Belanja Obat Rp18 Miliar, Iklan Rp4,3 Miliar: RSUD Moh Anwar Sumenep Disorot

Minggu, 5 April 2026 - 05:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moh Anwar Sumenep menjadi sorotan publik setelah diketahui menerima alokasi anggaran fantastis pada tahun 2026.

Berdasarkan penelusuran nusainsider.com, puluhan Segmen belanja obat-obatan di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut mencapai pagu sebesar Rp18.118.465.259 yang bersumber dari Dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Tak hanya itu, dalam rincian anggaran lainnya, puluhan segmen belanja jasa iklan/reklame, film, dan pemotretan juga tercatat mencapai Rp4.390.102.092. Besarnya alokasi dana tersebut memicu perhatian dari berbagai pihak, termasuk kalangan aktivis.

Aktivis Aliansi Pemuda Reformasi Melawan Alarm, Andriyadi, mendesak Bupati Sumenep untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan anggaran di RSUD Moh Anwar.

Baca Juga :  Kementan Percayakan Program Strategis ke Sumenep, Bupati Fauzi Tegaskan Komitmen Sejahterakan Petani

Ia juga meminta DPRD setempat agar turut mengawal penggunaan anggaran tersebut.
Menurut Andriyadi, besarnya anggaran yang digelontorkan belum sebanding dengan kualitas pelayanan yang dirasakan masyarakat.

Ia menilai, tingkat kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan masih lebih tinggi di Rumah Sakit Islam (RSI) Kalianget dibandingkan RSUD Moh Anwar.

“Berdasarkan informasi yang kami terima dari masyarakat, fasilitas pelayanan di RSI Kalianget dinilai lebih lengkap. Dokternya kompeten dan profesional, serta pelayanan diberikan secara adil tanpa membedakan pasien, baik jalur mandiri maupun BPJS,” ujarnya kepada nusainsider.com, Sabtu (4/4/2026).

Ia menambahkan, sejumlah indikator pelayanan seperti penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), ruang tunggu yang nyaman, parkir yang tertata, hingga kebersihan ruang rawat inap dan keramahan perawat dengan prinsip 5S, dinilai lebih optimal di RSI Kalianget.

Baca Juga :  Duka di Balik Urusan Dana BOSP, Dua Ibu Diduga Jadi Korban Sistem Administrasi Rumit

Sementara di RSUD Moh Anwar, hal tersebut disebut belum sepenuhnya maksimal, meski anggaran telah tersedia.

Lebih lanjut, Andriyadi yang akrab disapa Andre mendorong DPRD Sumenep untuk melakukan audit menyeluruh, khususnya terhadap belanja obat-obatan dan jasa iklan di RSUD Moh Anwar.

Ia menyoroti minimnya transparansi sejak tahun sebelumnya terkait pengadaan obat dan penggunaan anggaran promosi.

“Perlu dipastikan apakah obat-obatan tersebut benar-benar dibeli sesuai kebutuhan atau justru berpotensi menjadi barang tidak layak pakai. Begitu juga dengan anggaran iklan, jangan sampai digunakan untuk menutup kelemahan pengelolaan anggaran,” tegasnya.

Andre juga menilai, dugaan tersebut perlu segera diklarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Baca Juga :  KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa

Ia mengingatkan bahwa pengelolaan anggaran puluhan miliar rupiah harus dilakukan secara akuntabel dan tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Direktur RSUD Moh Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes, belum memberikan tanggapan. Nomor WhatsApp yang bersangkutan diketahui belum aktif saat dihubungi oleh redaksi.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

SKK Migas-KEI Serahkan Handtraktor, Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kepulauan Sapeken
Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP
Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026
Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember
100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang
Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat
Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:49 WIB

SKK Migas-KEI Serahkan Handtraktor, Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kepulauan Sapeken

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:25 WIB

100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Berita Terbaru