Disorot PMII, Pemkab Sumenep: “Kalau Tidak Bermanfaat, KKKS Kita Bubarkan”

Sabtu, 6 Desember 2025 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Sumenep menggelar aksi demonstrasi di Kantor Pemkab Sumenep dan pusat informasi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), Jumat (05/12/2025).

Dalam aksinya, massa PMII menyoroti keberadaan pusat informasi migas KKKS yang mereka nilai “Mandul” dan tidak menjalankan amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Kantor yang berdiri sejak 2021 itu dinilai tidak memberikan manfaat berarti kepada masyarakat.

Ketua PK PMII UPI Sumenep, Diky Alamsyah, menyebut KKKS seharusnya menjalankan mandat penting: memberikan informasi terkait eksplorasi, produksi migas, hingga pendapatan daerah yang bersumber dari lima perusahaan migas yang beroperasi di Sumenep. Namun, menurutnya, fungsi tersebut sama sekali tak terlihat.

“Empat tahun berdiri, tapi tak ada satu pun informasi yang dirasakan masyarakat. Ada lima perusahaan migas yang ‘menggarap’ SDA Sumenep, tapi publik tidak pernah tahu hasilnya,” teriak Diky dalam orasinya.

PMII menilai pusat informasi KKKS hanya menjadi papan nama tanpa aktivitas berarti. Karena itu, mereka mendesak pemerintah dan pengelola KKKS untuk membuka kinerja secara transparan.

Baca Juga :  Perkuat Transparansi, Bupati Sumenep Resmi Lantik Komisioner Komisi Informasi

Menanggapi hal itu, Kabag Perekonomian dan SDA Pemkab Sumenep, Dadang Iskandar, mengakui bahwa fungsi KKKS seharusnya mencakup transparansi, edukasi publik, dan penyampaian informasi migas. Ia pun tidak menampik adanya dugaan ketidakmaksimalan kinerja kantor tersebut.

“Kalau memang tidak bekerja dan tidak bermanfaat, kita evaluasi total. Kalau perlu dibubarkan,” tegas Dadang di hadapan massa.

Pernyataan itu langsung disambut sorakan mahasiswa yang meminta pemerintah tidak hanya memberikan janji, tetapi segera bertindak.

Baca Juga :  ALARM Sumenep Gelar Aksi Darurat, Sebut 157 Hari Kepemimpinan Dinsos Hanya Ciptakan Dosa Besar

Di lokasi yang sama, Direktur Utama PT WUS, Zainul Ubbadi yang mengaku bertugas mengelola kantor humas KKKS memberikan penjelasan yang justru memperkuat kritik mahasiswa.

Tuntutan PMII UPI Sumenep

Dalam aksinya, PMII menyampaikan lima tuntutan utama:

  1. Reformasi total pusat informasi KKKS Sumenep.
  2. Penjadwalan piket perwakilan dari setiap korporasi migas di pusat informasi KKKS.
  3. Penyediaan media center untuk masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan menerima informasi.
  4. Transparansi dan akuntabilitas laporan kinerja KKKS tahun 2022–2025.
  5. Jika dalam 7×24 jam tidak ada kejelasan, PMII akan menggelar aksi lanjutan dengan massa lebih besar.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor
KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik
Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 22:59 WIB

Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Kamis, 16 April 2026 - 15:32 WIB

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB