BPRS Bhakti Sumekar Sosialisasikan Program Kejar bagi Pelajar

Senin, 1 Juli 2024 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com BPRS Bhakti Sumekar aktif turun ke lembaga untuk menyosialisasikan program menabung kepada pelajar.

Termasuk memaksimalkan program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar).

Program tersebut sebagai bentuk aksi gerakan pelajar menabung dalam rangka implementasi Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung (HIM).

Sebab, dengan membiasakan masyarakat menabung sejak dini, dapat memberikan efek positif bagi pelajar menuju masa depan yang lebih cemerlang.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar mengatakan, program Kejar diimplementasikan melalui tabungan Simpanan Pelajar (Simpel).

Yaitu, tabungan untuk siswa yang diterbitkan secara nasional oleh sejumlah bank di Indonesia, termasuk BPRS Bhakti Sumekar.

Baca Juga :  Bupati Award 2024 Berlangsung Khidmat, Upaya Lahirkan Terobosan Pelayanan dan Inovasi

Keunggulan tabungan ini persyaratan mudah dan sederhana serta fitur yang menarik untuk mendorong budaya menabung sejak dini.

”Itu bertujuan untuk peningkatan literasi dan inklusi keuangan sejak dini,” katanya.

Fajar mengaku, selama ini sudah berperan aktif untuk memaksimalkan program Kejar. Salah staunya dengan melakukan sosialisasi ke sekolah.

Bank pelat merah yang dipimpinnya itu selama ini terus mengalami peningkatan signifikan.

Hal itu membuktikan jika BPRS Bhakti Sumekar berhasil memberikan pelayanan prima kepada nasabah. Terbukti, saat ini kapitalisasi aset tembus Rp 1 triliun.

”Kami juga berencana memperkenalkan serta mengoperasikan aplikasi BBS Sekolah. Aplikasi ini untuk mempermudah proses transaksi keuangan oleh para pelajar, termasuk dapat dimanfaatkan pula oleh para guru atau pihak lainnya,” jelas

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB