Festival Tembakau 2025, Aktivis Sebut Jebakan Bupati untuk Pengusaha Rokok

Kamis, 28 Agustus 2025 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Screenshot Flayer Festival Tembakau 2025 Sumenep

Foto. Screenshot Flayer Festival Tembakau 2025 Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Aktivis Sumenep, Ferdi, menilai pelaksanaan Festival Tembakau 2025 berpotensi menjadi jebakan yang dipasang Bupati Sumenep kepada para pengusaha rokok di daerah tersebut.

Ferdi menduga, festival tahun ini mayoritas akan diikuti oleh petani tembakau sebagai pemilik hasil panen. Sementara itu, sebagian besar pengusaha rokok justru diperkirakan tidak ambil bagian dalam ajang tersebut.

Bappeda Sumenep

Menurut dugaannya, terdapat sejumlah faktor yang membuat pengusaha rokok enggan berpartisipasi. Pertama, sebagian pengusaha diduga tidak lagi memproduksi rokok dari hasil panen tembakau, melainkan hanya memanfaatkan perusahaannya untuk menebus pita cukai.

Baca Juga :  Bupati Fauzi : Layanan 112 Jadi Andalan Warga Miskin Dapat Pendampingan Hukum, Simak Lengkapnya Disini

Kedua, kata Ferdi, masih minim sumber daya manusia (SDM) di kalangan pengusaha rokok yang benar-benar mampu meracik cita rasa dan aroma khas. Padahal, inovasi dan keterampilan itu sangat penting agar produk rokok lokal bisa berkualitas sekaligus bersaing di pasaran.

“Dugaan kami, festival ini justru bisa menjadi cara Bupati Sumenep untuk menguji produktivitas perusahaan rokok. Apakah mereka sungguh-sungguh berproduksi, atau hanya bermain di pasar gelap,” ujarnya kepada media ini.

Ferdi sapaan akrabnya menegaskan, melalui Festival Tembakau Bupati Cup 2025, panitia seakan memberi ruang bagi publik untuk melihat secara langsung sejauh mana keseriusan perusahaan rokok yang ada di ujung timur Pulau Madura.

“Bagi kami, festival ini diduga semacam jebakan yang akan membongkar dengan sendirinya pola usaha para pengusaha rokok di Sumenep,” tambahnya.

Ia bahkan menantang publik untuk menilai apakah dari total lebih dari 221 perusahaan rokok yang terdaftar, minimal separuhnya berani ikut serta dalam ajang pameran dan kontes tembakau kering tersebut.

“Benar atau tidak dugaan kami, bisa kita lihat dari pelaksanaannya nanti. Apakah setidaknya 50 persen perusahaan itu hadir, atau justru absen besar-besaran,” tegas Ferdi.

Sementara itu, Dikonfirmasi perihal dugaan aktivis tersebut, akun WhatsApp Bupati Sumenep terlihat tidak aktif dan belum bisa dikonfirmasi hingga berita ini dinaikkan.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi
HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen
PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait
Isu Maladministrasi Seleksi Sekda Dipatahkan Surat Resmi BKN, Begini
Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan
Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar
banner 325x300

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:53 WIB

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:21 WIB

HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:31 WIB

PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:29 WIB

Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:47 WIB

Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:46 WIB

Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:47 WIB

Dari Bencana Menuju Harapan, BAZNAS Sumenep Perbaiki Rumah Warga Pabian

Berita Terbaru