Dukung Swasembada Pangan, Polres Sumenep Perketat Pengawasan Pupuk Bersubsidi

Sabtu, 12 April 2025 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.comKapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., bersama sejumlah pejabat daerah melakukan pengecekan langsung terhadap stok dan pendistribusian pupuk bersubsidi di Kios Makmur, milik H. Fauzi, Dusun Polay, Desa Gilang, Kecamatan Bluto.

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penyelewengan distribusi pupuk di tingkat pengecer sekaligus memastikan kebutuhan petani terpenuhi menjelang musim tanam kedua tahun 2025.

Pengecekan tersebut melibatkan Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Pertanian, serta Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Sumenep.

Tujuannya untuk menjamin transparansi serta ketepatan sasaran dalam penyaluran pupuk bersubsidi.

“Kami bersama instansi terkait melakukan pengecekan di sejumlah kios pupuk bersubsidi untuk memastikan distribusinya tepat sasaran dan stoknya aman,” ujar Kapolres Sumenep saat dikonfirmasi usai kegiatan.

Menurutnya, ketersediaan pupuk bersubsidi sangat penting dalam mendukung program pemerintah pusat, khususnya program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan terwujudnya swasembada pangan nasional.

Baca Juga :  Perjuangkan Akses Kesehatan Merata, Sumenep Raih UHC Award Kategori Madya

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, stok pupuk bersubsidi di tingkat pengecer masih cukup untuk memenuhi kebutuhan para petani, terutama menjelang masa tanam berikutnya.

Kapolres menambahkan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, dari tingkat distributor hingga ke tangan petani, guna meminimalkan potensi penyalahgunaan.

“Pengawasan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk mendukung ketahanan pangan nasional sebagaimana yang dicanangkan dalam program Asta Cita oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dan keterlibatan masyarakat dalam proses pengawasan distribusi pupuk subsidi agar program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani.

“Peran aktif masyarakat sangat kami harapkan. Jika menemukan dugaan penyelewengan, jangan ragu melapor kepada kepolisian,” tegasnya.

Dengan keterlibatan Polri, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat, diharapkan distribusi pupuk bersubsidi bisa berjalan lebih efektif, efisien, dan bebas dari penyimpangan.

Baca Juga :  Gandeng Diskop UKM dan Perindag, KPM STITA Gelar Workshop Kewirausahaan

Selain itu, Kapolres menyebut bahwa kepolisian siap mendukung penuh kebijakan nasional terkait ketahanan pangan dengan memastikan kebutuhan dasar petani seperti pupuk dapat terpenuhi secara merata.

“Ini merupakan bentuk konkret dari sinergi Polri dengan pemerintah daerah dalam mendukung visi Presiden dan Wakil Presiden untuk mencapai kemandirian pangan,” imbuh Kapolres.

Kegiatan pengecekan ini pun mendapat respons positif dari pihak kios dan masyarakat setempat, yang berharap pengawasan serupa bisa dilakukan secara berkala agar distribusi pupuk tetap terkendali.

Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas ketahanan pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep juga menyatakan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan aparat penegak hukum dalam memantau pendistribusian pupuk subsidi di lapangan.

Baca Juga :  Ribuan Masyarakat Pulau Oksigen Giliyang Nyatakan Dukungannya Menangkan Pasangan FAHAM

Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menetapkan sejumlah mekanisme pendistribusian yang transparan dan akuntabel, serta menyusun data petani penerima secara rinci berdasarkan kebutuhan.

“Sinergi ini penting agar tidak ada celah penyimpangan yang merugikan petani,” kata Chainur rasyid kepada media ini.

Dengan pengawasan menyeluruh, baik dari sisi administratif maupun teknis di lapangan, pupuk bersubsidi diharapkan dapat disalurkan secara tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat jumlah.

Langkah antisipatif semacam ini juga menjadi bentuk tanggung jawab moral aparat dan pemerintah terhadap keberlangsungan sektor pertanian, khususnya di Kabupaten Sumenep yang sebagian besar wilayahnya bergantung pada sektor ini, “Tutupnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Ziarah Jelang Ramadan, Lia Istifhama Tegaskan Makna Cinta Lewat Doa untuk Leluhur
Jelang Libur Panjang, Sipropam Polres Sumenep Sisir Tempat Hiburan Malam
Jaga Stabilitas Harga, Bupati Fauzi Dialog Langsung dengan Pedagang dan Pembeli
Wujudkan Lingkungan Sehat, Pemdes Pinggirpapas Turun Langsung Bersih-Bersih
Budaya Gotong Royong Terjaga, Aparatur Kecamatan Batang-Batang Bersihkan Area Perbatasan
Tokoh Muda Sumenep Naghfir Sowan ke KHR. Azaim Ibrahimy, Teguhkan Warisan Sanad Keilmuan
Bayi Terluka Ditemukan di Gang Trunojoyo, Polisi Selidiki Kasus Secara Humanis
Pengukuhan DEKOPINDA Sumenep Jadi Tonggak Penguatan UMKM dan Ekonomi Pesisir

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:00 WIB

Ziarah Jelang Ramadan, Lia Istifhama Tegaskan Makna Cinta Lewat Doa untuk Leluhur

Sabtu, 14 Februari 2026 - 22:43 WIB

Jelang Libur Panjang, Sipropam Polres Sumenep Sisir Tempat Hiburan Malam

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:35 WIB

Jaga Stabilitas Harga, Bupati Fauzi Dialog Langsung dengan Pedagang dan Pembeli

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:39 WIB

Budaya Gotong Royong Terjaga, Aparatur Kecamatan Batang-Batang Bersihkan Area Perbatasan

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:47 WIB

Tokoh Muda Sumenep Naghfir Sowan ke KHR. Azaim Ibrahimy, Teguhkan Warisan Sanad Keilmuan

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:26 WIB

Bayi Terluka Ditemukan di Gang Trunojoyo, Polisi Selidiki Kasus Secara Humanis

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:57 WIB

Pengukuhan DEKOPINDA Sumenep Jadi Tonggak Penguatan UMKM dan Ekonomi Pesisir

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:52 WIB

Kolaborasi KEI dan Pemkab Sumenep Perkuat Pendidikan Guru Kepulauan

Berita Terbaru