Mahasiswa Baru STIT Aqidah Usymuni Sumenep Gelar Aksi Sosial di Asta Tinggi

Selasa, 24 September 2024 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Aksi Bersih-bersih Mahasiswa STITA Sumenep di Asta Tinggi

Foto. Aksi Bersih-bersih Mahasiswa STITA Sumenep di Asta Tinggi

SUMENEP, nusainsider.com Mahasiswa baru Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni Sumenep mengawali Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) dengan aksi sosial yang inspiratif.

Kegiatan tersebut berupa aksi bersih-bersih di kawasan wisata religi Asta Tinggi, salah satu situs bersejarah penting di Kabupaten Sumenep, yang menjadi tempat peristirahatan terakhir para raja dan bangsawan Sumenep.

Selain membersihkan area pemakaman, mahasiswa juga mengadakan bakti sosial (bansos) berupa pembagian sembako kepada masyarakat yang kurang mampu di sekitar Asta Tinggi. Aksi ini tidak hanya sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga upaya melestarikan nilai-nilai sejarah dan budaya yang ada di Sumenep.

Dauri Aziz Presiden Mahasiswa (Presma) STIT Aqidah Usymuni, yang memimpin kegiatan ini, menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian situs-situs bersejarah sebagai bagian dari tanggung jawab generasi muda.

“Kegiatan ini merupakan langkah awal bagi mahasiswa baru untuk memahami peran sosial mereka. Selain memperkenalkan budaya akademik, kami ingin menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan sejarah lokal,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dinilai Berdedikasi Dalam Suksesi Pagelaran Event, Kapolres Sumenep Mendapatkan Penghargaan dari Bupati Achmad Fauzi

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa baru untuk terus aktif dalam kegiatan sosial selama masa kuliah. “Kami ingin para mahasiswa menjadi agen perubahan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki empati dan tanggung jawab terhadap masyarakat.”Tambahnya.

Respons positif datang dari penjaga Asta Tinggi, yang mengapresiasi inisiatif mahasiswa tersebut.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan bersih-bersih ini. Asta Tinggi adalah situs yang sangat bersejarah, tetapi perawatan rutin sering kali terkendala oleh keterbatasan tenaga. Bantuan dari mahasiswa sangat membantu kami menjaga kawasan ini tetap bersih dan terawat,” ujar penjaga situs yang tidak mau disebutkan namanya.

Ia juga berharap kegiatan semacam ini bisa dilakukan secara berkala, tidak hanya oleh mahasiswa tetapi juga oleh masyarakat luas.

Baca Juga :  Astaga! Akibat Fitnah Oknum Guru, Kepsek SDN Legung Barat Mengaku dipanggil Kepolisian

“Semoga mahasiswa-mahasiswa ini bisa terus terlibat dalam pelestarian sejarah dan budaya Sumenep. Asta Tinggi bukan hanya tempat wisata religi, tetapi juga warisan penting yang harus kita jaga bersama.”jelasnya.

Dengan kegiatan ini, STIT Aqidah Usymuni Sumenep berhasil menunjukkan bahwa mahasiswa baru tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian budaya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Kegiatan PBAK ini pun diharapkan menjadi pijakan awal bagi terbentuknya mahasiswa yang peduli, berkarakter, dan memiliki tanggung jawab sosial yang tinggi.

Loading

Penulis : Ril

Berita Terkait

Dana Desa Terbatas, Pemdes Rosong dan Warga Bangun Jalan Secara Swadaya
Saat Bupati Sumenep Jemput Proyek Baru ke KKP, Aktivis Soroti KNMP dan ICS Rp16 Miliar di Longos yang Mangkrak
Kasus Korupsi BSPS Sumenep Berlanjut, Terdakwa Jalani Pemeriksaan di Pengadilan Tipikor Jatim
Sumenep Bidik Lompatan Ekonomi Maritim, Pulau Pagerungan Kecil Diusulkan Jadi Kampung Industri Perikanan
Setelah Jadi Sorotan, Nakhoda Ungkap Lokasi Kapal Patroli, Kepala KSOP Tetap Diam
Menuju Kota Hijau, Sumenep Hadirkan Infrastruktur Pengisian Kendaraan Listrik Modern
Siapkan Akreditasi Berkualitas, Kemenag Sumenep Bekali Guru RA dengan Penguatan Kompetensi
Di Tengah Tantangan Global, Sumenep Berhasil Dongkrak Ekonomi dan Tekan Kemiskinan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:46 WIB

Dana Desa Terbatas, Pemdes Rosong dan Warga Bangun Jalan Secara Swadaya

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:25 WIB

Saat Bupati Sumenep Jemput Proyek Baru ke KKP, Aktivis Soroti KNMP dan ICS Rp16 Miliar di Longos yang Mangkrak

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:26 WIB

Kasus Korupsi BSPS Sumenep Berlanjut, Terdakwa Jalani Pemeriksaan di Pengadilan Tipikor Jatim

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:38 WIB

Sumenep Bidik Lompatan Ekonomi Maritim, Pulau Pagerungan Kecil Diusulkan Jadi Kampung Industri Perikanan

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:52 WIB

Setelah Jadi Sorotan, Nakhoda Ungkap Lokasi Kapal Patroli, Kepala KSOP Tetap Diam

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:19 WIB

Siapkan Akreditasi Berkualitas, Kemenag Sumenep Bekali Guru RA dengan Penguatan Kompetensi

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:55 WIB

Di Tengah Tantangan Global, Sumenep Berhasil Dongkrak Ekonomi dan Tekan Kemiskinan

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:48 WIB

Gubernur Khofifah Gandeng Produsen Benih Bersertifikat, Petani Tebu Jatim Siap Sambut Era Produktivitas Baru

Berita Terbaru