkan, keberadaan SPAM, MCK, dan pavingisasi tidak hanya mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan, memperlancar mobilitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Harapan kami, seluruh program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga Kabupaten Sumenep secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi
Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram
“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda
Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep
NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU
Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat
KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa
PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:54 WIB

“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:42 WIB

NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:39 WIB

KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:29 WIB

PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Berita Terbaru