Perkuat Ketahanan Pangan Daerah, Polres Sumenep Evaluasi Kinerja Jajaran Polsek

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Polres Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Ketahanan Pangan bersama jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Sumenep yang digelar pada Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Vidcon Polres Sumenep, Jalan Urip Sumoharjo No. 35, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep itu dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kabag SDM Polres Sumenep Kompol Widiarti S., S.H., serta Kasat Binmas AKP Moh. Abd. Kohar, S.H. Hadir pula para Kanit Binmas dari seluruh jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Sumenep.

Dalam arahannya, Kapolres Sumenep melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai program ketahanan pangan yang telah dijalankan oleh jajaran Polsek.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Pungli Puskesmas Pamolokan Sumenep: Cermin Buram Reformasi Birokrasi Daerah

Evaluasi tersebut meliputi pemanfaatan lahan produktif, pengembangan pekarangan pangan bergizi, hingga berbagai inovasi yang mendukung peningkatan produksi pangan di Kabupaten Sumenep.

AKBP Anang Hardiyanto menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional yang membutuhkan dukungan dari seluruh elemen, termasuk institusi kepolisian.

Karena itu, seluruh personel diharapkan dapat berperan aktif dalam mengawal dan mendukung setiap program yang berkaitan dengan peningkatan produksi pangan masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan tidak hanya sebatas pengawasan, tetapi juga pendampingan dan koordinasi dengan berbagai pihak agar program yang dijalankan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Program ketahanan pangan menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional. Oleh karena itu, seluruh jajaran harus terus berinovasi dan aktif mendukung berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan pangan,” tegasnya.

Melalui kegiatan analisa dan evaluasi tersebut, Polres Sumenep juga berupaya mengidentifikasi berbagai kendala yang masih ditemui di lapangan.

Baca Juga :  STOP Anggaran Jumbo! Independensi Pers Lebih Mahal dari Anggaran Publikasi Rp8,2 Miliar

Hasil evaluasi itu nantinya akan menjadi bahan penyusunan langkah-langkah strategis guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program ketahanan pangan di masing-masing wilayah.

Selain menjadi sarana evaluasi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai forum koordinasi antar satuan fungsi dan jajaran Polsek.

Melalui koordinasi yang intensif, diharapkan tercipta sinergitas yang semakin kuat dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait ketahanan pangan nasional.

Baca Juga :  Enam Agenda Strategis Pemkab Sumenep di 2026, Dorong Kemandirian dan Daya Saing Daerah

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman dan inovasi yang telah diterapkan di masing-masing wilayah. Dengan demikian, berbagai program yang terbukti berhasil dapat menjadi contoh dan diterapkan secara lebih luas.

Polres Sumenep berharap seluruh jajaran dapat terus menjaga konsistensi dalam mendukung program ketahanan pangan, sehingga target peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai secara optimal.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Sumenep dalam mendukung program pemerintah sekaligus mengimplementasikan Asta Cita melalui penguatan ketahanan pangan di tingkat daerah.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Saat Rekam Jejak Bertemu Integritas: Mengapa EMILIA Mencuri Perhatian dan Perbincangan Publik?
Muktamar NU Kembali ke Jombang, Lia Istifhama: Meneguhkan Warisan Ulama dan Komitmen Kebangsaan
Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon
Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar
Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas
DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia
PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:11 WIB

Saat Rekam Jejak Bertemu Integritas: Mengapa EMILIA Mencuri Perhatian dan Perbincangan Publik?

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:43 WIB

Muktamar NU Kembali ke Jombang, Lia Istifhama: Meneguhkan Warisan Ulama dan Komitmen Kebangsaan

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53 WIB

Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:58 WIB

Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:26 WIB

Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:32 WIB

PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:34 WIB

PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:32 WIB

Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep

Berita Terbaru