Angin Kencang Hantam Kepulauan Sapeken, Warga Pagerungan Kecil Mengungsi

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Pohon roboh akibat cuaca ekstrem di kepulauan Sumenep

Foto. Pohon roboh akibat cuaca ekstrem di kepulauan Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com — Cuaca ekstrem disertai angin kencang menyebabkan sebuah rumah warga di Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengalami kerusakan parah setelah tertimpa pohon tumbang, Kamis (22/1/2026) pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

Pohon berukuran besar yang berada di sekitar permukiman warga roboh akibat hembusan angin kencang dan menimpa bagian atap rumah, sehingga bangunan tersebut rusak total.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun pemilik rumah mengalami luka di bagian kepala saat berusaha melindungi anaknya.

Akibat kejadian tersebut, korban terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat. Rumah berbahan kayu yang berlokasi di Dusun Tanjung Pagar, Desa Pagerungan Kecil itu dihuni oleh Waris (36) bersama istrinya Farida (35), seorang putri mereka, serta adik kandung Farida yang masih di bawah umur.

Baca Juga :  Baznas Sumenep Gelar Seleksi Akhir Beasiswa Cendekia, 62 Mahasiswa Akan Ditetapkan

Warga setempat menuturkan, angin kencang datang secara tiba-tiba dan berlangsung cukup lama sehingga menimbulkan kepanikan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar pepohonan besar.

“Anginnya sangat kencang. Tiba-tiba pohon itu roboh dan langsung menimpa rumah. Bagian atap rusak parah,” ujar salah seorang warga, Kamis (22/1/2026).

Perangkat Desa Pagerungan Kecil bersama warga langsung melakukan gotong royong untuk membersihkan material pohon yang menimpa rumah korban. Proses evakuasi dilakukan secara manual dengan peralatan seadanya, mengingat keterbatasan sarana di wilayah kepulauan.

Baca Juga :  Pantai Slopeng Bersiap! Festival Ketupat 2025 Akan Menggebrak Sumenep

Menanggapi kejadian tersebut, Anggota DPRD Sumenep Daerah Pemilihan (Dapil) VII Kepulauan, Syamsul Bahri, meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait agar segera turun tangan memberikan bantuan kepada warga terdampak.

“Pemerintah daerah harus segera hadir. Warga di kepulauan sangat rentan terhadap cuaca ekstrem. Bantuan darurat dan perbaikan rumah perlu segera dilakukan agar korban dapat kembali tinggal dengan aman,” tegas Syamsul Bahri.

Ia juga mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Sosial Kabupaten Sumenep untuk melakukan pendataan cepat dan menyalurkan bantuan logistik maupun material bangunan.

Baca Juga :  Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik

Selain itu, Syamsul Bahri mengimbau masyarakat agar lebih waspada, khususnya warga yang bermukim di sekitar pohon-pohon besar.

“Perlu dilakukan pemangkasan pohon yang berpotensi membahayakan permukiman sebagai langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Sementara itu, Pemerintah Desa Pagerungan Kecil telah melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kecamatan dan berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, mengingat potensi cuaca ekstrem masih diperkirakan akan terjadi, khususnya di wilayah Kepulauan Sapeken.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP
Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026
Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember
100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang
Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat
Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas
Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Berita Terbaru