FPK Jatim Tegaskan Sikap: Tolak Provokasi, Dukung Penuh Kepemimpinan Khofifah

Minggu, 24 Agustus 2025 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kebersamaan FPK Jatim Tolak Aksi 3 September 2025.

Foto. Kebersamaan FPK Jatim Tolak Aksi 3 September 2025.

SURABAYA, nusainsider.com Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Jawa Timur menegaskan dua sikap penting dalam momentum peringatan HUT ke-80 RI.

Pertama, menolak segala bentuk gerakan yang mengatasnamakan masyarakat Jawa Timur untuk mendiskreditkan pemerintah karena berpotensi memicu provokasi dan perpecahan.

Kedua, mendukung penuh Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam melanjutkan program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat sesuai rencana jangka menengah dan panjang.

Pernyataan sikap tersebut dibacakan oleh Sekretaris FPK Jatim, H. Muhammad Alyas, SH, MH, dan secara resmi diserahkan kepada Kepala Bakesbangpol Jatim, Eddy Supriyanto, S.STP., M.PSDM, untuk diteruskan kepada Gubernur Jawa Timur.

Penegasan itu disampaikan dalam Gebyar Cangkrukan Merdeka, sebuah rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI yang digelar di halaman Kantor Bakesbangpol Jawa Timur, Sabtu (23/8/2025).

Hadir dalam acara tersebut Kepala Bakesbangpol Jatim, pengurus FPK kabupaten/kota se-Jatim, mahasiswa Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN), serta sejumlah tamu undangan.

Baca Juga :  Waspada! Diduga Sudah Banyak Menelan Korban, Jalan Menuju Pelabuhan Masalembu Tak Layak Dilalui

Ketua FPK Jawa Timur, R.H. Mohammad Ali Zaini, menyampaikan bahwa FPK merupakan wadah silaturahmi dari 60 suku dan 3 etnis di Jawa Timur.

Melalui bazar kuliner nusantara, pentas seni budaya, hingga lomba busana adat bersama AMN, FPK ingin menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan yang menyatukan.

“Kita belajar, bergerak, dan bergembira bersama. Saling mengenal budaya, saling menghormati nilai, serta meneguhkan persatuan,” ujarnya.

FPK menegaskan komitmennya untuk menjaga dan melestarikan budaya Nusantara, memperkuat toleransi, mengedepankan gotong royong, serta mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

“Jawa Timur yang rukun akan melahirkan Jawa Timur yang maju. Karena itu kami mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, pelaku usaha, komunitas pemuda, dan mahasiswa untuk menjaga stabilitas keamanan agar Jawa Timur tetap kondusif, aman, dan produktif,” tambah Ali Zaini.

Lebih lanjut, FPK menolak setiap aksi provokatif yang berpotensi menimbulkan keresahan dan perpecahan.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat Prabowo Dinilai Solusi Konkret Atasi Putus Sekolah dan Kemiskinan

Menurutnya, aspirasi publik tetap perlu dihormati, tetapi sebaiknya disampaikan secara bermartabat melalui jalur dialog dan musyawarah tanpa menciptakan kegaduhan.

Rangkaian acara Gebyar Cangkrukan Merdeka juga dirancang untuk merayakan kemerdekaan dengan cara yang menggembirakan sekaligus mencerahkan: kuliner menjadi sarana saling mengenal, seni budaya sebagai bahasa universal pemersatu, serta busana adat yang memperkaya kebhinekaan.

Baca Juga :  Sekolah Ramah Anak, Langkah Nyata Sumenep Lindungi Generasi Emas

FPK pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah daerah, TNI–Polri, lembaga keagamaan, dunia usaha, perguruan tinggi, AMN, hingga para relawan atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan ini.

Dirgahayu ke-80 Republik Indonesia! Mari bersama merawat persatuan, memperkuat toleransi, serta mengakselerasi kemajuan Jawa Timur untuk masa depan yang lebih baik.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu
Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah
Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4
Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani
Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN
Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya
Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik
Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:22 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah

Rabu, 2 September 2026 - 06:46 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4

Rabu, 2 September 2026 - 06:39 WIB

Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani

Rabu, 2 September 2026 - 05:49 WIB

Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN

Selasa, 1 September 2026 - 14:45 WIB

Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik

Selasa, 1 September 2026 - 13:34 WIB

Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Selasa, 1 September 2026 - 10:09 WIB

Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani

Berita Terbaru