Bahaya! Oknum PPK Talango Diduga Lakukan Pemalsuan Tandatangan Kwitansi Penitipan Uang dari DPR RI

Selasa, 17 September 2024 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Fauzi As, pengamat kebijakan publik kembali sampaikan Dugaan Keterlibatan Panitia pemilihan kecamatan (PPK) di kabupaten sumenep pada pemilihan Legislatif (Pileg) bulan lalu dan Deteksi pengarahan Kepala desa dari Asosiasi Kepala Desa (AKD).

Pasalnya, Keterlibatan PPK tersebut dibuktikan dengan adanya Kwitansi yang ditandatangani oknum PPK di masing-masing kecamatan yang menerima uang Titipan dari Caleg DPR RI dapil XI (Madura) dengan Jumlah yang bervariasi, Mulai dari Puluhan hingga Ratusan Juta rupiah, “Kata Fauzi As kepada media nusainsider.com, Selasa 17 September 2024.

Fauzi As kepada media nusainsider.com menyampaikan bahwa keterlibatan itu bukan hanya Dugaan keterlibatan Panitia Pemilihan kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) tetapi komisioner KPU bahkan bawaslu.

Santai dan pelan-pelan dulu, pada saatnya akan dibuka kalau pelaksana tidak benar dari atas hingga bawah, “Imbuhnya kepada media Nusainsider.com saat ditemui di Basecamp Perjuangan.

Baca Juga :  Dalam Rangka Colling System Pilkada 2024, Polres Sumenep Patroli Skala Besar di Pelabuhan Kalianget

Dijelaskan, bahwa tandatangan PPK tersebut diduga dilakukan oleh oknum PPK kecamatan Talango inisial UD yang menandatangani kwitansi Seluruh Oknum PPK Penerima uang titipan dari Caleg DPR RI di 26 Kecamatan se kabupaten Sumenep.

“Ya itu selain melanggar PKPU juga masuk Pemalsuan Tandatangan mas, masuk pada Pidana ayat (2) Pasal 263 KUHP”, jelasnya.

Pada intinya, sebenarnya, pihaknya Mengajak pelaksana dari Komisioner hingga PPS agar sehat dalam pesta demokrasi Pilkada 2024 yang sebentar lagi akan digelar ini.

Pendapat yang meminta nama caleg agar di sampaikan kepada publik untuk dibuka, kalau caleg ya banyak, karena yang namanya Caleg dimana-mana kalau menggunakan skema politik tidak sehat kan mencari cara untuk negosiasi dengan pelaksana.

Titik tumpunya bukan nama caleg yang membayar, tapi bobroknya internal pelaksana, “Imbuhnya.

Apalagi, Sementara ini, menjelang Pembentukan KPPS itu diduga terdeteksi dan Diarahkan oleh kepala desa melalui organ Asosiasi kepala desa (AKD). Listnya siapa saja yang akan dijadikan KPPS itu sudah ada dari kepala desa, dan itu tidak Fear.

Baca Juga :  Anggota DPRD Pamekasan Diduga Lakukan Kebohongan Publik Terkait Fit and Proper Test

Ditegaskan bahwa PPS itu kepanjangan tangan dari KPU, Dan itu sudah menjadi Otoritas KPU bukan kepala desa. Kita ketahui AKD itu terafiliasi oleh salahsatu Kandidat, “Imbuhnya.

Demokrasi sehat itu ngopinya pelaksana dimana, kalau dilangkungan sehat ya demokrasi itu akan sehat dan sebaliknya, ” Tutupnya.

Sementara itu, Oknum PPK Talango inisial UD saat di telfon dan di Chat via akun Whatsappnya belum ada respon meskipun terlihat Berdering.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK
Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan
LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya
Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah
Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas
Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:07 WIB

LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Berita Terbaru