SUMENEP, nusainsider.com — Ribuan anggota Pramuka dari tingkat Penggalang, Penegak, hingga Pandega, bersama masyarakat dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), menggelar aksi bersih-bersih pantai secara serentak di dua lokasi diantaranya Pantai Matahari Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, dan Pantai Badur Desa Badur, Kecamatan Batuputih.
Kegiatan yang diinisiasi Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jawa Timur ini menjadi wujud pengamalan Dasa Dharma Pramuka ke-2, yakni cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.

Ribuan peserta bergotong royong memungut sampah, memilah plastik, dan membersihkan area pantai yang kerap menjadi tujuan wisata.
Ketua Harian Kwarcab Sumenep, Dr. Zamzami Sabiq, M.Psi, menegaskan aksi ini sengaja melibatkan massa dalam jumlah besar untuk membangun kesadaran kolektif.
“Hari ini kita melakukan aksi lingkungan yang diikuti ribuan orang dari berbagai golongan Pramuka hingga masyarakat. Tujuannya menyatukan pemahaman bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Ini juga bagian dari perayaan Hari Lahir Pramuka ke-64,” ujarnya.
Suasana di Pantai Matahari semakin meriah karena bertepatan dengan Festival Perahu Hias. Sekretaris Desa Lobuk, Rifqi Gufron Firdaus, mengapresiasi momen tersebut.
“Terima kasih kepada Kwarcab Sumenep yang sudah hadir. Waktunya sangat tepat, bersamaan dengan festival, sehingga masyarakat bisa langsung sadar pentingnya menjaga kebersihan pantai,” ucapnya.
Sementara itu, di Pantai Badur, ratusan peserta tampak antusias membersihkan bibir pantai sambil berinteraksi dengan warga setempat.
Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Sumenep, Haikal Maulana, mengaitkan kegiatan ini dengan momen besar yang sedang dirayakan bangsa.
“Semarak Hari Jadi Pramuka ke-64 dan HUT RI ke-80 ini harus menjadi pengingat bahwa pemuda punya peran penting menjaga bumi. Kalau lingkungan rusak, kita sendiri yang menanggung akibatnya. Lebih baik repot sekarang daripada menyesal di masa depan,” tegasnya.
Aksi bersih pantai ini tidak hanya membuat kawasan pesisir lebih indah, tetapi juga menegaskan pesan bahwa kelestarian alam adalah tanggung jawab bersama.
Kehadiran ribuan peserta menjadikan kegiatan ini salah satu peringatan Hari Pramuka paling meriah sekaligus berdampak positif di Sumenep tahun ini.
![]()
Penulis : Mif

















