Bea Cukai Kanwil Jatim I Dukung Aktivis ALARM Berantas Rokok Ilegal di Sumenep Madura

Senin, 10 Februari 2025 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Bea Cukai Jatim respon Baik terkait kawalan Kasus maraknya rokok ilegal di Pulau Madura yang tampaknya masih jauh panggang dari api.

Indikasinya, beberapa kasus yang diungkap akhir-akhir ini oleh berbagai Aktivis dan Insan Pers utamanya ALARM Sumenep tidak menyentuh secara langsung ke produsen dan hanya menyentuh Toko-toko kecil sebagai Korban dari Usaha Ilegal tersebut.

Salahsatunya Produk rokok Merek Gico, Dubai, Fantastic klik, Fantastic Mild, Milde, Milde Bold, Rebel, Albaik dan Albaik Mentol Hijau.

Kepala Bidang Penindakan dan penyidikan (Kabid P2) Kanwil DJBC Jatim I Achmad Fatoni mengeklaim penindakan rokok ilegal sangat dimungkinkan dilakukan sampai tingkat produsen.

”Kalau teman-teman penindakan pasti menelusuri dari barang yang didapat dan siapa yang punya. Cuman kadang-kadang sulit di pembuktiannya,” kata Fatoni dilansir media Radarmadura.id 5 Februari 2025 kemarin.

Menurut Fatoni, pihaknya sudah berulang kali minta Bea Cukai Madura untuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) terkait dan insan pers.

Baca Juga :  Mapolres Sumenep Gelar Sosialisasi Asabri dan Perbankan untuk Personel Pensiun

Dengan begitu, pengungkapan produsen rokok ilegal di Madura bisa dituntaskan hingga ke akar-akarnya. Tidak hanya berkutat pada penangkapan di pengedar.

”Intinya, kami ingin penindakan rokok ilegal ini tuntas. Peluang melakukan penyelidikan hingga tingkat produsen ini terbuka,” ungkapnya.

Kalau yang memproduksi rokok ilegal ini terdaftar sebagai yang punya izin akan lebih mudah daripada yang sembunyi-sembunyi dan tidak memiliki izin,” Tambahnya singkat.

Baca Juga :  DRT Kembali Dukung Madura Fest 2026, H. Syafwan Wahyudi: Pabrik Muda Harus Berani Berkarya untuk Daerah

Sementara itu, CEO Aktivis Aliansi pemuda reformasi Melawan (ALARM) Sumenep mengapresiasi langkah yang akan diambil Bea cukai Jatim tersebut.

Bahkan, Pihaknya siap memberikan Alat bukti lain dalam upaya mendukung langkah Positif serta keberanian Bea cukai dalam pemberantasan Rokok Ilegal di Madura Utamanya kabupaten Sumenep ini”, Kata Toifur Ali wafa, CEO ALARM Sekaligus Wartawan Muda asal Sumenep kepeda media ini, Senin 9 Februari 2025.

Pihaknya bahkan siap menjadi Arah jalan menuju Gudang produsen rokok Ilegal yang ada di Sumenep, utamanya Milik HM sebagai pengusaha terbesar di kabupaten Sumenep.

“Kami bersama teman-teman Aktivis sudah mempersiapkan berbagai merk Rokok ilegal milik HM serta Bukti Tindak pidana Pencucian uang (TPPU) hasil dari Bisnis ilegal tersebut mas. Kuncinya, Bea Cukai Kanwil Jatim berani menindak tegas serta mengambil seluruh Aset tersebut dan memberantasnya Tanpa sisa”, Jelasnya.

Toifur sapaan akrabnya berjanji akan membuktikan Sikap baik Bea cukai kanwil Jatim serta menutupi kendala yang disampaikan ke berbagai media terkait susahnya melakukan penindakan Rokok Ilegal di Madura.

“Semua Buktinya sudah siap Mas, dalam Minggu-minggu ini kami akan kembali lagi ke Kantor Kanwil Bea Cukai Kanwil Jatim guna Laporan serta membawa Bukti-bukti peredaran rokok Ilegal serta Hal Lain yang dibutuhkan”, Tutupnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru