Belanja Hemat, Harga Bersahabat! Pasar Murah Pemprov Jatim Hadir Besok di Sumenep

Jumat, 22 Agustus 2025 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. SS Pasar Murah Pemprov Jatim di Sumenep

Foto. SS Pasar Murah Pemprov Jatim di Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggelar Pasar Murah sebagai salah satu langkah strategis pengendalian inflasi sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Agenda ini dijadwalkan berlangsung pada Besok lusa, Sabtu 23 Agustus 2025 di Pendopo Kabupaten Sumenep.

Bappeda Sumenep

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menegaskan, Pasar Murah menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap stabilitas harga kebutuhan pokok serta daya beli masyarakat, khususnya menjelang akhir bulan ketika pengeluaran rumah tangga meningkat.

“Melalui gelaran Pasar Murah ini, Pemprov Jatim berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah, sehingga daya beli tetap terjaga dan ketahanan pangan di Jawa Timur semakin kuat,” ungkap Khofifah dalam keterangan rilis yang diterima media nusainsider.com, Jumat 22 Agustus 2025.

Foto. Poster Pasar Murah Pemprov Jatim.

Adapun sejumlah komoditas pangan yang dijual dengan harga terjangkau antara lain beras premium Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Minyakita Rp13.000 per liter, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, serta gula pasir Rp18.000 per kilogram.

Baca Juga :  Demi Menjawab Kebutuhan Negara, SKK Migas Jabanusa Sebut Survei Seismik 3D di Pulau Kangean Sumenep Legal

Selain itu, tersedia pula telur ayam ras Rp22.000 per pack, bawang putih sinco Rp6.000 per 250 gram, dan bawang merah Rp7.000 per 250 gram.

Harga ini jelas lebih rendah dari pasaran, sehingga sangat membantu kebutuhan masyarakat.

Khofifah sapaan akrabnya menambahkan, Pasar Murah tidak hanya berfungsi menjaga stabilitas harga, tetapi juga menjadi sarana penguatan ekonomi lokal dengan melibatkan produk IKM (Industri Kecil Menengah).

Baca Juga :  Tragedi Balita Raya, Ning Lia: Alarm Keras untuk Benahi Sistem Kesehatan Nasional

Dengan begitu, masyarakat mendapatkan keuntungan ganda, yakni kebutuhan pokok lebih murah dan produk lokal semakin dikenal.

“Kegiatan ini merupakan langkah nyata pengendalian inflasi sekaligus memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan daya beli masyarakat, dan menguatkan sektor usaha kecil menengah di Jawa Timur,” jelasnya.

Acara ini akan dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di lingkungan Delama, Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep.

Baca Juga :  Dorong Ketahanan Pangan, PDPM Sumenep Jajaki Kerja Sama Strategis dengan DKPP

Pemprov Jatim mengajak masyarakat Sumenep dan sekitarnya untuk hadir dan memanfaatkan kesempatan membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih bersahabat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi
HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen
PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait
Isu Maladministrasi Seleksi Sekda Dipatahkan Surat Resmi BKN, Begini
Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan
Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar
banner 325x300

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:53 WIB

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:21 WIB

HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:31 WIB

PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:29 WIB

Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:47 WIB

Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:46 WIB

Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:47 WIB

Dari Bencana Menuju Harapan, BAZNAS Sumenep Perbaiki Rumah Warga Pabian

Berita Terbaru