Akun WhatsApp ‘CV Sumber Jaya Barokah’ Lenyap, Alumni Ponpes Aqidah Usymuni Desak Polda Jatim Usut Pemilik Jasa

Jumat, 12 Desember 2025 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Toifur Ali Wafa, Alumni pondok pesantren Aqidah Usymuni sekaligus Pimred media nusainsider.com

Foto. Toifur Ali Wafa, Alumni pondok pesantren Aqidah Usymuni sekaligus Pimred media nusainsider.com

SUMENEP, nusainsider.com Setelah mencuatnya pemberitaan mengenai dugaan penipuan dan pemerasan yang diduga dilakukan oleh CV Sumber Jaya Barokah terhadap Pondok Pesantren Aqidah Usymuni, muncul perkembangan baru yang semakin memperkuat kecurigaan publik.

Nomor WhatsApp yang sebelumnya digunakan oleh seseorang yang diduga sebagai orang lapangan perusahaan, bernama Novian Romy Saputra, tiba-tiba tidak lagi terdaftar sebagai akun aktif.

Bappeda Sumenep

Perubahan mendadak itu memicu kecaman keras dari salah satu alumni Pondok Pesantren Aqidah Usymuni sekaligus Pimpinan Redaksi Nusainsider.com, Toifur Ali Wafa.

Baca Juga :  Lari ke Kediri, Pencuri Sapi Asal Lenteng Akhirnya Dibekuk Polisi

Dalam keterangan rilis yang diterima media ini, ia menilai tindakan tersebut sangat patut dicurigai sebagai bagian dari skenario penipuan yang dilakukan secara sengaja untuk menghilangkan jejak.

Toifur menyebut, penghapusan akun WhatsApp tersebut justru mempertegas dugaan kuat adanya upaya menghindar dari pertanggungjawaban.

“Ketika nomor yang biasa digunakan tiba-tiba hilang setelah kasus ini terangkat, publik tentu menilai ada sesuatu yang disembunyikan,” tegasnya.

Upaya pewarta untuk melakukan konfirmasi juga tidak berhasil. Dari tiga nomor WhatsApp yang dimiliki dan terdaftar sebagai kontak milik CV Sumber Jaya Barokah, tidak satu pun memberikan respons. Diamnya seluruh kontak tersebut, menurut Toifur, mengindikasikan adanya kesengajaan untuk menghindari komunikasi.

Baca Juga :  Berikut Kriteria Khusus Tenaga Ahli Yang Dibutuhkan DPRD Kabupaten Sumenep, Buruan.

Ia menegaskan bahwa dugaan praktik penipuan ini harus segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.

“Kasus seperti ini tidak boleh dibiarkan. Aparat harus turun tangan, perusahaan tersebut harus diperiksa, dan jika terbukti, jasa mereka harus dihentikan serta pihak yang bertanggung jawab wajib ditangkap agar ada efek jera,” ujarnya.

Kasus ini menjadi perhatian karena sebelumnya Pondok Pesantren Aqidah Usymuni telah dirugikan melalui modus jasa sedot WC yang mematok biaya tidak wajar. Dugaan praktik serupa disinyalir juga menyasar lembaga lain.

Baca Juga :  Dalam Rangka Hari Puspa Nasional, DLH Sumenep Ajak Masyarakat Menjaga Keberlangsungan Lingkungan

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Sumber Jaya Barokah belum memberikan klarifikasi resmi.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi
HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen
PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait
Isu Maladministrasi Seleksi Sekda Dipatahkan Surat Resmi BKN, Begini
Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan
Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar
banner 325x300

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:53 WIB

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:21 WIB

HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:31 WIB

PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:29 WIB

Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:47 WIB

Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:46 WIB

Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:47 WIB

Dari Bencana Menuju Harapan, BAZNAS Sumenep Perbaiki Rumah Warga Pabian

Berita Terbaru