Focus Group Discussion ; Edukasi Politik Mahasiswa

Minggu, 19 November 2023 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Unit Kegiatan Mahasiswa Pengembangan Intelektual (UKM PI) STKIP PGRI Sumenep, gelar Focus Grup Discussion di Aula Bappeda pada Ahad, (19/11/2023)

Salah satu organisasi kemahasiswaan internal kampus yang konsisten pada kegitan ilmiah ini menggelar Focus Grup Discussion (FGD) dengan tema, Partisipasi Kaum Milenial dan Gen-Z dalam Pemilu 2024 mendatang

Noris sabit mengatakan sengaja mengusung tema “Partisipasi Politik Kaum Milenial dan Gen-Z” di harapkan mampu meningkatkan pengetahuan anggota terhadap hak dan kewajibannya di pemilu 2024.

“kegiatan ini sebagai edukasi kepada mahasiswa” ucapnya

Pada perhelatan pemilu ini dinilai sebagai gerbang strategis menuju Indonesia emas 2045. dari hasil survei, Generasi Millenial terdapat sebanyak 66,8 juta pemilih dari generasi milenial, selain itu pemilih dari gen-Z juga mendominasi sebanyak 46,8 juta pemilih. Gabungan Gen Z dan Milenial ini punya peranan yang penting dalam pelaksanaan atau hasil Pemilu 2024.

Baca Juga :  Istigosah Kebangsaan ; Mahfud MD Ajak Masyarakat Madura Menjemput Sejarah Keselamatan Bangsa

Kegiatan tersebut dihadiri oleh beberapa narasumber yang kompeten dalam persoalan politik yaitu Mufti Syaifuddin, M.Si (Peneliti Lirik) dan Suluh Mardika Alam, S.Hum., M.Hum (Dosen STKIP PGRI Sumenep) di Aula Bappeda, Sumenep.

Noris sabit, selaku ketua umum UKM PI mengatakan Generasi muda merupakan entitas penting untuk memberikan pengawasan dan edukasi kepada masyarakat.

“Pemuda memiliki peran yang sangat krusial dalam memberikan partisipasi dan pengawasan” tuturnya.

selain itu noris menegaskan penyelenggra pemilu tidak boleh berpihak terhadap salah satu kontestan.

“penyelenggara harus netral dan tidak berafiliasi pada calon tertentu” pungkasnya

Loading

Berita Terkait

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor
KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB