Aktivis Fakta Foundation Minta Pemkab Sumenep Prioritaskan Anggaran Infrastruktur di APBD 2024

Kamis, 27 Juli 2023 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Sekretaris Jenderal Forum Analisis Kebijakan dan Transparansi Anggaran (Fakta) Foundation, M. Ridwan, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep benar-benar serius mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur 2024 mendatang.

Menurutnya, Pemkab Sumenep harus betul-betul mengalokasikan anggaran untuk infrastuktur pada APBD 2024 terutama fasilitas umum. Karena menurutnya, keberadaan insfrastruktur sangat berpengaruh pada pertumbuhan laju ekonomi daerah.

“Jangan sampai kemudian APBD Kabupaten Sumenep hanya bersifat euforia belaka yang tidak memiliki keberdampakan sama sekali terhadap sektor pemberdayaan,” katanya Rabu(26/07/2023).

Baca Juga :  Sidang Perdata Dengan Agenda Panggilan Para Pihak Gugatan Masyarakat Kelurahan Tongkaina

Pemuda asal Ganding ini juga meminta agar Infrastruktur jalan menjadi prioritas penganggaran, sebab lambat cepatnya pertumbuhan ekonomi tergantung bagaimanana kondisi infrastruktur jalan.

“Akses inilah yang dapat menentukan nilai harga komoditas maupun barang jasa lainnya di setiap daerah,” ucapnya.

Ridwan juga menyoroti bahwa akun tiktok bupati Sumenep, cak Fauzi Jatim, banyak komentar tentang harapan masyarakat agar bupati sumenep sesegera mungkin perbaiki infrastruktur.

Disisi lain, Ridwan sapaan akrabnya menilai ada banyak gerakan mahasiswa turun jalan untuk menyoal infrastruktur di Kabupaten Sumenep, menuntut Bupati untuk segera hadir dalam persoalan yang ada di masyarakat.

Baca Juga :  Garda Kamtibmas Indonesia Bersama Masyarakat Giatkan Ronda Malam

“Seperti di Gapura, Batang-Batang, Pasongsongan, Ganding, Marengan, dan Kepulauan, yang hal ini terus menjadi atensi semua pihak,” jelasnya.

Atas dasar itu, kami dari Forum Analisis Kebijakan dan Transparansi Anggaran menuntut pemerintah Kabupaten Sumenep, agar Infrastruktur menjadi prioritas APBD 2024,” tutupnya.

Loading

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB