Dinobatkan Sebagai Bapak Moderasi Beragama, Bupati Achmad Fauzi Sampaikan Misteri Ini

Senin, 26 Agustus 2024 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep, H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.,MH saat Menerima Penganugerahan Bapak Moderasi Dari FKUB Kabupaten Sumenep (Ist/nusainsider.com : Ach Toifur Ali Wafa)

Foto. Bupati Sumenep, H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.,MH saat Menerima Penganugerahan Bapak Moderasi Dari FKUB Kabupaten Sumenep (Ist/nusainsider.com : Ach Toifur Ali Wafa)

SUMENEP, nusainsider.com Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH,.MH mendapat penghargaan sebagai Tokoh Pelopor Moderasi Beragama dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, Senin 26 Agustus 2024 Malam.

Penghargaan tersebut diberikan secara Langsung oleh seluruh perwakilan Lintas Agama, baik dari Agama Kristen, Budha, Katolik, Konghucu, Hindu dan Islam saat kegiatan pagelaran Seni Budaya yang diselenggarakan FKUB Sumenep dilapangan Kesenian Sumenep (LKS).

Ra Achmad Fauzi Wongsojudo dalam sambutannya menyampaikan bahwa Toleransi Umat Beragama dikabupaten Sumenep berbeda dengan kabupaten lain. Maka tugas saya adalah melanjutkan perjuangan tokoh-tokoh terdahulu yang telah mengatur toleransi baik yang hidup ataupun yang mati.

Seperti sultan Abdurrahman yang sudah mengatur tentang kuburan orang muslim dan non muslim. Dan saya melihat pemimpin terdahulu ini, lebih hebat dari kita, “Kata Bupati Sumenep, Ra Achmad Fauzi Wongsojudo disela-sela Sambutannya yang sedikit lemas Akibat Kurang enak Badan, Senin 26 Agustus 2024.

Untuk memahami Sketsa di sumenep, di tengah-tengah sumenep ini diletakkanlah etnis sumenep yang pemerintahannya diletakkan ditengah-tengah untuk mengawasi semuanya, sebelah Timur itu ditaruk orang arab, digeser lagi karena belanda masuk diletakkan di sebelah timur agar tidak mengancam arab dan Pribumi, Itulah bukti kehebatan pemimpin terdahulu yang dikenal dengan Sultan Abdurrahman.

Baca Juga :  Gelar Penganugerahan Bapak Moderasi, FKUB Sumenep Sukses Ciptakan Suasana Cinta Lintas Agama

Maka itulah cermin toleransi yang digambarkan dengan infrastrukturnya bukan hanya perasaan saling menghormati. Maka begitu ada pembangunan disebelah timur semuanya bersebelahan, maka itu tidak pernah ada masalah. Karena memang sudah di atur sedemikian rupa. Artinya apa, semuanya dianggap memiliki hak yang sama untuk beragama, “Jelasnya.

Tokoh inspiratif dan Multitalent itu menjelaskan bahwa toleransi yang ada di kabupaten sumenep ini berbeda dengan Toleransi yang ada di wilayah lain Karena ini sudah diajarkan oleh pemimpin terdahulu.

Urusan toleransi beragama bukan hanya kehidupan, tapi kematianpun difikirkan.

Kebersamaan itulah yang kemudian akan menjadi bagian dari kekuatan untuk membangun sumenep, kalau semua kabupaten kebersamaannya dibangun, maka keharmonisan dan kerukunan secara otomatis akan terbangun dengan sendirinya, “Imbuhnya

Contohnya saat ini, Antara satu Samalain saling menghargai terhadap keyakinanya Masing-masing dan disitulah kita semua harus terus melanjutkan apa yang menjadi cita-cita terdahulu yang tidak pernah disampaikan secara tertulis.

Andaikata dulu ada yang namanya ibnu hajar, maka mungkin akan ditulis setiap kebijakan bupati itu. Sayangnya pak ibnu hajar ini ada waktu saat mengajar saya waktu SMA, “Pungkasnya.

Setiap apapun dalam kehidupan ini menjadi sebuah gambaran dalam kacamata diluar terhadap kabupaten sumenep. Sehingga itulah menjadi kekuatan dan keyakinan orang untuk datang ke sumenep.

Hidup Rukun antar agama dikabupaten Sumenep ini kedepan harus terus ditingkatkan dan dipertahankan dalam upaya menjaga perdamaian dan Toleransi antar umat Beragama. Karena itulah cita-cita pemimpin terdahulu yang di amanahkan kepada kita saat ini.

Baca Juga :  Resmi! Achmad Fauzi Wongsojudo Terima 9 Rekomendasi Partai, Berikut Jelasnya

Mari kita terus menjaga kerukunan Umat Beragama yang sudah di bangun oleh kepemimpinan-kepemimpinan sebelumnya”, Imbuhnya.

Ditambahkan, Terakhir, InsyaAllah tanggal 23 atau 27 September mendatang sudah mulai Pilkada, saya mohon ijin selama Pra pilkada ini saya mengambil cuti selama 2 (dua) bulan dan sudah saya mandatkan kepada wakil saya sebagai PLH.

Kalau ada komunikasi, silahkan koordinasi ke Wakil Bupati Sumenep.

Harapan saya, dalam Pilkada mendatang ini Tetap damai, silahkan coblos sesuai hati nurani, yang terpenting tetap menjaga perdamaian dan kedamaian yang ada dikabupaten tercinta ini, “Harapnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura
Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep
Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 
Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Di Tengah Pemeriksaan KPK, PR Cahayaku Justru Nekat Edarkan Rokok Ilegal “Merah Delima”
Arif Firmanto Hadiri Dialog Keinsinyuran di ITS,Bahas Peran Insinyur untuk Pembangunan Nasional
Live Music Arinna Cafe Jadi Daya Tarik, Ketua JSI Sumenep Turut Meriahkan Panggung
Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Kamis, 16 April 2026 - 15:32 WIB

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep

Kamis, 16 April 2026 - 08:34 WIB

Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 

Kamis, 16 April 2026 - 08:32 WIB

Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 16 April 2026 - 06:22 WIB

Di Tengah Pemeriksaan KPK, PR Cahayaku Justru Nekat Edarkan Rokok Ilegal “Merah Delima”

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Live Music Arinna Cafe Jadi Daya Tarik, Ketua JSI Sumenep Turut Meriahkan Panggung

Rabu, 15 April 2026 - 15:51 WIB

Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan

Rabu, 15 April 2026 - 15:38 WIB

DPRD Sumenep Bahas 3 Raperda 2026, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Kritis

Berita Terbaru