Kementan Perkuat Peran Perempuan Tani, Lahan Tidur Disulap Jadi Sumber Pangan Bergizi

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Program Pengarusutamaan Gender (PUG)

Foto. Program Pengarusutamaan Gender (PUG)

SUMENEP, nusainsider.com — Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat peran perempuan dalam pembangunan sektor pertanian melalui program Pengarusutamaan Gender (PUG).

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pelatihan yang diikuti kelompok wanita tani (KWT) dan penyuluh pertanian di Kabupaten Sumenep.

Program yang diinisiasi Direktorat Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian itu bertujuan menciptakan ekosistem pertanian yang inklusif, adil, dan memberikan kesempatan yang sama bagi perempuan untuk berkontribusi dalam pembangunan pertanian.

Dalam kegiatan tersebut, narasumber Rahman menyampaikan materi tentang pentingnya pengarusutamaan gender bagi kelompok wanita tani.

Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, mulai dari proses budidaya hingga pengelolaan hasil pertanian.

“Perempuan tidak hanya berperan sebagai pendamping, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam berbagai aktivitas pertanian. Karena itu, mereka harus mendapatkan akses, kesempatan, dan hak yang setara dalam pengelolaan sektor pertanian,” ujarnya.

Rahman sapaan akrabnya menjelaskan bahwa selama ini kelembagaan kelompok tani masih didominasi oleh kepala keluarga laki-laki. Kondisi tersebut menyebabkan keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan sering kali belum optimal.

Baca Juga :  Gala Dinner ASPRIM Bersama Bupati Sumenep Bahas Kerjasama Promosi Hingga Pengembangan Sektor Pariwisata

Melalui program Pengarusutamaan Gender, pemerintah berupaya mendorong transformasi pola pikir dan budaya organisasi di lingkungan pertanian agar lebih terbuka terhadap partisipasi perempuan.

Ia menambahkan, keberadaan kelompok wanita tani telah terbukti memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Banyak KWT yang berhasil memanfaatkan lahan pekarangan maupun lahan tidur menjadi sumber pangan bergizi yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Kelompok wanita tani memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan daerah. Dengan pendampingan yang tepat, mereka mampu mengelola lahan secara produktif sekaligus meningkatkan pendapatan rumah tangga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Erfan Effendi, menyambut baik pelaksanaan program tersebut.

Baca Juga :  Pencarian Berakhir Duka, ABK KMP. Putra Leo Bahari Ditemukan Tak Bernyawa

Menurut Erfan, pengarusutamaan gender menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan berkeadilan.

“Kami mendukung penuh program ini karena perempuan memiliki kontribusi besar dalam sektor pertanian. Keterlibatan mereka perlu terus diperkuat melalui peningkatan kapasitas, pendampingan, dan akses terhadap berbagai program pemerintah,” ungkapnya.

Erfan menilai, keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan sarana produksi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia, termasuk perempuan tani yang selama ini menjadi bagian penting dalam aktivitas pertanian.

Ia berharap para peserta yang terdiri dari kelompok wanita tani dan penyuluh pertanian dapat mengimplementasikan materi yang diperoleh selama pelatihan untuk diterapkan di wilayah masing-masing.

Baca Juga :  Fakta Mengejutkan KPK: Mayoritas Koruptor Biayai Selingkuhan dari Uang Haram

Lebih lanjut, Erfan menegaskan bahwa sinergi antara penyuluh pertanian, pemerintah daerah, kelompok tani, dan tokoh masyarakat harus terus diperkuat guna memastikan program pengarusutamaan gender berjalan efektif.

“Kolaborasi seluruh pihak sangat diperlukan agar perempuan memiliki ruang yang lebih luas dalam pembangunan pertanian. Dengan demikian, manfaat program dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Kementerian Pertanian berharap semakin banyak perempuan yang terlibat aktif dalam kelembagaan pertanian, memiliki akses terhadap sumber daya produksi, serta mampu berperan dalam pengambilan keputusan di tingkat kelompok maupun komunitas.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan sektor pertanian yang lebih inklusif, produktif, dan berkelanjutan, dengan menempatkan perempuan sebagai salah satu aktor penting dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

330 Desa di Gresik Berstatus Mandiri, Pemkab Dorong Pembentukan Kawasan Ekonomi Pedesaan
Tekan Aksi Balap Liar, Tim Gabungan Polres Pamekasan Sisir Jalanan Kota
119 Pelajar Adu Kompetensi di Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep, Ini Daftar Juaranya
Media Expo 2026 Digelar 10 Hari, KlikTimes.id dan Nusainsider.com Siapkan Pesta Rakyat dan Pemberdayaan UMKM Madura
Viral di TikTok! Usai di Sebut Bupati Tong-tong, Kini Achmad Fauzi di Sebut Bupati Bola
SKK Migas-KEI Serahkan Handtraktor, Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kepulauan Sapeken
Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:25 WIB

330 Desa di Gresik Berstatus Mandiri, Pemkab Dorong Pembentukan Kawasan Ekonomi Pedesaan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tekan Aksi Balap Liar, Tim Gabungan Polres Pamekasan Sisir Jalanan Kota

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:26 WIB

119 Pelajar Adu Kompetensi di Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep, Ini Daftar Juaranya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Media Expo 2026 Digelar 10 Hari, KlikTimes.id dan Nusainsider.com Siapkan Pesta Rakyat dan Pemberdayaan UMKM Madura

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Viral di TikTok! Usai di Sebut Bupati Tong-tong, Kini Achmad Fauzi di Sebut Bupati Bola

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Berita Terbaru