SUMENEP, nusainsider.com — Pagelaran Madura Culture Festival (MCF) 2025 kembali menghadirkan kejutan dalam rangkaian Festival Tembakau Madura di GOR A. Yani Sumenep.
Rokok Exodus Original Flavor edisi khusus besutan PT Empat Sekawan Mulia, Pamekasan, mencuri perhatian ribuan pengunjung.

Kehadiran Exodus dalam festival ini memberikan nuansa baru bagi penikmat rokok Madura. Dengan strategi promosi menarik dan pelayanan ramah, produk tersebut mampu menghipnotis masyarakat untuk merasakan sensasi khas cita rasa rokok asli Madura.
Pantauan nusainsider.com di lokasi menunjukkan stand penjualan Exodus tidak pernah sepi. Antusiasme pengunjung menjadikan merek ini bak “Primadona Baru” di tengah ramainya festival budaya dan tembakau.
“Rasanya beda, lebih halus, tapi tetap mantap. Mirip dengan Rokok Evolution. Sekali coba langsung ketagihan. Seperti merokok Sampoerna Evolution,” ungkap salah satu pengunjung usai membeli satu slop rokok, Jumat malam (29/08/2025).
Ia menambahkan, harga rokok Exodus juga cukup terjangkau meski kualitasnya premium.
“Saya yakin Exodus bakal jadi idola baru, bukan hanya di Madura tapi juga di luar daerah,” ujarnya penuh keyakinan.
Sementara itu, Tiara, salah satu SPG PT Empat Sekawan Mulia, mengaku terkejut dengan tingginya minat masyarakat terhadap produk tersebut.
“Setiap hari stok selalu habis. Ini bukti bahwa Exodus benar-benar diterima masyarakat,” ucapnya.
Pencapaian ini mempertegas langkah PT Empat Sekawan Mulia dalam memperluas eksistensi di kancah industri rokok nasional. Kehadiran Exodus dinilai mampu memperkuat positioning sebagai produk dengan cita rasa “Evolution” yang siap menggebrak pasar.
Selain Exodus, perusahaan ini juga memamerkan sederet produk andalan, seperti rokok kretek dan filter merek Djava serta Ocha.
Kedua produk tersebut telah berhasil menembus jaringan ritel modern, termasuk Indomaret, sebuah capaian besar yang jarang diraih merek lokal.
Dengan langkah ini, PT Empat Sekawan Mulia tak hanya menjaga warisan tembakau Madura, tetapi juga menjadikannya kekuatan baru untuk bersaing dengan produk nasional.
Tidak berlebihan jika merek rokok asal Pamekasan itu kini dijuluki sebagai “Rajanya Rokok Kretek dan Filter” dari Madura.
![]()
Penulis : Wafa

















