GLB Mulai Gerakkan Konsolidasi, Masyudi Dorong Peran Nyata dalam Pembangunan Sumenep

Rabu, 2 September 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Gerakan Le’ Mulyadi Bersatu (GLB) resmi dikukuhkan di Desa Jenangger, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Selasa (1/9/2026).

Pelantikan tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, Mulyadi, SH., MH. Momentum ini menjadi langkah awal GLB untuk memperkuat organisasi sekaligus membangun konsolidasi di tengah masyarakat.

Ketua GLB, Masyudi, menegaskan bahwa keberadaan organisasi yang dipimpinnya tidak hanya diarahkan untuk kepentingan politik.

Menurutnya, GLB membawa visi yang lebih luas, terutama dalam mendorong gagasan dan memberikan kontribusi terhadap arah pembangunan Kabupaten Sumenep.

“Kami hadir bukan hanya sebatas untuk kepentingan politik semata. Kami hadir membawa visi dan misi besar, membawa gagasan tentang arah masa depan Kabupaten Sumenep,” ujar Masyudi.

Ia menyebut GLB diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk tumbuh, bersinergi, sekaligus menyampaikan berbagai gagasan dan aspirasi.

Baca Juga :  Parade Unik! Madrasah Darul Ulum Gelar Parade Unik

Organisasi tersebut juga didorong untuk mengambil bagian dalam proses pembangunan, khususnya dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat di wilayah Kabupaten Sumenep.

Masyudi menegaskan, GLB tidak ingin berhenti sebagai organisasi yang hanya aktif ketika ada momentum tertentu.

Sebaliknya, GLB ditargetkan berkembang menjadi wadah yang memiliki peran strategis serta mampu memberikan manfaat secara nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap GLB ini bukan hanya sekadar organisasi biasa, tetapi bagaimana GLB dapat menjadi tempat untuk tumbuh dan berperan penting dalam pembangunan Kabupaten Sumenep,” tegasnya.

Ia kemudian mengajak seluruh jajaran dan anggota GLB untuk menjaga kekompakan serta membangun komunikasi yang solid.

Baca Juga :  Tak Antar Paket dan Minta Uang Bensin, Oknum Kurir SPX Dikeluhkan Warga

Menurut Masyudi, kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh struktur kepengurusan, tetapi juga oleh kemampuan seluruh anggota dalam menjaga kebersamaan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, Mulyadi, SH., MH., dalam sambutannya turut menekankan pentingnya kebersamaan dan komitmen dalam menjalankan roda organisasi.

Ia berharap GLB mampu menjadi wadah yang produktif dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Mulyadi juga mendorong jajaran GLB agar tidak sekadar menjalankan aktivitas organisasi, tetapi mampu menangkap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Terbentuknya GLB bukan sekadar formalitas semata. Pengurus GLB harus lebih tangkas dalam menampung dan memperjuangkan aspirasi serta kebutuhan masyarakat yang perlu mendapat perhatian,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan organisasi harus mampu diterjemahkan dalam bentuk gerakan yang memberikan dampak bagi masyarakat.

Baca Juga :  Pantai Slopeng Bersiap! Festival Ketupat 2025 Akan Menggebrak Sumenep

Pelantikan di Desa Jenangger tersebut sekaligus menjadi titik awal bagi GLB untuk memperluas gerakan dan memperkuat konsolidasi, khususnya di wilayah daerah pemilihan VI.

Dengan semangat kebersamaan, GLB diharapkan mampu mengambil peran lebih besar dalam menyuarakan kepentingan masyarakat serta mendorong pembangunan Kabupaten Sumenep.

“Bersatu untuk tumbuh, bergerak untuk Sumenep, dan berkontribusi untuk masa depan,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dari Ujung Timur Madura, Mega Remmeng Siap Gebrak KEN 2026 dengan “Gelang Soko”
Destry Damayanti Pimpin BI, Achsanul Qosasi Ungkap Tantangan Besar: Ada Rp2.548 Triliun Dana Belum Tersalurkan
Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Sebut Begini ke Pemkab Sumenep
Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah
Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4
Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani
Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN
Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:57 WIB

GLB Mulai Gerakkan Konsolidasi, Masyudi Dorong Peran Nyata dalam Pembangunan Sumenep

Rabu, 2 September 2026 - 17:49 WIB

Dari Ujung Timur Madura, Mega Remmeng Siap Gebrak KEN 2026 dengan “Gelang Soko”

Rabu, 2 September 2026 - 15:55 WIB

Destry Damayanti Pimpin BI, Achsanul Qosasi Ungkap Tantangan Besar: Ada Rp2.548 Triliun Dana Belum Tersalurkan

Rabu, 2 September 2026 - 11:22 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Sebut Begini ke Pemkab Sumenep

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah

Rabu, 2 September 2026 - 06:39 WIB

Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani

Rabu, 2 September 2026 - 05:49 WIB

Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN

Selasa, 1 September 2026 - 17:16 WIB

Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya

Berita Terbaru