Kreativitas Warga Sumenep Dipamerkan, Diskoperindag Bawa Produk Lokal ke MNV 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Achmad Fauzi wongsojudo saat berkunjung ke Stan DKPP dalam Gelaran MNV & MCF 2026

Foto. Bupati Achmad Fauzi wongsojudo saat berkunjung ke Stan DKPP dalam Gelaran MNV & MCF 2026

SUMENEP, nusainsider.com Ragam produk unggulan masyarakat Kabupaten Sumenep mendapat ruang promosi dalam Pameran Pembangunan Madura Night Vaganza (MNV) 2026.

Tidak hanya memamerkan produk UMKM, stan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Sumenep juga menyuguhkan informasi mengenai program dan capaian pembangunan di sektor koperasi, UMKM, industri dan perdagangan.

Kehadiran Diskoperindag Sumenep di ajang tersebut dipimpin langsung Kepala Diskoperindag Sumenep, Moh. Ramli. Bersama jajaran, ia melihat langsung berbagai produk yang ditampilkan sekaligus memperkenalkan potensi usaha masyarakat kepada para pengunjung.

Beragam produk lokal menghiasi stan Diskoperindag, mulai dari batik, produk herbal, kacang mente, jagung, kue kering, klemben jadul, keripik singkong, aneka sambal, petis, kuping gajah hingga keripik tempe.

Tidak hanya makanan, sejumlah minuman tradisional khas juga ikut diperkenalkan, seperti poka’, kunyit asam dan sinom. Beragam produk jamu turut menjadi bagian dari tampilan stan, di antaranya jamu kuat, jamu empot-empot, jamu galian singset hingga jamu galian montok.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Prihatin Proyek Mangkrak, Minta Perencanaan Program Perikanan Dievaluasi Total

Sementara dari sektor kerajinan, pengunjung dapat melihat sejumlah suvenir khas berupa gantungan kunci dan tempelan kulkas.

Beragam produk tersebut menjadi gambaran potensi ekonomi masyarakat Sumenep yang tumbuh dari berbagai sektor. Mulai dari pangan, kerajinan, minuman tradisional, olahan herbal hingga produk jamu.

Kepala Diskoperindag Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, mengatakan keikutsertaan dalam Pameran Pembangunan MNV 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan produk lokal sekaligus menunjukkan perkembangan sektor yang menjadi tanggung jawab instansinya.

“Melalui pameran ini, kami ingin masyarakat dapat melihat secara langsung berbagai potensi produk yang dihasilkan pelaku usaha di Sumenep. Ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan dan mendorong produk lokal agar semakin dikenal,” kata Ramli.

Menurutnya, promosi menjadi salah satu aspek penting untuk membantu produk lokal menjangkau pasar yang lebih luas. Namun, promosi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas dan inovasi.

Baca Juga :  Upaya Tekan Angka Kemiskinan, DPMD Sumenep Gelar Sosialisasi dan Bimtek LPJ BKK Provinsi Jatim

Karena itu, Diskoperindag terus mendorong para pelaku usaha untuk mempertahankan kualitas produk, memperbaiki kemasan serta menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan pasar.

“Kami berharap keikutsertaan ini tidak berhenti pada kegiatan pameran, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya memperluas pemasaran produk lokal dan mendorong pelaku usaha untuk terus berinovasi,” ujarnya.

Selain memamerkan produk unggulan, stan Diskoperindag Sumenep juga menyajikan informasi mengenai berbagai program dan capaian pembangunan. Informasi tersebut menjadi sarana untuk memberikan gambaran kepada masyarakat terkait upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan koperasi, UMKM, industri dan perdagangan.

Dengan demikian, kehadiran Diskoperindag dalam Pameran Pembangunan MNV 2026 tidak sekadar menjadi ruang promosi produk. Ajang tersebut juga menjadi media untuk memperkenalkan program serta hasil kerja pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Dari Rumah Gedek ke Harapan Baru: Baznas Bangun Rumah Warga Miskin

Pameran Pembangunan MNV 2026 merupakan bagian dari rangkaian Madura Culture Festival (MCF) #4. Kegiatan tersebut berlangsung mulai 26 Agustus hingga 4 September 2026 dengan melibatkan berbagai unsur dan menghadirkan beragam agenda.

Madura Night Vaganza menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, pelaku usaha, UMKM, ekonomi kreatif dan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, produk lokal memiliki kesempatan lebih luas untuk dikenal, sementara masyarakat dapat melihat langsung beragam potensi ekonomi yang dimiliki Kabupaten Sumenep.

Bagi Moh. Ramli, keikutsertaan Diskoperindag dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat promosi produk lokal sekaligus mendorong pelaku usaha agar terus berkembang dan memiliki daya saing.

Beragam produk yang ditampilkan menjadi bukti bahwa kekuatan ekonomi daerah tidak hanya bertumpu pada sumber daya yang tersedia, tetapi juga pada kreativitas masyarakat dalam mengolahnya menjadi produk bernilai ekonomi.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Tak Hanya Sukses Gelar Event, Pemkab Sumenep Tunjukkan Komitmen Jaga Kebersihan GOR A Yani
Dugaan Pungli Muncul di Tengah Meriahnya MCF-MNV 2026, Pengunjung Minta Satpol PP Segera Bertindak
Dari Sonar Mosem Nemor hingga Sandoreng, 12 Daerah Ramaikan Panggung MCF #4 Sumenep
Satu Panggung, Tujuh Warna Budaya! MCF 2026 Satukan Seni Jawa Timur di Sumenep
Di Balik Gemerlap MNV-MCF 2026, Tangisan Anak Hilang Nyaris Tak Terdengar dari Panggung Utama
Madura Culture Fest 4, Panggung Kolaborasi Seni dan Budaya dari Berbagai Daerah akan Menyatu Nanti Malam
Dari Olahraga hingga Kolaborasi, Tujuh Organisasi Kesehatan Gelar Fun Run di Sumenep
Tari Mustikaning Kenya Warnai MCF 2026, Tuban Bawa Pesona Budaya ke Sumenep

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:34 WIB

Tak Hanya Sukses Gelar Event, Pemkab Sumenep Tunjukkan Komitmen Jaga Kebersihan GOR A Yani

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:58 WIB

Dugaan Pungli Muncul di Tengah Meriahnya MCF-MNV 2026, Pengunjung Minta Satpol PP Segera Bertindak

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Dari Sonar Mosem Nemor hingga Sandoreng, 12 Daerah Ramaikan Panggung MCF #4 Sumenep

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Satu Panggung, Tujuh Warna Budaya! MCF 2026 Satukan Seni Jawa Timur di Sumenep

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Di Balik Gemerlap MNV-MCF 2026, Tangisan Anak Hilang Nyaris Tak Terdengar dari Panggung Utama

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Dari Olahraga hingga Kolaborasi, Tujuh Organisasi Kesehatan Gelar Fun Run di Sumenep

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Tari Mustikaning Kenya Warnai MCF 2026, Tuban Bawa Pesona Budaya ke Sumenep

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bedah Buku Alumni PMII di Jombang, Muhaimin Dorong Gerakan Selamatkan NU

Berita Terbaru