Buntut Ibu dan Anak Tewas Tertimpa Tiang PLN, Aktivis Mahasiswa Nasional Pulang Kampung ke Binjai

Jumat, 24 Januari 2025 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINJAI, nusainsider.com Tiang listrik roboh yang menimpa ibu dan anak hingga meninggal dunia terus menuai aksi.

Teranyar, Gurky sembirang salah satu tokoh mahasiswa indonesia bersama Aliansi Mahasiswa Indonesia Raya (AMR) menggelar aksi demo, pada Rabu (24/1/25)

Aksi tersebut di lakukan sebagai bentuk ungkapan keprihatinan dan duka cita terhadap keluarga korban yang tewas, dan juga perpanjangan masyarakat atas insiden yang terjadi sehingga menghebohkan Kota Binjai.

Gurky sembiring, Aktivis Mahasiswa Nasional meminta Manager PLN UP3 Binjai bertanggung jawab, karena tidak melakukan fungsi pengawasan terhadap material tiang listrik yang tidak memenuhi standarisasi hingga menyebabkan ibu dan anak balitanya meninggal.

“Kami mengutuk keras Kepala PLN UP3 Binjai bertanggung jawab atas kejadian yang menewaskan ibu dan balita, akibat tiang listrik yang patah dan menimbulkan korban jiwa. Kami juga meminta kepada GM PLN UID Sumatera Utara agar Kepala PLN UP3 Binjai di copot dan diperiksa oleh Aparat Penegak Hukum, sesuai permen ESDM RI No.13 Tahun 2021,”Imbuhnya

Baca Juga :  Awas Penipuan, Ada Nomor Whatsapp Mengaku Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sumenep

Ia meduga keras, kejadian tersebut terjadi pembiaran yang mana sebelum tiang Beton Listrik itu patah, salahsatu warga sempat melaporkan ke petugas PLN bahwasannya tiang listrik itu sudah mengalami keretakan.

Tidak hanya itu, diduga adanya tindak pidana korupsi pengadaan tiang listrik yang tidak standarisasi hingga menyebabkan orang mati,”Jelasnya Gurky.

Dengan dugaan aturan itu tidak diikuti oleh PLN UP3 Binjai atau tidak memenuhi standarisasi mengakibatkan tiang listrik patah dan menelan korban jiwa.

Kondisi tersebut juga diperkuat dengan keterangan masyarakat yang sepakat jika disebut-sebut PT PLN ceroboh.

Dalam orasinya gurky sembirang mengancam apabila pihak PLN tidak menanggapi tuntutan aliansi Mahasiswa Indonesia Raya dengan waktu 3 x 24 jam, maka akan kembali melakukan aksi dengan massa yang lebih besar, “Tutupnya.

Hingga berita ini dinaikkan, belum ada keterangan resmi dari Pihak PLN kepada Media ini.

Loading

Penulis : Ilham

Berita Terkait

Oplah 2026 Digeber, DKPP Sumenep Targetkan Dua Kali Panen dalam Setahun
Kolaborasi Lintas Sektor, KUA dan Puskesmas Batang Batang Perkuat Layanan Mental Berbasis Spiritual
Pelayanan Tak Sesuai Standar, RSUD Sumenep Siapkan Skema Kompensasi untuk Pasien
Pelestarian Cagar Budaya Jadi Prioritas, Bupati Fauzi Dorong Sinergi dan Partisipasi Publik
Desa Cantik Hadir, Pemkab Sumenep Pastikan Kebijakan Tepat Sasaran
Program Penguatan Kelompok Nelayan, Sumenep Targetkan Koperasi Mandiri
Hampir Sepekan Gelap Gulita, Warga Pulau Sepanjang Keluhkan Listrik Tak Kunjung Menyala
Desak Evaluasi Rute Penerbangan, Pimred Nusainsider Soroti Akses Sapeken–Sumenep

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:54 WIB

Oplah 2026 Digeber, DKPP Sumenep Targetkan Dua Kali Panen dalam Setahun

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:35 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor, KUA dan Puskesmas Batang Batang Perkuat Layanan Mental Berbasis Spiritual

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:47 WIB

Pelayanan Tak Sesuai Standar, RSUD Sumenep Siapkan Skema Kompensasi untuk Pasien

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:23 WIB

Pelestarian Cagar Budaya Jadi Prioritas, Bupati Fauzi Dorong Sinergi dan Partisipasi Publik

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:59 WIB

Desa Cantik Hadir, Pemkab Sumenep Pastikan Kebijakan Tepat Sasaran

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:49 WIB

Hampir Sepekan Gelap Gulita, Warga Pulau Sepanjang Keluhkan Listrik Tak Kunjung Menyala

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:48 WIB

Desak Evaluasi Rute Penerbangan, Pimred Nusainsider Soroti Akses Sapeken–Sumenep

Senin, 4 Mei 2026 - 14:41 WIB

Perjuangan Panjang Masalembu: Dari 1.300 Tiang Listrik hingga Dukungan Swasta

Berita Terbaru