SUMENEP, nusainsider.com — Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) menyetujui permintaan masyarakat Pulau Sapudi terkait redesign Replacement Pelabuhan Sapudi, setelah aspirasi berkali-kali disampaikan melalui audiensi dan surat resmi.
Audiensi yang melibatkan perwakilan tokoh masyarakat Sapudi, lintas organisasi dan unsur pemerintahan, serta pemilik usaha perahu rakyat, membahas berbagai persoalan krusial dalam desain pelabuhan yang dinilai belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan riil masyarakat kepulauan.
Dalam audiensi tersebut, Salah satu pemilik perahu, Andriono menyampaikan sejumlah masukan penting tentang adanya replacement Pelabuhan Sapudi.
Usulan itu mulai dari aspek ekonomi, efektivitas dermaga dan bongkar muat perla, hingga fungsi pelabuhan sebagai urat nadi distribusi logistik.
“Kami hanya ingin pelabuhan sapudi ini tidak menghilangkan warisan tradisi lokal yaitu Pelra yang selama ini menjadi penopanag transportasi kebutuhan pokok masyarakat,” katanya.
Perwakilan Dirjen Hubla yang akrab dipanggil Sandi menyatakan, bahwa aspirasi masyarakat menjadi penting untuk dipertimbangkan. Dia mengaku sudah melakukan kajian khusus terkait aspirasi yang disampaikan masyarakat Pulau Sapudi.
Oleh karena itu, pihaknya melakukan redesign Replacement Pelabuhan Sapudi, yang dinilai layak untuk ditindaklanjuti dan disepakati bersama.
“Nanti pelabuhan untuk Perla akan diredesign, dan akan dibangun tangga untuk sandar perahu, agar akses bongkar muat lebih mudah,” ujarnya saat memaparkan di hadapan peserta audiensi.
Dengan disetujuinya redesign ini, Dirjen Hubla meminta agar tim teknis segera melakukan penyesuaian desain, termasuk kajian teknis lanjutan agar pelabuhan yang dibangun benar-benar fungsional, aman, dan berkelanjutan.
Perwakilan Dirjen Hubla bersama dengan lintas ormas dan rekanan pelaksana teknis langsung survei menuju lokasi tempat bersandar perahu rakyat.
Ada 4 tangga khusus yang akan dibangun sesuai dengan hasil kesepakatan bersama.
Merespon hal ini, Ketua GP Ansor Gayam, Zaini menyambut baik keputusan tersebut dan berharap proses redesign dapat segera direalisasikan tanpa menghambat progres pembangunan.
Dia menilai, persetujuan Dirjen Hubla sebagai bentuk keberpihakan pemerintah pusat terhadap kepentingan masyarakat kepulauan.
“Ini adalah hasil perjuangan bersama. Kami berharap pelabuhan Sapudi ke depan benar-benar layak, aman, dan mampu meningkatkan konektivitas serta perekonomian masyarakat,” pintanya.
Redesign Replacement Pelabuhan Sapudi diharapkan menjadi solusi atas berbagai persoalan pelabuhan sebelumnya, sekaligus mendukung kelancaran transportasi laut dan pertumbuhan ekonomi di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep.
![]()
Penulis : Wafa
















