Tunjukkan Komitmen Kuat, Bank BPRS Bhakti Sumekar Komitmen Sejahterakan Masyarakat dengan Cara ini

Selasa, 9 Juli 2024 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, bekerja sama dengan BPRS Bhakti Sumekar, memberikan bantuan alat usaha kepada Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) dalam upaya mengatasi kemiskinan ekstrem.

Bantuan ini terdiri dari 48 unit kompor, blender, dan mesin penyegel plastik, yang diserahkan di kantor Bappeda Sumenep, Selasa (9/7/2024).

Diketahui, menurut data statistik BPS Sumenep, angka pengangguran di Sumenep kini terendah di Jawa Timur dengan 1,7 persen.

Lalu angka kemiskinan juga mengalami penurunan menjadi 18,70 persen di Jawa Timur.

Foto. Flayer penurunan angka Kemiskinan di Jawa Timur. (Istimewa, Khofifah Indar Parawansa)

BPRS Bhakti Sumekar memainkan peran penting dalam inisiatif ini dengan mendukung pendanaan dan penyediaan alat usaha.

“Kolaborasi ini menunjukkan komitmen kuat BPRS Bhakti Sumekar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi perempuan yang menjadi kepala keluarga,” ucap Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya di Mekah, Selasa (9/7).

Baca Juga :  Harumkan Dunia Pendidikan, Kadisdik Sumenep Beri Apresiasi Kepada Siswa Binar High School

Fajar berharap, para penerima bantuan dapat menjaga dan memanfaatkan alat-alat tersebut dengan baik.

“Ini adalah amanah. Jangan sampai alat-alat yang diberikan malah dijual,” tegas Fajar.

Diketahui, acara penyerahan bantuan dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Kepala Asisten Pemerintahan, Ketua Baznas, serta Pengurus PCNU Sumenep dan LKK NU.

Dalam sambutannya, Wabup Sumenep, Dewi Khalifah mengatakan, meskipun angka kemiskinan di Sumenep telah menurun, pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk menekan angka tersebut lebih jauh.

“Meskipun angka kemiskinan turun, kami tetap berkomitmen untuk menekannya lebih jauh,” kata Wabup Khalifah, Selasa (9/7).

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam program ini untuk menekan angka kemiskinan.

“Evaluasi akan dilakukan ke depan untuk memastikan efektivitas bantuan ini,” kata Wabup Khalifah.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru