Dari Bencana Menuju Harapan, BAZNAS Sumenep Perbaiki Rumah Warga Pabian

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Baznas Sumenep salurkan Bantuan RTLH  di Pabian

Foto. Baznas Sumenep salurkan Bantuan RTLH di Pabian

SUMENEP, nusainsider.com Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, pada 11 Desember 2024 lalu, mengakibatkan sebuah rumah warga mengalami kerusakan parah.

Atap rumah milik Jailani (50), warga setempat, ambruk sehingga hunian tersebut dinyatakan tidak layak ditempati. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Menindaklanjuti kejadian itu, Kepala Desa Pabian, Zulfikar Ali Musakim, SE, melaporkan kondisi rumah Jailani melalui surat resmi tertanggal 13 Januari 2026.

Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa rumah korban mengalami kerusakan berat dan membutuhkan bantuan segera. Laporan itu juga ditembuskan kepada Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep sebagai dasar penanganan bencana.

Baca Juga :  HCML dan SKK Migas Hidupkan Budaya Pesisir Lewat Festival “Lengghi” di Giligenting

Respons cepat datang dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep. Melalui program “Sumenep Peduli Bantuan Rumah Layak Huni (RTLH) 2026”, BAZNAS menyalurkan bantuan perbaikan rumah kepada Jailani.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung dan dilengkapi dengan dokumen administrasi serta papan penanda bantuan sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat.

Perwakilan BAZNAS Kabupaten Sumenep menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar memperbaiki bangunan fisik, melainkan juga menghadirkan rasa aman dan harapan bagi warga terdampak bencana.

“Kami hadir bukan hanya untuk memperbaiki bangunan, tetapi juga memberikan rasa aman dan harapan. Ini adalah bukti nyata bahwa zakat dapat meringankan beban masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujarnya.

Sebelum menerima bantuan, kondisi rumah Jailani sangat memprihatinkan. Dinding rumah mulai retak, atap rusak di sejumlah bagian, dan ruang keluarga tidak lagi aman digunakan. Jailani bersama istri dan tiga anaknya terpaksa mengatur tempat tidur serta aktivitas sehari-hari di sudut rumah yang masih dianggap aman.

Baca Juga :  East Java Maritime Awards 2026: Sumenep Diakui sebagai Penggerak Ekonomi Maritim Daerah

Bantuan dari BAZNAS pun disambut dengan rasa syukur oleh keluarga Jailani.

“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih atas bantuan ini. Rumah saya bisa diperbaiki dan keluarga kami bisa tinggal dengan aman dan nyaman. Bantuan ini sangat meringankan beban kami,” tutur Jailani.

Program Sumenep Peduli ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah desa dan lembaga pengelola zakat dalam menangani dampak bencana di tingkat lokal.

Baca Juga :  Duka di Balik Urusan Dana BOSP, Dua Ibu Diduga Jadi Korban Sistem Administrasi Rumit

Langkah cepat tersebut tidak hanya memulihkan kondisi rumah korban, tetapi juga membantu mengembalikan ketenangan dan keberlangsungan kehidupan keluarga terdampak.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa bencana dapat terjadi kapan saja. Respon cepat pemerintah dan lembaga sosial menjadi kunci utama untuk melindungi warga serta memastikan hak mereka atas hunian yang layak tetap terpenuhi.

Dari Desa Pabian, pesan kepedulian itu menguat: zakat dan bantuan sosial mampu menghadirkan harapan nyata bagi masyarakat yang tertimpa musibah.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Jalan Rusak Lima Tahun, Masyarakat Montorna Minta Anggaran MBG Dialihkan untuk Infrastruktur
Dana Sudah Tersedia, Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Masih Menunggu Perbup
ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama
Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan
Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur
DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa
CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold
Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:32 WIB

Jalan Rusak Lima Tahun, Masyarakat Montorna Minta Anggaran MBG Dialihkan untuk Infrastruktur

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:23 WIB

Dana Sudah Tersedia, Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Masih Menunggu Perbup

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:47 WIB

Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:06 WIB

Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:03 WIB

CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:52 WIB

Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta

Senin, 1 Juni 2026 - 15:06 WIB

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat

Berita Terbaru