Enam Pekan Tahun Baru ; DKPP Sumenep Raih Penghargaan Terbaik Pertama PPH 2023 dari Bapanas Nasional

- Pewarta

Minggu, 18 Februari 2024 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Kesadaran masyarakat akan kualitas konsumsi pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) semakin berkualitas sepanjang tahun 2023. Untuk itu, Badan Pangan Nasional ‘National Food Agency (NFA)’ memberikan apresiasi kepada provinsi dan kabupaten atau kota dengan skor Pola Pangan Harapan (PPH) terbaik.

Kinerja Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep patut diapresiasi.

Organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipimpin Arif Firmanto tersebut mendapat penghargaan terbaik pertama capaian skor pola pangan harapan (PPH) 2023 dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Penghargaan tingkat nasional itu diserahkan langsung oleh Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas Andriko Noto Susanto kepada Kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep Arif Firmanto dengan capaian nilai tertinggi kabupaten/kota 99,50 .

Penyerahan penghargaan dilakukan di The Trans Luxury Hotel, Bandung, Kamis (15/2) malam.

Baca Juga :  Presiden Mahasiswa IAKN Tarutung Dicky Wahyudi Cibro " 14 Februari Penentuan Arah Bangsa Kita "

Arif mengutarakan, penghargaan yang diraih merupakan buah manis dari kerja keras yang dilakukan selama ini.

Utamanya berkaitan dengan program inovatif yang direalisasikan untuk pengembangan penganekaragaman konsumsi dan keamanan pangan di Kota Keris, “imbuhnya kepada media nusainsider.com.

Pemkab Sumenep berkomitmen untuk mendukung program konsumsi pangan B2SA melalui promosi dan edukasi pola konsumsi B2SA serta penyediaan pangan yang cukup, berkualitas, beragam, aman, dan terjangkau bagi masyarakat Kabupaten Sumenep.

PPH (Pola Pangan Harapan) merupakan salah satu instrumen penilaian kualitas konsumsi pangan masyarakat dengan berdasarkan pada data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).

Skor PPH konsumsi Kabupaten Sumenep Tahun 2023 mencapai 99,50. Angka ini menggambarkan konsumsi pangan masyarakat Kabupaten Sumenep telah mengarah pada pola konsumsi pangan B2SA, “Jelasnya.

Kadis progresif dan inivatif itu melanjutkan bahwa Selama ini, komponen yang ada di lembaganya kompak bekerja sama mengoptimalkan realisasi program.

Mulai dari staf sampai pimpinan. Bahkan, juga memaksimalkan kerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumenep.

Kolaborasi dan sinergisitas yang terbangun mampu mewujudkan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA). Yaitu, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) 18/2012 tentang Pangan, “Imbuhnya.

Arif menambahkan, pasal 60 UU 18/2012 menyebutkan, pemerintah dan pemerintah daerah berkewajiban mewujudkan penganekaragaman konsumsi pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat dan mendukung hidup sehat, aktif, dan produktif.

Baca Juga :  BEM IAKN Tarutung Turut Hadir Dalam Doa Kebangsaan Lintas Agama BEM Nusantara Sumatra Utara

”Penghargaan ini akan dijadikan cambuk agar kinerja ke depan bisa meningkat lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas Andriko Noto Susanto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap pemerintah kabupaten kota dan provinsi yang menerima piagam penghargaan.

Sebab, selama ini sudah berusaha bersama Bapanas dalam rangka menciptakan ketahanan pangan nasional.

Dengan begitu, dapat mewujudkan kedaulatan dan kemandirian pangan. ‘Bapanas konsisten mendorong edukasi konsumsi B2SA melalui berbagai gerakan. Sedangkan di hilir, Bapanas telah mengedepankan aspek keamanan pangan. Salah satunya, melalui perumusan standar keamanan pangan dan mutu pangan,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional Sarwo Edy menyampaikan apresiasi ini merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah atas kolaborasi memperbaiki kualitas konsumsi pangan di daerah.

“Kami mengapresiasi kepada bapak dan ibu pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota, atas kolaborasi dan kerja keras bersama untuk mendiversifikasikan konsumsi pangan di daerahnya,” ungkap Sarwo.

Lebih lanjut Sarwo menjelaskan, skor PPH tahun 2023 sebesar 94,1 yang mana capaian tersebut berhasil melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2023 yakni sebesar 94.

Pada kesempatan tersebut, NFA memberikan apresiasi kepada 4 Provinsi dengan capaian skor PPH melebihi target RPJMN 2023,” jelasnya.

Kami bapanas nasional tidak bisa berbuat apa-apa tanpa kerjasama dari dinas Provinsi serta Kabupaten/kota.

Baca Juga :  BEM IAKN Tarutung Turut Hadir Dalam Doa Kebangsaan Lintas Agama BEM Nusantara Sumatra Utara

Kami sangat mengapresiasi dan terimakasih yang tak terhingga kepada bapak kepala dinas provinsi, kabupaten/kota yang telah berjuang bersama badan pangan nasional dalam menciptakan ketahanan pangan nasional tentunya secara bertahap melalui kedaulatan dari kemandirian pangan.

Bapanas nasional terus konsisten mendorong edukasi, konsumsi pangan beragam bergizi seimbang dan Aman (B2SA) melalui berbagai gerakan disisi hilir badan pangan nasional sudah mengedepankan aspek keamanan pangan diantara melalui perumusan standar pangan dan mutu pangan. Kami bapanas nasional tidak bisa berbuat apa-apa tanpa kerjasama dari dinas Provinsi serta Kabupaten/kota.

Sareo sapaan akrabnya sangat mengapresiasi dan terimakasih yang tak terhingga kepada bapak kepala dinas provinsi, kabupaten/kota yang telah berjuang bersama badan pangan nasional dalam menciptakan ketahanan pangan nasional tentunya secara bertahap melalui kedaulatan dari kemandirian pangan.

Bapanas nasional terus konsisten mendorong edukasi, konsumsi pangan beragam bergizi seimbang dan Aman (B2SA) melalui berbagai gerakan disisi hilir badan pangan nasional sudah mengedepankan aspek keamanan pangan diantara melalui perumusan standar keamanan pangan dan mutu pangan serta pegawasan keamanan pangan segar di peredaran.

Dimana bapanas Nasional telah meluncurkan mobil laboratorium keliling pengawasan keamanan pangan yang dilengkapi dengan peralatan pengujian serta promosi pangan segar, “Tutupnya

Loading

Berita Terkait

Ribuan Penonton Padati Kegiatan Pentas Seni di Lughatul Islamiyah, Berikut Kemeriahannya
Bioskop Ipar Adalah Maut Tayang di Sumenep, Mau? Segera Pesan Ticket disini
SKK Migas Tetapkan Standarisasi Pengukuran CO2 Pada Program CCS/CCUS
Dispendukcapil Sumenep Maksimalkan Penerapan IKD, Ini Manfaat dan Keunggulannya
Geger! Warga Sumenep Temukan Bayi Terbungkus Kantong Plastik Merah
PPK Kecamatan Rubaru Loloskan Anggota PPS terdaftar Partai Politik
Film Menarik Tanah Air Berjudul Ipar Adalah Maut Mengunggah Keseruan, Ini Cara Nontonnya
Bappeda Sumenep Mulai Sinkronisasi RKPD dengan KEM-PPKF 2025, Ini Tujuannya

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 20:53 WIB

Ribuan Penonton Padati Kegiatan Pentas Seni di Lughatul Islamiyah, Berikut Kemeriahannya

Kamis, 20 Juni 2024 - 20:00 WIB

Bioskop Ipar Adalah Maut Tayang di Sumenep, Mau? Segera Pesan Ticket disini

Rabu, 19 Juni 2024 - 20:49 WIB

SKK Migas Tetapkan Standarisasi Pengukuran CO2 Pada Program CCS/CCUS

Rabu, 19 Juni 2024 - 16:54 WIB

Dispendukcapil Sumenep Maksimalkan Penerapan IKD, Ini Manfaat dan Keunggulannya

Sabtu, 15 Juni 2024 - 18:59 WIB

PPK Kecamatan Rubaru Loloskan Anggota PPS terdaftar Partai Politik

Jumat, 14 Juni 2024 - 16:41 WIB

Film Menarik Tanah Air Berjudul Ipar Adalah Maut Mengunggah Keseruan, Ini Cara Nontonnya

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:42 WIB

Bappeda Sumenep Mulai Sinkronisasi RKPD dengan KEM-PPKF 2025, Ini Tujuannya

Selasa, 11 Juni 2024 - 22:11 WIB

SKK Migas Terus Mendorong Pelaksanaan Peningkatan TKDN di Hulu Migas

Berita Terbaru