SUMENEP, nusainsider.com — Sebanyak 3.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia dipastikan meramaikan ajang Go Sumenep Fun Run 5K yang akan digelar pada 31 Agustus 2025 di Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Event lari ini menghadirkan pengalaman berbeda karena rute yang dilalui akan melewati sejumlah ikon kota, sekaligus memperkenalkan keindahan Sumenep kepada peserta dari luar daerah.

Selain sebagai ajang olahraga, Go Sumenep Fun Run 5K juga dikemas sebagai promosi wisata dan budaya Madura. Nuansa kebersamaan, semangat sehat, serta hiburan khas lokal akan menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta maupun penonton.
Bagi masyarakat yang belum mendaftar, panitia masih membuka pendaftaran gratis hingga 30 Agustus 2025. Proses pendaftaran sekaligus pengambilan BIB & jersey bisa dilakukan di Kantor PUTR Sumenep, mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB.
Panitia menyediakan fasilitas khusus bagi peserta, antara lain:
- Jersey eksklusif untuk 200 peserta usia 18 tahun ke bawah, 100 peserta usia dewasa, serta 100 peserta VIP.
- Medali finisher untuk 40 pelari pertama kategori anak (30 putra & 10 putri), 40 pelari pertama kategori dewasa (30 putra & 10 putri), serta 20 medali kehormatan untuk peserta VIP dan Forkopimda.
Kompetisi ini terbagi menjadi dua kategori utama:
- Anak-anak: usia 13 tahun ke bawah (putra & putri)
- Dewasa: usia di atas 13 tahun (putra & putri)
Ajang ini terbuka untuk semua kalangan, baik pelari pemula maupun profesional, termasuk pelajar, ASN, komunitas lari, hingga masyarakat umum.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan ajang lari di kawasan perkotaan ini.
Menurutnya, acara tersebut bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari strategi memperkenalkan keindahan dan keramahan Sumenep.
“Go Sumenep Fun Run 5K adalah wujud semangat sehat, semangat bersatu, dan semangat membangun citra positif Sumenep di mata Indonesia,” ujar Bupati Fauzi, Kamis (21/8/2025).
Ia berharap event serupa dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi agenda tahunan berskala nasional.
“Kami optimis pada 2026 dan seterusnya, kegiatan ini bisa menjadi salah satu agenda utama wisata olahraga di Indonesia sekaligus mengangkat nama pariwisata Sumenep,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Wafa

















