SUMENEP, nusainsider.com — Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai menyusun peta jalan (roadmap) riset pertanian jangka panjang sebagai dasar arah kebijakan pembangunan daerah.
Langkah strategis ini dipandang penting untuk memastikan kemandirian pangan sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi desa, terutama di tengah tantangan perubahan iklim dan krisis global yang kian nyata.
Kepala BRIDA Sumenep, Beny Irawan, menegaskan peta jalan tersebut mencakup tiga fokus utama, yaitu inovasi teknologi pertanian, pengelolaan sumber daya air, serta diversifikasi pangan lokal.
“Kami ingin riset tidak berhenti pada penemuan, tetapi menjadi rujukan kebijakan daerah. Dengan begitu, pembangunan pertanian Sumenep memiliki arah yang jelas, berkelanjutan, dan berbasis bukti ilmiah,” ujar Beny, Kamis (21/8/2025).
Dalam tahap awal, BRIDA telah memetakan sejumlah lahan kritis yang selama ini sulit digarap petani. Melalui pendekatan riset, lahan-lahan tersebut akan diuji coba untuk pengembangan varietas tanaman tahan kering.
Selain itu, riset diarahkan pada pengolahan hasil pertanian agar memiliki nilai tambah ekonomi. Produk yang dikembangkan meliputi tepung jagung lokal, beras analog, hingga pakan ternak berbasis limbah pertanian.
Tidak hanya fokus pada aspek teknis, BRIDA juga melibatkan ahli sosial untuk mengkaji pola distribusi pangan dan daya beli masyarakat. Hal ini diyakini mampu membantu pemerintah daerah dalam merancang strategi ketahanan pangan yang menyentuh sisi produksi sekaligus pemerataan akses.
“Kami sedang mengkaji bagaimana potensi pangan lokal seperti sorgum, singkong, dan jagung bisa masuk ke rantai pasok modern. Jika ini berhasil, petani tidak hanya aman dari ancaman gagal panen, tetapi juga memiliki pasar yang lebih luas,” jelas Beny.
Melalui peta jalan ini, BRIDA menargetkan dalam lima tahun ke depan Sumenep mampu mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar daerah.
“Riset pertanian tidak lagi dianggap sekadar eksperimen, melainkan fondasi pembangunan daerah yang berorientasi pada masa depan,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Wafa
















