Antusias Warga Membludak, Pemeriksaan Mata Gratis Haflatul Imtihan Yayasan Ar-Rahman Diserbu Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Dalam rangka memeriahkan Haflatul Imtihan ke-61, Yayasan Ar-Rahman Sumber Padang, Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, bekerja sama dengan Klinik Utama Sumenep menggelar kegiatan pemeriksaan mata gratis bagi masyarakat, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan sosial tersebut menjadi salah satu rangkaian Haflatul Imtihan yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan keagamaan dan pendidikan, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata di bidang kesehatan bagi masyarakat luas.

Pemeriksaan mata gratis ini dibuka untuk masyarakat umum, sehingga tidak terbatas hanya bagi santri maupun wali santri Yayasan Ar-Rahman. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan mata masyarakat yang dinilai tidak boleh dianggap sepele.

Panitia menjelaskan, banyak masyarakat yang masih mengabaikan gangguan pada mata hingga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius. Melalui layanan pemeriksaan gratis ini, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatan matanya lebih dini sekaligus memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan penglihatan.

Baca Juga :  Dokter Spesialis Sudah Tiba, Gangguan Listrik Jadi Tantangan Pelayanan Kesehatan di Sapudi

Ketua Panitia Haflatul Imtihan, Abd. Kholiq, mengaku antusiasme masyarakat di luar perkiraan panitia. Sejak kegiatan dibuka, warga dari berbagai wilayah berdatangan untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan mata yang disediakan.

“Alhamdulillah peserta atau pasien pemeriksaan mata gratis ini di luar dugaan. Ternyata banyak masyarakat yang antusias mengikuti pemeriksaan mata gratis yang dilaksanakan oleh Yayasan Ar-Rahman dengan berbagai macam keluhan,” ujarnya.

Ia menambahkan, panitia memang sengaja membuka layanan tersebut untuk masyarakat secara umum tanpa membatasi asal desa peserta. Dengan demikian, manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Peserta tidak hanya berasal dari satu desa saja. Kegiatan ini kami buka untuk umum karena memang bertujuan memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Ar-Rahman, K.R. Zainur Ridha, mengatakan bahwa kegiatan sosial seperti pemeriksaan kesehatan telah menjadi bagian dari program tahunan yayasan yang selalu diupayakan hadir dalam setiap penyelenggaraan Haflatul Imtihan.

Baca Juga :  Perjuangkan Akses Kesehatan Merata, Sumenep Raih UHC Award Kategori Madya

Menurutnya, keberadaan yayasan tidak hanya berfokus pada pendidikan dan pembinaan santri, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar.

“Memang kegiatan-kegiatan seperti ini sudah direncanakan dan menjadi bagian dari program pesantren setiap tahun. Yayasan Ar-Rahman tidak ingin hanya memberikan manfaat kepada santri, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan-kegiatan sosial serupa dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang dengan konsep yang lebih beragam sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya dengan konsep yang berbeda, namun tetap melibatkan masyarakat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi dengan Klinik Utama Sumenep, Yayasan Ar-Rahman berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan mata semakin meningkat.

Baca Juga :  Destry Damayanti Pimpin BI, Achsanul Qosasi Ungkap Tantangan Besar: Ada Rp2.548 Triliun Dana Belum Tersalurkan

Selain menjadi momentum silaturahmi dalam peringatan Haflatul Imtihan ke-61, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pengabdian pesantren kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang mudah diakses dan bermanfaat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Sosialisasi Empat Pilar, Ning Lia Tekankan Peran Anak Muda Kawal Keadilan
Dari Borobudur, Fauka Noor Farid Tegaskan Arah Baru Lindu Aji: Budaya, Sosial dan Ekonomi Kerakyatan
Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Jadi Benteng Warga Hadapi Sengketa dan Mafia Tanah
Gegara Investasi Dapur MBG, Warga Sumenep Laporkan Istri DPR RI ke Polisi
Ning Lia Apresiasi Haji dan Umrah Fest 2026 Gresik, Dorong Pelayanan Jemaah Makin Prima
Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN
Perkuat Iman dan Kebersamaan, Bappeda Sumenep Gelar Maulid Nabi dan Santuni Anak Yatim
Warga Tamidung Gempar! Sumur Bor Mendadak Semburkan Gas, Pemkab dan Polresta Diminta Bergerak

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 12:46 WIB

Sosialisasi Empat Pilar, Ning Lia Tekankan Peran Anak Muda Kawal Keadilan

Selasa, 15 September 2026 - 11:20 WIB

Dari Borobudur, Fauka Noor Farid Tegaskan Arah Baru Lindu Aji: Budaya, Sosial dan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 15 September 2026 - 10:22 WIB

Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Jadi Benteng Warga Hadapi Sengketa dan Mafia Tanah

Selasa, 15 September 2026 - 08:45 WIB

Gegara Investasi Dapur MBG, Warga Sumenep Laporkan Istri DPR RI ke Polisi

Senin, 14 September 2026 - 19:45 WIB

Ning Lia Apresiasi Haji dan Umrah Fest 2026 Gresik, Dorong Pelayanan Jemaah Makin Prima

Senin, 14 September 2026 - 11:28 WIB

Perkuat Iman dan Kebersamaan, Bappeda Sumenep Gelar Maulid Nabi dan Santuni Anak Yatim

Senin, 14 September 2026 - 10:19 WIB

Warga Tamidung Gempar! Sumur Bor Mendadak Semburkan Gas, Pemkab dan Polresta Diminta Bergerak

Senin, 14 September 2026 - 09:21 WIB

Guru Ngaji hingga Legalitas TPQ Jadi Sorotan, FKPQ Jatim Sampaikan Aspirasi ke Ning Lia

Berita Terbaru