SUMENEP, nusainsider.com — Semangat kebersamaan, pendidikan karakter, dan penguatan jiwa kepemimpinan mewarnai pelaksanaan Kemah HIMMAH ke-51 yang diselenggarakan Yayasan Pondok Pesantren Al-Islamiyah di Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Rabu (8/7/2026).
Agenda tahunan yang menjadi salah satu program unggulan pesantren tersebut tidak sekadar menjadi ajang kepramukaan. Lebih dari itu, Kemah HIMMAH menjadi ruang pembentukan karakter santri melalui pembinaan kepemimpinan, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, kepedulian sosial, hingga semangat pengabdian kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 50 prajurit Yonif TP 931/KJ Sumenep diterjunkan untuk memberikan berbagai materi pembinaan kepada ratusan santri peserta kemah. Kehadiran para prajurit disambut antusias oleh peserta yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Komandan Yonif TP 931/KJ Sumenep, Mayor Inf. Aditya Danang Puyltranto, S.S.T.HAN., M.A.P., menegaskan bahwa pembentukan karakter generasi muda harus dimulai sejak dini melalui penanaman nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, dan cinta Tanah Air.
“Generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan dengan baik. Kepemimpinan tidak lahir secara instan, melainkan dibentuk melalui disiplin, kejujuran, tanggung jawab, serta kemauan untuk terus belajar dan mengabdi. Kami berharap para santri memiliki karakter yang kuat, berakhlak baik, mampu menjadi teladan, serta siap memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan TNI dalam dunia pendidikan merupakan bagian dari komitmen institusi untuk mendukung pembinaan generasi muda melalui pendekatan edukatif, humanis, dan inspiratif.
“TNI tidak hanya hadir menjaga kedaulatan negara, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut membina generasi penerus. Sinergi dengan dunia pendidikan, khususnya pondok pesantren, menjadi langkah strategis dalam melahirkan generasi yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta memiliki semangat persatuan dan pengabdian,” tambahnya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, Komandan Yonif TP 931/KJ Sumenep bersama jajaran juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada peserta Kemah HIMMAH.
Bantuan tersebut menjadi simbol dukungan TNI terhadap upaya pembinaan karakter yang selama ini konsisten dilakukan Yayasan Pondok Pesantren Al-Islamiyah.
Sementara itu, Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Al-Islamiyah, KH. Ali Jufri Hisyam, menyampaikan apresiasi kepada Yonif TP 931/KJ Sumenep atas kontribusi nyata dalam memberikan pembinaan kepada para santri.
Menurut kiai muda yang dikenal dengan julukan Kanjeng Toan tersebut, kolaborasi antara pesantren dan TNI merupakan sinergi strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan agama, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, disiplin, serta kepedulian sosial.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Komandan Yonif TP 931/KJ Sumenep beserta seluruh personel yang telah hadir berbagi ilmu, pengalaman, dan motivasi kepada para santri. Kehadiran TNI memberikan inspirasi bahwa kedisiplinan, tanggung jawab, semangat kebangsaan, dan pengabdian merupakan nilai-nilai yang harus dimiliki setiap generasi muda,” tuturnya.
Ia menjelaskan, Kemah HIMMAH yang telah memasuki penyelenggaraan ke-51 merupakan agenda pembinaan tahunan yang terus dikembangkan sebagai sarana mencetak santri yang unggul, mandiri, dan berkarakter.
“Kami tidak hanya ingin melahirkan santri yang kuat dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, disiplin, kemampuan bekerja sama, kepedulian sosial, serta siap menghadapi tantangan zaman. Karena itu, kami menghadirkan berbagai pihak, termasuk TNI, agar para santri memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas dan aplikatif,” jelasnya.
KH. Ali Jufri Hisyam berharap sinergi antara Yayasan Pondok Pesantren Al-Islamiyah dan Yonif TP 931/KJ Sumenep dapat terus berlanjut sebagai bagian dari ikhtiar bersama mencetak generasi penerus bangsa yang berintegritas, berakhlak mulia, cinta Tanah Air, dan siap mengabdikan diri kepada masyarakat.
Untuk diketahui, Kemah HIMMAH ke-51 diikuti ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Al-Islamiyah.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai agenda kepramukaan, pelatihan kepemimpinan, pembinaan karakter, edukasi sosial, permainan edukatif, hingga aktivitas yang menumbuhkan semangat kebersamaan, kemandirian, dan pengabdian.
Melalui penyelenggaraan Kemah HIMMAH ke-51, Yayasan Pondok Pesantren Al-Islamiyah kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya menanamkan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga membangun karakter, kepemimpinan, serta wawasan kebangsaan melalui kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk TNI.
![]()
Penulis : Wafa
















