Ellena Gabrielle : Pelajar Indonesia Terbitkan Buku tentang Habitat Burung di Singapura

Minggu, 13 Agustus 2023 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINGAPURA, nusainsider.com Ellena Gabrielle namanya. Alumnus SMP Santa Ursula Jakarta ini mencatat prestasi luar biasa. Dalam usianya yang masih sangat muda, Ellena telah menulis dan menerbitkan buku mengenai habitat dan jenis burung di Singapura.

Tidak tanggung-tanggung, 20 jenis burung itu selain dipetakan dan dituliskan, juga dilukis secara detail dalam bukunya yang berjudul “Get to Know Them: Introduction to Singapore’s Common Bird Folk”.

“Saya menyukai kehidupan para burung sebagai ruh alami kehidupan kita,” ujar Ellena saat bertemu Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh, Suryo Pratomo, di KBRI Singapura akhir Juli lalu.

Rupanya, kecintaanya pada burung mencapai puncak saat pandemi. Ellena memulai masa SMA-nya di SJI International School bertepatan dengan pandemi covid-19 melanda seluruh dunia.

Aktivitasnya terbatas, sehingga ia banyak menghabiskan waktu menelusuri taman-taman kota. Gadis yang punya hobi menggambar dan melukis itu sangat menikmati aktivitas melihat serta mengamati burung-burung yang banyak tersedia di Singapura.

Baca Juga :  Di duga Suruhan PT MSM Anggota Brimob Polda Sulut Aniaya pekerja Tambang di Tatelu

Kebetulan, Ellena juga berkewajiban melakukan proyek akademis sebagai bagian dari kurikulum sekolahnya saat itu. Sehingga, dia memilih hobinya itu sebagai bentuk proyek akademisnya.

Hampir setiap hari selama 3-4 jam dia habiskan untuk berkelana ke belasan sudut kota dan taman di Singapura, demi dapat mengamati dan mengambil gambar burung, merekam suaranya, dan kemudian mencocokkannya dengan database burung internasional.

“Ada kepuasan tersendiri saat saya berhasil mengetahui bahwa ada spesies burung yang sulit ditemukan orang awam, bisa saya temukan,” ungkap Ellena dengan mata berbinar.

Hasil pengamatan itu kemudian dia catat dan dia rangkai dalam narasi bercerita. Narasinya menggunakan gaya bahasa yang dekat dengan kalangan remaja seusianya.

Akan tetapi, narasi saja tidak cukup. Dengan bakat visualnya yang luar biasa, Ellena melukis setiap burung yang dia temukan secara detail dengan menggunakan medium kertas dan cat air. Setiap ilustrasi 20 burung yang terdata dalam buku ini adalah hasil lukisannya.

“Buku ini luar biasa dan menemukan moment yang tepat, karena semasa pandemic, banyak burung langka yang sebelumnya jarang bisa ditemui di Singapura, bisa ditemukan Ellena.” Ujar Dubes Suryo Pratomo.

Dia juga menambahkan tidak banyak remaja yang mau menekuni bidang ini, bahkan, di Indonesia, ahli burung termasuk langka.

“Jika Ellena serius melanjutkan bidang ini maka dia akan menjadi harapan masa depan dalam keilmuan mengenai burung,” ujar Dubes Suryo Pratomo lagi.

Buku “Get to Know Them: Introduction to Singapore’s Common Bird Folk tidak hanya menjadi buku pertama yang ditulis Ellena, tapi juga buku pertama yang ditulis pelajar Indonesia yang diterbitkan dan didistribusikan jaringan penerbit terkemuka di Singapura.

Bahkan, hingga pertengahan Agustus ini, buku ini menjadi salah satu dari 10 buku terlaris di sebuah jaringan toko buku internasional di Singapura. Buku ini direkomendasikan menjadi salah satu panduan komprehensif untuk beragam spesies burung di Singapura.

Saat acara “meet & Greet” yang dilaksanakan di toko buku ternama di Singapura, awal Agustus lalu, belasan anak-anak menyambut Ellena dengan antusias.

“I want to be like you,” teriak seorang anak Perempuan sambil menyodorkan buku karya Ellena untuk ditandatangani. Dengan antusias, anak itu bertanya mengenai burung apa saja yang menjadi favorit Ellena.

“Buku Ellena ini menunjukkan kombinasi kemampuan sains, terutama terkait dengan ornitologi dengan kemampuan seni visual realisme yang sangat kuat dari Ellena,“ ujar Atase Pendidikan & kebudayaan KBRI Singapura, Satrya Wibawa.

Buku ini, tidak hanya menjadi capaian personal dari Ellena, tapi juga, “capaian kemampuan pelajar Indonesia menembus pasar buku internasional, sekaligus berkontribusi pada keilmuan natural Singapura,” ujar Satrya memberikan apresiasinya.

Baca Juga :  Hendra Sebut Dugaan Mark Up Harga ATK Kepsek SMA 6 dan CV Anugerah Ilmu Porodisa Coreng Pemerintahan ODSK SULUT

Bagi Ellena, buku ini juga menjadi representasi minatnya pada dua keilmuan yang kelihatannya berbeda arah, tapi justru saling mendukung, yakni seniman dan ilmuwan.

“Saya tidak bisa memilih profesi yang mana yang lebih berat secara objektif, karena kedua profesi ini memiliki tantangan dan tanggung jawab yang unik, “ ujarnya.

Bagi Ellena, seniman adalah profesi yang cukup menantang karena butuh ekspresi kreatif, pemahaman mendalam tentang media yang digunakan, dan kemampuan untuk mengkomunikasikan ide, pesan, dan emosi melalui karya seni.

“Tapi ilmuwan juga unik karena memerlukan pemahaman yang mendalam tentang bidang tertentu, metode penelitian yang akurat, proses yang panjang, dan butuh analisis data,” imbuhnya.

Karena itulah, Ellena kini melanjutkan studi sarjananya ke Australia dengan mengambil jurusan Environmental Studies dan Visual Arts di University of Sydney.

Di tengah kesibukannya memulai tahun pertama sebagai mahasiswa, Ellena dinyatakan lolos mewakili Indonesia di kompetisi Ilustrasi 29th Biennial of Illustration Bratislava 2023 yang akan diikuti oleh 40 negara dari 300-an illustrator. “It’s a blessing for me, “ ujarnya sambil tersenyum dan, “life is full of surprise”, lanjutnya.

Baca Juga :  Kepala Cabang PT PELNI Melarang Wartawan Sulut Masuk Dan Meliput Di Dalam Pelabuhan Bitung

Kejutan lain pun rupanya datang. Agustus tahun ini Ellena kembali ke Singapura diundang oleh National Youth Achievement Award Council untuk diwawancarai dalam rangka penghargaan medali emas bagi Ellena sebagai bentuk penghargaan terhadap usahanya dalam pendataan burung-burung di Singapura.

Tahun depan, saat presiden Singapura terpilih dilantik, Ellena akan kembali diundang ke Singapura untuk menerima penghargaan langsung dari presiden Singapura.

Dalam rangka memperingati HUT ke-78 RI, Ellena punya makna spesial dari kata “merdeka” yang ingin ia bagikan kepada para pembaca. “Arti merdeka buat saya adalah kebebasan untuk mengejar mimpi dan kemauanmu sendiri, dan dapat memilih apa yang kamu mau teruskan tanpa halangan,” pungkasnya.

Tentu, termasuk mengamati, menulis dan melukis mengenai habitat burung di Australia dan Indonesia, yang sekarang menjadi target berikutnya. “Tunggu saja,” Ujar Ellena sambil tersenyum.

Loading

Berita Terkait

Penghargaan Gubernur untuk Rektor Unitomo, Dukungan Kemdiktisaintek Perkuat Citra Kampus Berdampak
Bentuk Doa dan Terima Kasih, JSI Sumenep Beri Kejutan Ulang Tahun untuk Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar
Haji Udik Ajak Perusahaan Rokok Prioritaskan Tembakau Petani Sumenep, Demi Ekonomi Daerah
Lewat Program Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berkendara Sejak Usia Dini
Roadshow Madura, Senator DPD RI Lia Istifhama Perkuat Jaringan Pembangunan Berbasis Aspirasi Daerah
Unitomo Friendship Run 2026 Jadi Magnet Pecinta Lari, Ratusan Peserta Semarakkan Dies Natalis ke-45
Sinergi untuk Ketahanan Energi, SKK Migas dan PC North Madura II Rangkul Nelayan Pesisir Sampang
DPD RI Lia Istifhama sebut Sumenep Layak Jadi Kabupaten Kepulauan demi Masa Depan Maritim

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:12 WIB

Penghargaan Gubernur untuk Rektor Unitomo, Dukungan Kemdiktisaintek Perkuat Citra Kampus Berdampak

Senin, 27 Juli 2026 - 15:35 WIB

Bentuk Doa dan Terima Kasih, JSI Sumenep Beri Kejutan Ulang Tahun untuk Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar

Senin, 27 Juli 2026 - 10:35 WIB

Haji Udik Ajak Perusahaan Rokok Prioritaskan Tembakau Petani Sumenep, Demi Ekonomi Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 08:13 WIB

Lewat Program Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berkendara Sejak Usia Dini

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:25 WIB

Roadshow Madura, Senator DPD RI Lia Istifhama Perkuat Jaringan Pembangunan Berbasis Aspirasi Daerah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:30 WIB

Sinergi untuk Ketahanan Energi, SKK Migas dan PC North Madura II Rangkul Nelayan Pesisir Sampang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:53 WIB

DPD RI Lia Istifhama sebut Sumenep Layak Jadi Kabupaten Kepulauan demi Masa Depan Maritim

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:06 WIB

Kementan Percayakan Program Strategis ke Sumenep, Bupati Fauzi Tegaskan Komitmen Sejahterakan Petani

Berita Terbaru