Madura Night Vaganza, Cara Pemkab Sumenep Dorong Geliat Pertumbuhan UMKM Lokal

Kamis, 5 September 2024 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, terus menunjukkan keseriusannya dalam mendorong geliat pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan sektor perekonomian di wilayahnya.

Kali ini, di Pemkab Sumenep menghadirkan Madura Night Vaganza, pameran UMKM dengan berbagai produk. Sebagai salah satu upaya untuk memperkenalkan dan memberdayakan produk lokal Sumenep.

Dalam pameran tersebut dikabarkan ada ratusan UMKM yang akan menampilkan produk unggulannya. Termasuk dari pihak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh kecamatan di Kabupaten Sumenep.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep Moh Iksan mengatakan telah berkoordinasi dengan paguyuban pedagang pasar untuk merealisasikan pameran tersebut.

Ia mengatakan, para pelaku UMKM yang ikut dalam pameran tersebut antara lain Paguyuban Pedagang Pasar Minggu, Bengkal dan Tajemara serta terbuka untuk umum.

Baca Juga :  Gelar Rapat Paripurna, DPRD Sumenep Tetapkan Pimpinan Definitif

“Ada Pameran UMKM yang tergabung di Pasar Minggu, Bengkal dan Tajemara yang dilaksanakan tanggal 5 – 14 September (2024),” ujarnya.

Dirinya mengatakan ada beragam produk yang dihadirkan pelaku UMKM dalam pameran tersebut, mulai dari kerajinan tangan, hingga aneka ragam makanan dan jajanan.

Bagi Paguyuban Pedagang Pasar Minggu, Bangkal dan Tajamara yang ingin ikut pameran UMKM di Madura Night Vaganza itu, kata Iksan perlu mendaftar untuk memasukkannya, lalu membayar uang bongkar pasang tenan sebesar Rp 50.000 ke Disperindag dan pemasang tenda, serta membayar iuran listrik, yang per-harinya kurang lebih sekitar Rp 10.000 – Rp 20.000.

Lebih lanjut, Iksan mengingatkan untuk setiap pelaku usaha yang berpartisipasi dalam pameran agar memperhatikan kebersihan produk yang dijual, hanya menjual makanan yang higienis, tidak melakukan transaksi barang-barang terlarang, seperti senjata tajam maupun narkoba, serta tidak memasang harga yang terlalu mahal.

Syaratnya menjual yang higienis dan tidak dilarang oleh negara, yang paling penting harganya tidak mahal-mahal dan tetap terjangkau oleh masyarakat, ucapnya.

Selain Pameran UMKM, Pemkab Sumenep juga menggelar Pameran Pembangunan yang dikhususkan untuk segenap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pihak kecamatan, BUMD hingga para pemangku kepentingan yang memang berminat untuk mengikuti gelaran tersebut.

Namun, berbeda dengan para pelaku usaha, pada Pameran Pembangunan, setiap peserta yang ingin berpartisipasi diwajibkan untuk membayar sewa penyewa dengan harga Rp 1.500.000 kepada Event Organizer (EO) yang mengelola gelaran tersebut.

Baca Juga :  Pemuda Sumenep Tanggapi Viralnya Penerimaan Uang Caleg DPR RI; Kalau Berani, Laporkan

“Untuk yang OPD, kemudian camat itu ada sewa stand, sekitar Rp 1.500.00 dan itu masuk ke EO yang melaksanakannya,” ungkapnya.

Iksan sapaan akrabnya berharap melalui Madura Night Vaganza, perekonomian di Sumenep semakin menggeliat, dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap geliat ekonomi yang dihasilkan dari Madura Night Vaganza ini, betul-betul bermanfaat untuk UMKM. Jadi kegiatan ini murni untuk menggeliatkan UMKM, di Samping juga kami menampilkan kesenian, tari budaya dan juga fashion, serta hiburan-hiburan. Harapan kita masyarakat bisa terhibur,” Tutupnya

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Usai Pernyataan PT Patra Niaga, Ning Lia DPD RI Justru Desak Pemerintah Begini
Kasus Penyekapan Yuvita, Lia Istifhama Tegaskan Negara Harus Berpihak pada Korban
Konsumsi Meningkat, Pertamina Optimalkan Distribusi BBM Subsidi di Jawa Timur Termasuk Madura
Aktivis Desak Pemkab Sumenep Turun ke Lapangan, Jangan Asal Bicara Soal BBM
Karnaval Lughis 2026 Pecahkan Antusiasme Warga, Jalan 1,5 Kilometer Dipenuhi Penonton
Ribuan Siswa akan Meriahkan Karnaval Terpanjang di Sumenep, Lughatul Islamiyah siap Tampilkan Budaya Dunia
Demokrasi dan Sejarah Bangsa Tak Boleh Dipertentangkan, Ini Pesan Lia Istifhama
Detikzone.id Buktikan Peran Media Lewat Aksi Nyata, Bantuan Terus Mengalir hingga Hari ke-26

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:39 WIB

Usai Pernyataan PT Patra Niaga, Ning Lia DPD RI Justru Desak Pemerintah Begini

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:40 WIB

Kasus Penyekapan Yuvita, Lia Istifhama Tegaskan Negara Harus Berpihak pada Korban

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:50 WIB

Konsumsi Meningkat, Pertamina Optimalkan Distribusi BBM Subsidi di Jawa Timur Termasuk Madura

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:11 WIB

Aktivis Desak Pemkab Sumenep Turun ke Lapangan, Jangan Asal Bicara Soal BBM

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:49 WIB

Karnaval Lughis 2026 Pecahkan Antusiasme Warga, Jalan 1,5 Kilometer Dipenuhi Penonton

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:35 WIB

Demokrasi dan Sejarah Bangsa Tak Boleh Dipertentangkan, Ini Pesan Lia Istifhama

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:49 WIB

Detikzone.id Buktikan Peran Media Lewat Aksi Nyata, Bantuan Terus Mengalir hingga Hari ke-26

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:49 WIB

HM Cafe & Billiard Dibuka, Sumenep Miliki Arena Biliar Modern Berstandar dan Kafe Estetik

Berita Terbaru