Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Fraksi Gerindra-PKS DPRD Kabupaten Sumenep mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep agar memberikan perhatian lebih serius terhadap percepatan pembangunan di wilayah kepulauan.

Desakan tersebut disampaikan dalam laporan hasil Reses III Tahun Sidang 2026 yang dibacakan Juru Bicara Fraksi Gerindra-PKS, Syamsul Bahri, pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumenep, Jumat (10/7/2026).

Dalam laporannya, Fraksi Gerindra-PKS menilai hingga saat ini masih terjadi kesenjangan pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauan. Ketimpangan tersebut terlihat dari belum optimalnya layanan kelistrikan, infrastruktur dasar, akses transportasi, hingga pelayanan kesehatan di sejumlah pulau.

Syamsul Bahri menegaskan bahwa pemerataan pembangunan tidak akan tercapai apabila masyarakat kepulauan masih mengalami keterbatasan akses terhadap layanan dasar, terutama energi listrik.

“Pemerataan pembangunan tidak akan terwujud tanpa pemerataan akses energi. Sudah saatnya wilayah kepulauan mendapatkan perhatian yang lebih serius agar tidak terus tertinggal, sehingga seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara adil dan merata,” tegasnya saat menyampaikan laporan fraksi.

Fraksi Gerindra-PKS secara khusus menyoroti kondisi masyarakat di Kecamatan Sapeken yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan pasokan listrik. Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap berbagai sektor, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, aktivitas ekonomi, perikanan, pelaku UMKM, hingga pelayanan pemerintahan.

Baca Juga :  Aduan Resmi Didaftarkan, Marwah DPRD Pamekasan di Tangan Badan Kehormatan

Karena itu, Pemkab Sumenep didorong untuk lebih intensif membangun koordinasi dengan pemerintah pusat agar peningkatan layanan kelistrikan di wilayah kepulauan dapat segera direalisasikan.

Selain persoalan kelistrikan, hasil reses juga menghimpun berbagai aspirasi masyarakat pada sektor pertanian, perikanan, dan kelautan. Di antaranya terkait kelangkaan pupuk bersubsidi, kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan), bantuan alat tangkap ramah lingkungan, pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI), pembangunan breakwater, hingga jaminan ketersediaan solar bersubsidi bagi nelayan kecil.

Baca Juga :  Seluruh Club Ancam Bakal Cuti Tahun Ini, Komding Akan Mengalami Dilema Besar

Di bidang infrastruktur, masyarakat juga mengusulkan percepatan pembangunan dan perbaikan jalan serta jembatan, penambahan penerangan jalan umum (PJU), normalisasi saluran drainase, pembangunan dermaga, hingga peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan.

Menutup laporannya, Fraksi Gerindra-PKS menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh aspirasi masyarakat agar menjadi bagian dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) serta masuk dalam prioritas kebijakan anggaran daerah.

“Fraksi Gerindra-PKS mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep beserta jajaran OPD terkait untuk segera menindaklanjuti laporan reses ini. Fraksi akan mengawal ketat seluruh poin aspirasi ini agar masuk ke dalam dokumen RKPD dan prioritas kebijakan anggaran selanjutnya,” tutup Syamsul Bahri.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon
Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas
DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia
PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak
Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep
Yuddy Chrisnandi Apresiasi Diplomasi Prabowo: Jakarta Tak Lagi Sekadar Tamu, Kini Jadi Tuan Rumah Dunia
FGD “NgomBe” Bahas Masa Depan MBG di Sumenep, Pemkab Dorong Evaluasi Menyeluruh

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53 WIB

Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:58 WIB

Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:26 WIB

Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:23 WIB

DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:32 WIB

PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:32 WIB

Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:27 WIB

Yuddy Chrisnandi Apresiasi Diplomasi Prabowo: Jakarta Tak Lagi Sekadar Tamu, Kini Jadi Tuan Rumah Dunia

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:59 WIB

FGD “NgomBe” Bahas Masa Depan MBG di Sumenep, Pemkab Dorong Evaluasi Menyeluruh

Berita Terbaru