BEM IAKN Tarutung Turut Hadir Dalam Doa Kebangsaan Lintas Agama BEM Nusantara Sumatra Utara

Sabtu, 3 Februari 2024 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPUT, nusainsider.com Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) terbentuk dari bagian demokrasi, maka Jika melihat kejanggalan, maka segera kita cek demokrasi kita yang telah berjalan secara baik atau tidak.

Sebagaimana yang telah terlaksana beberapa hari yang lalu pada tanggal 27 Januari 2024 BEM nusantara daerah Sumatra Utara melakukan Doa kebangsaan lintas agama di Universitas Panca Budi (UNPAB)  medan yang di hadiri oleh 36 kampus se-Sumatera utara BEM IAKN Tarutung juga mengambil sikap untuk turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Presiden Mahasiswa IAKN Tarutung Dicky Wahyudi Cibro mendukung penuh kegiatan doa kebangsaan lintas agama menuju pemilu damai dan tertib 2024 yang di sampaikan Kepada awak  media online, 03/02/24.

Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk seluruh kalangan,apalagi untuk anak anak muda di seluruh Indonesia ,secara terkusus untuk para kaum mahasiswa.

Baca Juga :  Wow! Visi dan Misi Lia Istifhama Mengejutkan Perpolitikan Indonesia, Simak Faktanya

Beda pilihan itu adalah hal yang sangat wajar,tapi jangan sampai karena perbedaan itu menjadikan perpecahan antar sesama kita, indonesia sudah hidup lama dengan berbagai macam perbedaannya baik bahasa daerah suku dan agama.

Namun Indonesia tetap bisa hidup rukun,jadi tidak ada alasan beda pilihan kita menjadi tidak rukun,”Ujarnya.

Ia juga menyampaikan tujuan  kehadirannya adalah untuk menunjukkan keberadaan IAKN Tarutung secara terkusus BEM IAKN Tarutung di bumi Tapanuli Utara ke kampus kampus lain yang ada di Sumatera Utara.

Saya kira kampus saya sudah dikenal kampus kampus maju se-Sumatera Utara, Namun nyatanya tidak, sedikit sedih ketika pihaknya memperkenalkan diri namun ternyata masih banyak kawan kawan presiden mahasiswa yang tidak mengetahui akan keberadaan kami.

Setelah kami analisis ternyata BEM IAKN Tarutung sebelum sbelumnya  tidak pernah bergabung dalam Kegiatan kegiatan BEM nusantara ” imbuhnya.

Beliau juga menyampaikan tujuan kehadiran nya juga bukan lain bukan tidak adalah untuk melakukan silaturahmi kepada pengurus BEM nusantara dan seluruh presiden mahasiswa Sumatera Utara.

Dirinya berharap BEM IAKN Tarutung bisa menjadi  keluarga BEM nusantara Daerah Sumatera Utara yang selalu berkoordinasi dan berkolaborasi dalam kegiatan kegiatan BEM nusantara.

Editor: SMP

Loading

Berita Terkait

Usai Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Dugaan Praktik Jual Beli Titik MBG Mulai Terkuak Libatkan DPR RI Asal Madura
Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura
Hardiknas 2026, Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto Apresiasi Dedikasi Guru dan Tenaga Pendidik
Madura Tidak Boleh Tertinggal, KEK Adalah Harapan Baru
Tumbuhkan Minat Baca Sejak Dini, SDN Talango 1 Resmikan Perpustakaan Ramah Anak
Perundungan dan Resistensi Santri Jadi Sorotan dalam Pengukuhan Guru Besar
Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual
Duka di Balik Urusan Dana BOSP, Dua Ibu Diduga Jadi Korban Sistem Administrasi Rumit

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:55 WIB

Usai Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Dugaan Praktik Jual Beli Titik MBG Mulai Terkuak Libatkan DPR RI Asal Madura

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:16 WIB

Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura

Senin, 25 Mei 2026 - 08:39 WIB

Hardiknas 2026, Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto Apresiasi Dedikasi Guru dan Tenaga Pendidik

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:58 WIB

Madura Tidak Boleh Tertinggal, KEK Adalah Harapan Baru

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:23 WIB

Tumbuhkan Minat Baca Sejak Dini, SDN Talango 1 Resmikan Perpustakaan Ramah Anak

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:31 WIB

Perundungan dan Resistensi Santri Jadi Sorotan dalam Pengukuhan Guru Besar

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual

Senin, 27 April 2026 - 06:36 WIB

Duka di Balik Urusan Dana BOSP, Dua Ibu Diduga Jadi Korban Sistem Administrasi Rumit

Berita Terbaru