Bupati Sumenep Panen Jagung Hibrida, Lepas Hilirisasi Perdana ke PT Charoen Pokphand Indonesia

Jumat, 14 Februari 2025 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Panen Jagung Hibrida Bersama Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo.

Foto. Kegiatan Panen Jagung Hibrida Bersama Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo.

SUMENEP, nusainsider.com Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, memimpin panen raya jagung hibrida di Kecamatan Guluk-Guluk, pada Jumat, 14 Februari 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional, sekaligus memperkuat sektor pertanian di Sumenep.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Kapolres Sumenep, Henri Noveri Santoso (diwakili Wakapolres), Komandan Kodim 0827/Sumenep, Letkol Inf Yoyok Wahyudi, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid.

Kegiatan panen dilakukan di lahan seluas 1 hektare milik Tayyib, Ketua Kelompok Al Muawanah, yang berlokasi di Dusun Gang Asem, Desa Guluk-Guluk. Lahan ini merupakan binaan dari BPP Konstratani Kecamatan Guluk-Guluk.

Selain merayakan panen raya jagung hibrida, Bupati Fauzi juga memanfaatkan momentum ini untuk melepas hilirisasi jagung hibrida perdana ke PT Charoen Pokphand Indonesia, sebagai bagian dari rencana pemerintah daerah untuk memperkuat kerjasama hulu-hilir sektor pertanian.

Baca Juga :  Ratusan Siswa Dliyaut Thalibin Ambunten Gelar Pawai Obor Sambut 1 Muharram 1445 H

Dalam sambutannya, Bupati Fauzi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memiliki komitmen bersama untuk mendukung program swasembada pangan nasional.

Ia juga mengingatkan para petani untuk menanam jagung dan komoditas lainnya sesuai dengan mekanisme yang ada, guna memastikan hasil panen yang berkualitas.

“Jangan sampai hasil panen kita di 2025 menurun seperti tahun 2024. Kita harus memastikan agar pemerintah tidak lagi melakukan impor jagung. Swasembada pangan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya di sela-sela sambutannya.

Bupati Fauzi juga menambahkan, salah satu langkah penting dalam memperkuat sektor pertanian adalah dengan memantapkan kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta, seperti yang terjalin dengan PT Charoen Pokphand Indonesia.

“Kami bertekad untuk menghadirkan harga jagung yang layak dan mendatangkan kesejahteraan bagi petani jagung di Sumenep,” Tutupnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid Menjelaskan bahwa Dalam rangka mewujudkan swasembada pangan, Pemerintah Kabupaten Sumenep, di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, terus berkomitmen untuk memperluas penanaman jagung dan padi di wilayah Kota Keris.

Baca Juga :  Terbongkar! Jaringan PR Bayangan di Prancak Diduga Dikendalikan Tiga Mafia

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meningkatkan koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan kepolisian untuk mendukung ketahanan pangan secara maksimal.

Karena program ini merupakan langkah konkret dalam mendukung program swasembada pangan yang digalakkan oleh pemerintah pusat.

“Ini adalah salah satu bentuk wujud nyata dari Pemerintah Daerah, khususnya Bupati Sumenep, untuk mendukung swasembada pangan. Kami terus berupaya memperluas penanaman jagung dan padi. Kami juga bekerja sama dengan kepolisian dan TNI untuk memastikan ketahanan pangan di Sumenep dapat terjaga dengan baik,” ujarnya singkat saat ditemui media nusainsider.com, Jumat (14/2/2025).

Inung sapaan akrabnya menambahkan bahwa pihaknya memiliki target yang jelas untuk mencapai luas tanam padi sebesar 25 ribu hektare dan luas tanam jagung sebanyak 113 hektare di tahun ini.

Baca Juga :  Pemdes Batuputih Daya Bentuk Kopdes Merah Putih, Dorong Kemandirian Ekonomi

Dengan pencapaian target tersebut, diharapkan Sumenep dapat semakin mandiri dalam hal kebutuhan pangan, serta mengurangi ketergantungan terhadap impor.

“Melalui berbagai upaya ini, kami bertekad untuk mencapai target-target tersebut. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat Sumenep,” tambah Chainur Rasyid menutup pernyataan.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB